Viral Kuliner Kol Goreng Ditambah Nasi Minyak Jelantah Ramai Dibeli Masyarakat, Dokter Khawatirkan Nilai Gizinya

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 18 Januari 2023 | 17:05 WIB
Viral Kuliner Kol Goreng Ditambah Nasi Minyak Jelantah Ramai Dibeli Masyarakat, Dokter Khawatirkan Nilai Gizinya
Viral Kuliner Nasi Minyak di Surabaya (Twitter @txtdrkuliner)

Suara.com - Salah satu topping kuliner viral Nasi Minyak Jelantah di Surabaya menyediakan pilihan kol goreng, yang disebut lebih nikmat dan sedap. Dokter gizi angkat bicara. Bahaya gak sih?

Warung Nasi Bebek kaki lima disebut sebagai nasi minyak jadi perdebatan di media sosial usai diunggah akun TikTok @tiktok_kulineran.

Selain karena bumbu dan sambal yang disiram minyak jelantah panas, topping kol goreng juga banyak disukai karena membuatnya lebih nikmat saat disantap.

"Tapi harus mimin akui sih minyak jelantah gini nih yang bikin nasi semakin gurih. Apalagi dipadukan dengan bebek empuk dan berempah gini, beuh makin berlipat-lipat ganda guys kenikmatannya," pungkas narasi dalam video seperti yang Suara.com kutip pada Selasa, 17 Januari 2023.

Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi menjelaskan bahwa dalam sayur kol terkandung lemak, protein, karbohidrat dan serat yang tinggi. Tapi sayangnya kandungan zat gizi ini bisa berkurang karena panas akibat proses memasak.

"Kol sendiri ada gizinya, kalau digoreng itu nambahin kalorinya aja ke makanan tersbeut, dan biasanya sayuran kalau dimasak berlebihan vitamin mineralnya banyak yang hilang," ujar dr. Raissa dalam acara diskusi RSPI Group di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Dokter yang berprakti di RSPI Puri Indah, Jakarta Barat ini menyarankan, jika ingin mengolah aneka sayuran seperti kol, sebaiknya hanya ditulis dengan durasi yang tidak terlampau lama serta tidak berulang-ulang.

"Jadi sayuran paling lama tumis 2 hingga 3 menit selesai, kalau goreng lama, dipanassin, wah sebenernya zat gizinya dari sayuran tersebut sudah nggak optimal lagi terserap oleh tubuh," imbuh dr. Reissa.

Perlu diketahui, olahan kol goreng yang disajikan di warung Nasi Bebek itu, dimasukkan dalam minyak yang banyak dan sudah kecoklatan alias minyak jelantah. Bahkan warna kol goreng umumnya sudah berubah dari yang tadinya berwarna putih menjadi gelap kecoklatan dan menjadi kering.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Makanan Nasi Minyak, Kenali Bahaya Kesehatan Jika Terlalu Banyak Mengonsumsinya

Viral Makanan Nasi Minyak, Kenali Bahaya Kesehatan Jika Terlalu Banyak Mengonsumsinya

Indotnesia | Rabu, 18 Januari 2023 | 11:38 WIB

Viral Kuliner Nasi Minyak di Surabaya, Warganet Debat Tentang Bahaya Makan Minyak Jelantah, Memang Apa Aja Sih?

Viral Kuliner Nasi Minyak di Surabaya, Warganet Debat Tentang Bahaya Makan Minyak Jelantah, Memang Apa Aja Sih?

Lifestyle | Selasa, 17 Januari 2023 | 17:50 WIB

Bule Ini Baru Tahu Nikmatnya Kol Panggang, Warganet : Dikit Lagi Aci Digoreng Nih!

Bule Ini Baru Tahu Nikmatnya Kol Panggang, Warganet : Dikit Lagi Aci Digoreng Nih!

Poptren | Selasa, 27 Desember 2022 | 16:26 WIB

Terkini

Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping

Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Pergantian Menkeu Tak Serta-merta Bereskan Beban Fiskal, Utang Tembus Rp10.294 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:59 WIB

7 Tips Merebus Telur Puyuh agar Mudah Dikupas dan Tidak Hancur

7 Tips Merebus Telur Puyuh agar Mudah Dikupas dan Tidak Hancur

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:58 WIB

Seribu Anak Muda Curhat Masal Bareng Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan di Stage of Mind 2.0

Seribu Anak Muda Curhat Masal Bareng Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan di Stage of Mind 2.0

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 14:58 WIB

Panduan Lengkap Menghitung Denda Pajak Mobil Mati dan Cara Mengurusnya secara Resmi

Panduan Lengkap Menghitung Denda Pajak Mobil Mati dan Cara Mengurusnya secara Resmi

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 14:58 WIB

Satu Beasiswa Indonesia Diluncurkan, 71 Program Kuliah Kini Bisa Dicari di Satu Platform

Satu Beasiswa Indonesia Diluncurkan, 71 Program Kuliah Kini Bisa Dicari di Satu Platform

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:56 WIB

Seret Korporasi Besar di kasus ATR/BPN, Independensi KPK Kini Diuji

Seret Korporasi Besar di kasus ATR/BPN, Independensi KPK Kini Diuji

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:54 WIB

Kapan Harus Ganti Helm? Ternyata Ada Masa Pakainya, Cek Sekarang!

Kapan Harus Ganti Helm? Ternyata Ada Masa Pakainya, Cek Sekarang!

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 14:53 WIB

Regulasi Produk Tembakau Diperketat, Konsumen Pilih Berhenti atau Cari Alternatif?

Regulasi Produk Tembakau Diperketat, Konsumen Pilih Berhenti atau Cari Alternatif?

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:51 WIB

×