Tips Cegah Berat Badan Makin Naik Selama Libur Lebaran, Puasa Lagi Paling Ampuh!

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 24 April 2023 | 20:00 WIB
Tips Cegah Berat Badan Makin Naik Selama Libur Lebaran, Puasa Lagi Paling Ampuh!
Ilustrasi berat badan berlebih setelah lebaran. (unsplash/towfiquy barbhuiy)

Suara.com - Sejumlah orang kerap mengeluhkan berat badannya bertambah usai merayakan Idul Fitri. Bagaimana tidak, mulai dari ketupat, opor ayam, rendang, juga aneka kue-kue kering selalu disantap tanpa henti.

Padahal perubahan pola makan dari sebelumnya puasa sebulan penuh lalu tidak lagi berpuasa yang jadi pemicu naiknya berat badan secara drastis dan mendadak, kata dokter spesialis gizi klinis dr. Nurul Ratna Mutu, M.Gizi.

"Karena asupannya banyak, makan tidak lagi dibatasi, dan yang utama adalah karena kita tidak mengubah gaya hidup dalam jangka waktu lama," jelas dokter Nurul dikutip dari Info Sehat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dokter lulusan Universitas Indonesia itu membagikan sejumlah tips yang belum terlambat dilakukan untuk mencegah berat badan naik akibat lebaran.

1. Puasa Syawal

Salah satu cara untuk mengantisipasi kegemukan setelah lebaran adalah dengan melaksanakan puasa sunnah Syawal selama enam hari. Selain menyehatkan, puasa sunnah Syawal juga memang sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad dan bisa jadi cara untuk membayar 'utang' puasa Ramadhan.

Setelah puasa Syawal selesai, bisa dilanjutkan dengan puasa sunnah lainnya berupa Senin dan Kamis. Menurut dokter Nurul, puasa menjadi cara membuat tubuh terbiasa dengan pola makan teratur dan tidak berlebihan.

2. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Gizi seimbang yang dimaksud harus ada asuoan nutrisi makro nutrien, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Juga mikro nutrien, berupa vitamin dan mineral. Pilih karbohidrat dari simber sehat dan tinggi serat, misalnya kurma untuk buka puasa sunnah maupun camilan. Juga protein yang bisa didapat dari tempe, telur, dan ayam.

3. Makan Sesuai Kaidah Isi Piringku

Kaidah Isi Piringku merupakan aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Di mana satu piring setiap kali makan harus berisi 50 persen buah dan sayur, 25 persen karbohidrat, dan 25 persen protein. Selain itu juga minum harus dicukupi sebanyak 7-8 gelas per hari.

4. Batasi Konsumsi Gorengan

Gorengan hanya mengandung karbohidrat dari tepung juga lemak jahat dari minyak. Jika per harj saja mengonsumsi 2-3 gorengan beserta nasi dan lauk pauk lainnya, menurut dokter Nurul, sudah bisa mengganggu metabolisme tubuh. Badan sudah merasa kenyang, padahal nutrisi belum terpenuhi.

Akibatnya, massa otot akan turun, lebih mudah sakit, dan loyo. Bagi sebagian orang, hal itu bisa makin menyebabkan penurunan berat badan makin sulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayar Utang Puasa atau Puasa Sunnah Syawal, Mana yang Lebih Dulu? Begini Penjelasan Buya Yahya

Bayar Utang Puasa atau Puasa Sunnah Syawal, Mana yang Lebih Dulu? Begini Penjelasan Buya Yahya

| Senin, 24 April 2023 | 17:03 WIB

CEK FAKTA: Raja Salman Mangkat Saat Bulan Puasa Kemarin?

CEK FAKTA: Raja Salman Mangkat Saat Bulan Puasa Kemarin?

| Senin, 24 April 2023 | 16:39 WIB

Puasa Syawal 2023 Sampai Kapan? Cek Jadwal Lengkapnya

Puasa Syawal 2023 Sampai Kapan? Cek Jadwal Lengkapnya

News | Senin, 24 April 2023 | 16:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB