Belajar Dari Tragedi Itaewon, Ketahui Hal Penting dan Cara Melakukan CPR Pada Korban Dengan Benar

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Minggu, 30 Oktober 2022 | 11:11 WIB
Belajar Dari Tragedi Itaewon, Ketahui Hal Penting dan Cara Melakukan CPR Pada Korban Dengan Benar
Tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan tewaskan 146 orang dan ratusan lain terluka., Sabtu (29/10/2022) waktu setempat. [Anthony Wallace/AFP]

Suara.com - Kabar duka datang dari daerah Itaewon, Korea Selatan. Sekitar 146 orang tewas setelah terinjak-injak dan kehabisan napas saat perayaan Halloween.

Dikatakan, perayaan Halloween di dekat Hotel Hamilton, Itaewon tersebut berakhir kurang baik. Sebab padatnya massa dan jalanan yang sempit membuat para korban berjatuhan dan kehabisan napas. Bahkan, dari video yang beredar di media sosial, terlihat beberapa korban tergeletak di jalan.

Sementara itu, beberapa korban juga tampak sedang mendapat bantuan CPR (cardiopulmonary resuscitation) atau dikenal RJP (resusitasi jantung paru) untuk mengembalikan kemampuan bernapas dan sirkulasi darah dalam tubuh.

Choi Seong-beom, kepala pemadam kebakaran Yongsan Seoul, mengatakan jumlah korban tewas bisa meningkat, dengan 150 orang terluka dan beberapa dari mereka dalam kondisi kritis di rumah sakit.

"Sebagian besar jenazah telah dikirim ke rumah sakit, sementara sisanya dibawa ke pusat kebugaran terdekat agar dapat diidentifikasi," jelasnya

Video para korban yang sedang mendapat bantuan CPR itu lantas viral dan menjadi perhatian. Pasalnya kondisi tersebut terlihat mengerikan karena banyaknya korban yang membutuhkan CPR sebab kekurangan oksigen.

Terkait PCR sendiri memang dilakukan pada saat darurat seperti ketidakmampuan seseorang bernapas atau jantung yang berhenti mendadak. Mengutip Alodokter, CPR akan membantu aliran darah yang mengandung oksigen tetap tersalurkan ke otak dan seluruh tubuh hingga orang tersebut mendapatkan bantuan medis lebih lanjut.

Proses CPR juga tidak bisa sembarangan. Terdapat hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan CPR di antaranya:

1. Periksa keamanan lokasi sekitar

baca juga

Pastikan CPR dilakuakn di lokasi aman seperti area yang tidak begitu ramai atau hindari melakukannya di tengah jalan besar.

2. Periksa kesadaran orang yang akan ditolong

Penting juga untuk memeriksa tingkat kesadaran korban. Jika korban main sadar, usahakan tetap memeriksa pernapasan, denyut nadi, dan tingkat responsnya. Jika tidak sadar, segera berikan CPR.

3. Perhatikan pernapasan

Hal lain yang penting diperhatikan yaitu pernapasan korban. Lihat apakah korban memiliki pernapasah yang normal, lalu kondisi dadanya. Dekatkan juga telinga pada hidung dan mulut untuk mendengar suara napas dan merasakan embusan yang keluar.

4. Periksa nadi

Pastikan jantung korban berdetak melalui nadi di pergelangan tangan dan sisi lehernya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa darurat kondisi korban.

5. Panggil bantuan medis

Usahakan untuk hubungan tenaga medis jika korban tidak sadarkan diri. Selama menunggu, penting untuk memberikan PCR kepada korban.

Cara Melakukan CPR

Untuk melakukan CPR, terdapat beberapa cara khusus agar melakukan dengan benar. Berikut cara melakukan CPR dengan benar.

1. Tahap kompresi dada (compression)

Tahap kompresi dilamukan dengan membuat tekanan pada bagian dada korban. Cara melakukannya yaitu:

  • Baringkan tubuh korban di atas permukaan yang keras dan datar, lalu posisikan diri berlutut di samping leher dan bahu korban.
  • Letakkan satu telapak tangan di bagian tengah dada pasien, tepatnya di antara payudara.
  • Posisikan telapak tangan yang lain di atas tangan pertama. Pastikan posisi siku lurus dan bahu berada tepat di atas tangan.
  • Tekan dada korban setidaknya 100–120 kali per menit, dengan kecepatan 1–2 tekanan per detik.
  • Saat menekan, gunakan kekuatan tubuh bagian atas agar tekanan yang dihasilkan lebih kuat.
  • Cek apakah terlihat tanda-tanda pasien bernapas atau menunjukkan respons.

2. Tahap membuka jalur napas (airways)

Jika tahap tekanan tidak berhasil, dapat membuka jalur pernapasan korban. Caranya, dengan mendongakkan kepala korban lalu letakkan tangan di dahi. Setelah itu, angkat dagu korban secara perlahan untuk membuka saluran napasnya.

3. Tahap pemberian napas buatan dari mulut ke mulut (breathing)

Jika saluran pernapasan sudah dibuka, dapat melakukan napas buatan kepada korban. Pemberian napas buatan bisa dilakukan dari mulut ke mulut atau dari mulut ke hidung, terutama jika mulut terluka parah atau tidak bisa dibuka. Cara melakukannya yaitu sebagai berikut.

  • Jepit hidung korban, lalu tempatkan mulut ke mulutnya
  • Berikan napas atau udara dari mulut sebanyak 2 kali sambil melihat apakah bagian dadanya terangkat seperti orang bernapas atau belum. Jika belum, coba perbaiki posisi lehernya atau periksa kembali apakah terdapat sumbatan pada jalan napasnya.
  • Ulangi proses kompresi dada sebanyak 30 kali yang diikuti oleh 2 kali pemberian napas buatan.

Itu dia beberapa teknik pemberian CPR kepada korban. Usahakan untuk melakukannua secara baik dan benar. Saat CPR dilakukan, usahakan untuk menghubungi petugas medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Hope: Ketika Ketidaktahuan Manusia Jadi Kekacauan yang Mematikan

Review Hope: Ketika Ketidaktahuan Manusia Jadi Kekacauan yang Mematikan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:50 WIB

TetherMax Tunjuk Aktor Korea Yun Si Yun Jadi Brand Ambassador Seiring Perluas Kehadiran di Asia

TetherMax Tunjuk Aktor Korea Yun Si Yun Jadi Brand Ambassador Seiring Perluas Kehadiran di Asia

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 20:33 WIB

Kapolda Minta Maaf Anak Buahnya Palsukan Laporan Orang Hilang di Jeju

Kapolda Minta Maaf Anak Buahnya Palsukan Laporan Orang Hilang di Jeju

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kontroversi Youtuber Korsel Bae In-gyu, Ditemukan Tewas Jatuh dari Apartemen

Kontroversi Youtuber Korsel Bae In-gyu, Ditemukan Tewas Jatuh dari Apartemen

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme

Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:22 WIB

TREASURE Resmi Jadi Brand Ambassador Chitato, Siapkan Beragam Aktivitas Seru untuk Fans

TREASURE Resmi Jadi Brand Ambassador Chitato, Siapkan Beragam Aktivitas Seru untuk Fans

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal

Gelombang Panas 'Panggang' Korea Selatan, 2 Orang Meninggal

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Terkini

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 13:19 WIB

×