IDI Bolehkan Tak Pakai Memakai Masker di KRL dan Transjakarta, Asal Sudah Vaksin dan Dalam Kondisi Sehat

Kamis, 09 Maret 2023 | 15:11 WIB
IDI Bolehkan Tak Pakai Memakai Masker di KRL dan Transjakarta, Asal Sudah Vaksin dan Dalam Kondisi Sehat
Masyarakat berjalan di pedestrian di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (17/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan masker tidak lagi wajib bagi orang sehat di kereta KRL dan Transjakarta, lantaran status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dicabut di Indonesia.

Seperti diketahui, meski status PPKM Indonesia sudah dicabut dan boleh lepas masker di dalam ruangan, tapi praktiknya transportasi publik seperti KRL dan Transjakarta masih wajib masker.

Ketua Satgas Covid-19 IDI, Dr. dr. Erlina Burhan mengatakan masker boleh tidak dipakai di dalam ruangan seperti KRL atau Transjakarta jika dipastikan sehat dan sudah divaksinasi booster Covid-19.

"Kalau sehat, sudah vaksin booster, PHBS atau pola hidup bersih dan sehat jalan, nggak pakai masker nggak apa-apa (di kereta KRL)," ujar Dr. Erlina di Kantor PB IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2023).

Masyarakat berjalan di pedestrian di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (17/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Masyarakat berjalan di pedestrian di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (17/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dokter Spesialis Paru RS Persahabatan itu lebih menyarankan masker digunakan orang dengan kekebalan tubuh lemah seperti lanjut usia, ibu hamil dan orang dengan komorbiditas. Atau orang yang sedang bergejala batuk, pilek dan bersin-bersin agar tidak menularkan.

"Dari PB IDI tetap kami imbau untuk pakai masker pada kondisi tertentu, berisiko sakit, yang autoimun komorbid berat, usia tua, penyakit lain dianjurkan pakai masker. Ini karena bukan hanya Covid-19, tapi juga menyangkut penyakit lain juga," timpal Dr. Erlina.

Hal senada disampaikan Ketua IDI, Dr. Mohammad Adib Khumaidi bahwa meski pandemi sudah mereda, saat ini berfokus untuk mencegah masyarakat sakit dengan menerapkan pola hidup sehat.

Apalagi kata dia, dengan menjaga kesehatan diri sendiri sama dengan menjaga kesehatan orang lain, termasuk mencegah penyakit yang dideritanya agar tidak menular ke orang lain.

"Ini sifatnya imbauan, harus dimaknai dengan menjaga kesehatan orang lain. Kalau ada keluhan, kini mulai harus berubah, dan segera memeriksakan diri ke dokter," timpal Dr. Adib.

Baca Juga: Bisa Mengatasi Jerawat, Ini 5 Manfaat Masker Yogurt untuk Wajah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI