Endometriosis Bisa Serang Wanita yang Sudah Menopause, Lagi-lagi Hormon Jadi Biang Keroknya?

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Rabu, 08 Maret 2023 | 09:39 WIB
Endometriosis Bisa Serang Wanita yang Sudah Menopause, Lagi-lagi Hormon Jadi Biang Keroknya?
Ilustrasi endometriosis. (Shutterstock)

Suara.com - Endometriosis menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap terjadi pada wanita. Kondisi ini terjadi endometriosis adalah kondisi ketika endometrium tumbuh di luar dinding rahim.

Biasanya, kondisi ini terjadi saat wanita mengalami menstruasi. Oleh sebab itu, ketika menstruasi, beberapa wanita sering mengalami rasa nyeri. Bahkan, pada beberapa kasus, wanita jadi sulit untuk melakukan berbagai aktivitas karena rasa sakit yang dialaminya.

Sementara itu, meski biasa terjadi pada perempuan menstruasi, rupanya kondisi ini juga dialami orang yang sudah menopause.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Fertilitas Endokrinologi dan Reproduksi, dr. M. Luky Satria Syahban Marwali SpOG, Subsp.F.E.R mengatakan, hal ini karena adanya pertumbuhan estrogen yang diproduksi di luar ovarium, misalnya di lemak.

Ilustrasi endometriosis. (Shutterstock)
Ilustrasi endometriosis. (Shutterstock)

"Orang menopause juga bisa terkena endometriosis. Jadi estrogen masalahnya, bukan cuma di produksi di ovarium, estrogen ada yang diproduksi di lemak," jelas dr.Luky dalam media gathering Rumah Sakit Pondok Indah, Senin (6/3/2023).

Hal tersebut yang menyebabkan wanita menopause tetap berpotensi alami endometriosis. Meski demikian, untuk hal ini jumlah kasus wanita menopause yang alami endometriosis ini tidak sebanyak mereka yang mengalaminya saat masih menstruasi.

“Kalau ditanya bisa atau enggak ya tetapi bisa. Cuma keluhan endometriosis di wanita menopause ini jarang terjadi,” ujar dr. Luki.

Untuk pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini terdapat tiga hal yaitu konsumsi obat pereda nyeri, obat hormonal, juga pembedahan.

Namun, dr. Luki mengungkapkan, biasanya penderita lebih diutamakan dengan pemberian obat hormonal untuk menekan estrogen dalam tubuhnya. Pasalnya, pembedahan berisiko membuat cadangan sel telur berkurang.

"Umumnya pasien endometriosis pengobatannya dengan obat hormonal atau sekedar pereda nyeri tapi ada juga yang operasi. Untuk penanganan utamanya masih konservatif hormonal. Soalnya kalau operasi juga berisiko cadangan telur berkurang atau habis," jelas dr. Luki.

Sementara itu, untuk wanita menopause yang alami endometriosis juga akan melakukan penanganan serupa. Hal tersebut dilakukan untuk menekan estrogen dalam tubuhnya. Bahkan, jika perlu bisa dilakukan pembedahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerawat Tak Kunjung Hilang, Hati-hati Tanda Tubuh Kekurangan Hormon Estrogen

Jerawat Tak Kunjung Hilang, Hati-hati Tanda Tubuh Kekurangan Hormon Estrogen

Lifestyle | Selasa, 07 Maret 2023 | 19:12 WIB

Muncul Rasa Nyeri Saat Haid Ternyata Bisa Jadi Tanda Endometriosis, Benar Bisa Pengaruhi Kesuburan?

Muncul Rasa Nyeri Saat Haid Ternyata Bisa Jadi Tanda Endometriosis, Benar Bisa Pengaruhi Kesuburan?

Health | Selasa, 07 Maret 2023 | 10:44 WIB

5 Makanan Ampuh untuk Meningkatkan Gairah Hubungan Suami Istri Menurut Dokter Saddam Ismail

5 Makanan Ampuh untuk Meningkatkan Gairah Hubungan Suami Istri Menurut Dokter Saddam Ismail

| Senin, 06 Maret 2023 | 16:46 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB