Kisah Aminah, Pemulung yang Berjuang Penuhi Gizi Anaknya yang Stunting

Sumarni Suara.Com
Kamis, 09 Februari 2023 | 17:23 WIB
Kisah Aminah, Pemulung yang Berjuang Penuhi Gizi Anaknya yang Stunting
Jumpa pers Aksi Gizi Generasi Maju yang diadakan Danone di Lombok Barat, NTB pada Kamis (9/2/2023) bersama Aminah, pemulung yang memiliki anak stunting. [Dok. Danone]

Suara.com - Aminah, perempuan yang bekerja sehari-hari sebagai pemulung di TPA Regional Kebon Kongok, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) berbagi cerita mengenai perjuangannya dengan anak mengalami stunting.

Dia mengaku baru tahu anak bungsunya mengidap kurang gizi tiga bulan lalu. Saat itu, Aminah mengunjungi Posyandu setempat buat mengecek tumbuh kembang si kecil.

“Tiga bulan yang lalu anak saya masuk stunting. Beratnya nggak naik, tingginya juga tidak sesuai,” cerita Aminah dalam acara Aksi Gizi Generasi Maju yang diadakan Danone di Lombok Barat, NTB pada Kamis (9/2/2023).

“Awalnya dikasih tahu di Posyandu. Katanya ternyata stunting. Karena berat badannya nggak naik. Selama dua bulan dicek tetap segitu,” sambungnya.

Jumpa pers Aksi Gizi Generasi Maju yang diadakan Danone di Lombok Barat, NTB pada Kamis (9/2/2023). [Dok. Danone]
Jumpa pers Aksi Gizi Generasi Maju yang diadakan Danone di Lombok Barat, NTB pada Kamis (9/2/2023). [Dok. Danone]

Aminah menyebut penyebab anaknya stunting lantaran makanan yang dikonsumsi kurang gizi seimbang.

“Selama saya mulung kan sama nenenknya. Ternyata neneknya selalu dikasih makan snack, jajanan gitu. Kalau sama neneknya pagi-pagi sudah ke warung makan jajan,”tutur Aminah.

“Padahal dikasih tahu sama bidan, harusnya dikasih makanan yang sehat-sehat,” imbuhnya.

Atas dasar itulah, Aminah dengan penghasilan pas-pasan berupaya keras memenuhi gizi sang anak.

Dengan penghasilan sebagai pemulung selama dua pekan Rp 200 ribu serta sehari-harinya Rp 15 ribu, Aminah memilih membelikan uang hasil kerjanya itu ikan dan telur.

Baca Juga: Infeksi Jadi Salah Satu Penyebab Stunting, Menteri Kesehatan Minta Balita Dapat Imunisasi PCV dan Rotavirus

“Jadi setiap hari dikasih makan ikan telur, setiap hari dikasih telur itu wajib,” ucapnya.

Selain itu, dia juga mengandalkan vitamin yang diberikan Posyandu setempat buat mengembalikan berat badan dan tumbuh kembang anaknya yang masih batita.

“Gizinya bisa penuhi alhamdulillah. Sekarang alhamdulillah sudah gemuk dan alhamdulillah sehat,” beber Aminah mengakhiri.

Seperti diketahui, isu stunting anak memang sedang menjadi perhatian di Indonesia.  Mengingat angkanya cukup besar.

Karenanya, Danone memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat Lombok Barat agar lebih menyadari pentingnya gizi anak. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI