Greysia Polii Akui Sempat Gangguan Mental, Hampir Nyerah Jadi Atlet karena Satu Hal Ini

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2022 | 12:28 WIB
Greysia Polii Akui Sempat Gangguan Mental, Hampir Nyerah Jadi Atlet karena Satu Hal Ini
Ekspresi Greysia Polii usai memenangi partai final ganda putri bulutangkis Olimpiade Tokyo bersama partnernya, Apriyani Rahayu, Senin (2/8/2021). [Pedro PARDO / AFP]

Suara.com - Tidak banyak yang tahu, Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii pernah mengalami kondisi drop atau gangguan mental, karena tidak bisa servis bulutangkis.

Kenyataan ini diungkap langsung sahabat kecil Greysia, Pastor Gea Denanda yang melihat langsung kejadian tersebut, bagaimana saat itu sahabatnya sangat drop karena atlet bulutangkis nasional Indonesia tidak bisa lakukan pukulan pertama.

"Jadi Greys ini, pernah ada satu momen down banget, sampai ke dalam karir bulu tangkis itu, dia pemain double tapi nggak bisa servis. Kalau main bulutangkis servis sesuatu yang sangat penting, itu kayak peluru pertama," ungkap Pastor Gea dalam acara Gerakan Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri di Indonesia, di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (29/10/2022).

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii (kiri) menghadiri acara "Testimonial Day Greysia Polii" di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii (kiri) menghadiri acara "Testimonial Day Greysia Polii" di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Pastor Gea mengatakan saat itu kondisi mantan atlet bulutangkis Indonesia itu memang sedang alami trauma atau ada cidera di tubuhnya, yang kebanyakan orang tidak tahu kondisi tersebut.

Jadilah Greys mendapatkan judge, hingga membuatnya sangat depresi atau down yang membuatnya tidak mampu mengendarai mobil. Bahkan menurut Pastor Gea, kondisi saat itu nyaris membuat Greys ingin menyerah sebagai atlet.

"Jadi ada satu momen di mobil dimana dia udah mau give up, sangat mau give up, karena dia merasa gagal dia nggak bisa servis. Kedua, dia nyetir aja nggak bisa, karena saking sakitnya, jujur saya di situ nggak tahu harus ngomong apa," cerita Pastor Gea.

"Bukan sakit badannya, tapi sakit jiwanya merambat ke tangan, kalau saya di situ saya nggak tahu harus ngomong apa," lanjutnya.

Hasilnya, meski tidak tahu harus berkata apa yang dilakukan Pastor Gea saat itu hanyalah mendengarkan cerita Geysia, dan tidak menjugde atau menghakimi sahabatnya.

"Ini karena saya nggak tahu yang dia rasakan sepenuhnya, saya cuma bisa ada di situ dan cuma bisa bilang its oke," kata Pastor Gea.

Cerita ini dibenarkan langsung oleh Greysia Polii, yang mengatakan pentingnya memiliki sahabat atau lingkungan sekitar sebagai support sistem saat mentalnya sedang jatuh atau down. Bahkan keberadaan mereka sangat penting untuk di kehidupan mendatang.

"Karena ada kekuatan selain dari tuhan, pastinya kita butuh satu sama lain, apalagi yang namanya circle yang betul-betul berdampak positif pada kehidupan kita," timpal Greysia Polii.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Ulasan Buku Broken, Seni Bertahan Hidup di Tengah Badai Kecemasan

Ulasan Buku Broken, Seni Bertahan Hidup di Tengah Badai Kecemasan

Your Say | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:45 WIB

Menjaga Kesehatan Mental dengan Bercerita dalam Buku Psikologi Cerita

Menjaga Kesehatan Mental dengan Bercerita dalam Buku Psikologi Cerita

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 18:10 WIB

SUGA BTS Resmi Jadi Salah Satu Penulis Buku Terapi Musik untuk Anak Autisme

SUGA BTS Resmi Jadi Salah Satu Penulis Buku Terapi Musik untuk Anak Autisme

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:40 WIB

The Privileged Ones: Memahami Makna Privilese dan Isu Kesehatan Mental

The Privileged Ones: Memahami Makna Privilese dan Isu Kesehatan Mental

Your Say | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:00 WIB

Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?

Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 21:31 WIB

Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental

Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:41 WIB

Hasil Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental

Hasil Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:24 WIB

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:31 WIB

Detoks Emosi di Bulan Suci: Manfaat Ramadan bagi Kesehatan Mental

Detoks Emosi di Bulan Suci: Manfaat Ramadan bagi Kesehatan Mental

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB