Tidak Bergejala, IDAI Curigai Kasus Polio Bisa Jadi Sudah Banyak Tapi Tidak Diketahui

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 03 Desember 2022 | 17:05 WIB
Tidak Bergejala, IDAI Curigai Kasus Polio Bisa Jadi Sudah Banyak Tapi Tidak Diketahui
Ilutrasi vaksin polio. (Shutterstock)

Suara.com - Munculnya kasus polio di Pidie, Aceh beberapa waktu lalu hingga kini masih menjadi perhatian dunia kesehatan. Bahkan, kemunculannya ini menyebabkan penyakit satu ini ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Melihat kemunculan polio ini, Anggota UKK Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Dr dr Raihan, SpA(K) mengatakan, kemungkinan terdapat penderita yang juga mengalami polio, tetapi tidak terdeteksi. Hal ini karena penyakit polio juga bisa tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Sementara itu, Dokter Raihan menjelaskan, orang yang tidak bergejala itu bisa saja menjadi sumber penularan kepada lainnya. Dengan begitu kasusnya akan semakin banyak tanpa menimbulkan gejala sama sekali.

Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]
Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]

"Orang yang tak bergejala itu justru akan menjadi sumber penularan yang bisa menimbulkan banyak orang-orang yang terjangkit terus," ungkap Dokter Raihan dalam media briefing secara virtual, Jumat (2/12/2022).

Tidak hanya itu, Dokter Raihan menuturkan, kondisi ini ditakutkan seperti fenomena gunung es. Artinya, satu penderita terdeteksi tanpa gejala. Namun, sebenarnya sudah banyak juga yang mengalami kondisi sama. hanya saja tidak menunjukkan gejala.

“Ini penemuan satu kasus menjadi kejadian luar biasa. Bisa saja kasusnya seperti fenomena gunung es, terlihat sedikit tapi bisa jadi (sudah) 200-an kasus tidak bergejala,” jelas Dokter Raihan.

“Jadi yang kelihatan ada satu di atas kan kalau fenomena gunung es ada kan yang kelihatan puncaknya saja padahal di bawah itu bisa lebih besar dan lebih banyak lagi,” sambungnya.

Dari satu kasus yang sudah terdeteksi itu, pihak tenaga kesehatan langsung memeriksa apakah ada penularan kepada lingkungan sekitar demi memutus rantai penularan polio

Sementara itu, Dokter Raihan menjelaskan, ketika di sebuah lingkungan ditemukan gejala, diharapkan agar segera dilaporkan. Bahkan, sebelum ada pernyataan orang tersebut positif polio, lebih baik adanya pelaporan sehingga proses pencegahan agar tidak meluas.

Hingga saat ini, di Indonesia ini sudah tercatat 4 orang positif kasus polio di Indonesia. Pemerintah juga tekankan untuk terus melakukan imunisasi polio untuk mencegah penularan penyakit satu ini. Selain itu, pemeriksaan kepada masyarakat juga tetap dilaksanakan hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Polio dan Cara Pencegahannya yang Wajib Diketahui Orang Tua

Gejala Polio dan Cara Pencegahannya yang Wajib Diketahui Orang Tua

Sumut | Rabu, 30 November 2022 | 13:16 WIB

Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan, IDI DIY Protes ke DPRD DIY

Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan, IDI DIY Protes ke DPRD DIY

Jogja | Senin, 28 November 2022 | 18:28 WIB

Imunisasi Polio Massal untuk Anak di Kabupaten Pidie Aceh

Imunisasi Polio Massal untuk Anak di Kabupaten Pidie Aceh

Foto | Senin, 28 November 2022 | 16:42 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB