Idap Kanker Payudara Stadium 1, Dokter Sebut Nunung Srimulat Berpotensi Sembuh 100 Persen

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 07 Februari 2023 | 14:28 WIB
Idap Kanker Payudara Stadium 1, Dokter Sebut Nunung Srimulat Berpotensi Sembuh 100 Persen
Nunung Srimulat bersama suami, Iyan Sambiran saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Suara.com - Nunung Srimulat didiagnosa mengidap kanker payudara stadium 1. Pelawak itu bersyukur kalau penyakit kankernya masih stadium awal sehingga belum menyebar ke organ lain. 

"Memang benar-benar kanker. Alhamdulillah, kankernya masih stadium ringan ya. Tapi memang tetap harus diangkat ya, harus operasi," ujar Nunung Srimulat bersama suami, Iyan Sambiran saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2023).

Nunung awalnya sangat khawatir dengan penyakitnya itu. Setelah tahu kalau kanker payudara tersebut masih stadium awal, ia pun saat ini bisa lebih santai. Nunung bahkan telah siap menghadapi berbagai prosedur untuk menghilangkan penyakitnya itu.

"Ya gitu-gitu saja, dinikmati saja," tutur Nunung.

Nunung Srimulat bersama suami, Iyan Sambiran saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
Nunung Srimulat bersama suami, Iyan Sambiran saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2023). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Operasi pengangkatan kanker Nunung rencananya akan dilakukan setelah pemeriksaan Pap Scan untuk mengetahui penyebaran selnya.

Lantaran masih stadium awal, Nunung diperkirakan 100 persen berpeluang untuk sembuh. 

"Itu bisa 100 persen (sembuh)," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hemato-Onkologi dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD - KHOM., ditemui di Aryaduta Suits Semanggi, Jakarta, Selasa (7/2/2023). 

Dokter Jeffry menambahkan, tak semua pasien kanker yang masih stadium awal harus langsung jalani operasi seperti Nunung. Ia menjelaskan bahwa setiap pasien kanker bisa jadi menjalani pengobatan yang berbeda-beda, tergantung dari kondisinyam 

"Sama-sama kanker payudara, dua orang yang berbeda, pengobatannya bisa beda total. Sama stadium, bisa beda total, tergantung sifat dari kanker itu sendiri. Itulah pentingnya biopsi yang menentukan kankernya dan juga sifat dari kankernya, beda sifat beda cara pengobatannya," jelasnya.

Secara statistik, semakin tinggi stadium kanker seorang pasien, harapan hidupnya juga makin rendah. Bila sudah mencapai stadium 4, kemungkinan harapan hidup pasien dalam waktu lima tahun hanya 5-20 persen. 

Meski begitu, dokter Jeffry menegaskan, setiap pasien kanker bisa berbeda-beda kondisinya. 

"Kenyatannya, saya punya pasien masuk 8 tahun masih kerja, masih urus anaknya. Kalau statisik terlihat pesimis, tapi dalam dunia dokter itu cepat berubah, cara operasi terbaru, obat-obatannya. Itu pentingnya setiap dokter berkumpul duduk bersama karena dokter tidak menguasai semuanya, kami bahas kasusnya, seperti apa hasil lab-nya, nanti treatment-nya seperti apa," tutur dokter Jeffry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dialami Nunung Srimulat, Seperti Apa Kondisi Kanker Payudara Stadium 1?

Dialami Nunung Srimulat, Seperti Apa Kondisi Kanker Payudara Stadium 1?

Health | Selasa, 07 Februari 2023 | 09:19 WIB

Divonis Kanker, Nunung Sering Ajak Bicara Payudaranya Sambil Nangis

Divonis Kanker, Nunung Sering Ajak Bicara Payudaranya Sambil Nangis

Entertainment | Selasa, 07 Februari 2023 | 06:55 WIB

Nunung Srimulat Anggap Ayu Ting Ting Sebagai Komedian Wanita Paling Lucu

Nunung Srimulat Anggap Ayu Ting Ting Sebagai Komedian Wanita Paling Lucu

Entertainment | Selasa, 07 Februari 2023 | 06:45 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB