Ngeri! Perang Saudara Sudan Jadikan Virus Campak dan Polio Senjata Biologis

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 26 April 2023 | 16:15 WIB
Ngeri! Perang Saudara Sudan Jadikan Virus Campak dan Polio Senjata Biologis
Ilustrasi virus / senjata biologis. [Shutterstock]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO ungkap risiko penggunaan senjata biologis pada perang saudara di Sudan, karena virus campak dan polio dikuasai pihak yang bertikai.

Kabar ini dijelaskan langsung Perwakilan WHO di Sudan, Nima Saeed Abid pada Selasa, 25 April 2023 melalui video teleconference yang disiarkan Kantor Penyiaran PBB di Jenewa, UNOG.

Mengutip Fox News, Rabu (26/4/2023) salah satu pihak bertikai perang saudara itu menguasai laboratorium nasional milik pemerintah, di mana di dalamnya terdapat sampel campak dan polio, sehingga bisa sangat berbahaya.

Virus polio adalah virus yang termasuk dalam golongan Human Enterovirus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja. Penyakit ini bisa menyebabkan kelumpuhan, dengan kerusakan motor neuron pada cornu anterior dari sumsum tulang belakang akibat infeksi virus.

Ilustrasi virus (pixabay/geralt)
Ilustrasi virus (pixabay/geralt)

Sedangkan virus campak adalah virus yang sangat menular melalui infeksi saluran napas, sering juga disebut penyakit rubella. Penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak dan bisa berakibat fatal, karena bisa menyebabkan komplikasi bronkitis, infeksi paru-paru (pneumonia), radang pada telinga, dan infeksi otak (ensefalitis).

"Ada resiko biologis yang sangat besar terkait dikuasainya laboratorium kesehatan masyarakat pusat oleh salah satu pihak yang bertikai," ungkap Abid.

Melalui sambungan telepon, Abid juga menambahkan setidaknya 459 orang tewas dalam pertempuran di sudan, dan 4.072 orang terluka.

Meskipun Menteri Luar Negeri Sudan, Antony Blinken mengatakan berhasil bantu menengahi dengan gencatan senjata 72 jam kedepan pada Senin, 24 April 2023 lalu.

Gencatan senjata ditujukan untuk membangun koridor kemanusiaan, sehingga warga dan penduduk bisa mengakses sumber daya penting, perawatan kesehatan hingga zona aman.

Tapi sayang, suara tembakan keras dan ledakan di ibu kota Sudan, Khartoum membuat pertempuran terus berlanjut.

Adapun perang saudara ini terdiri dari dua kubu yakni Militer Sudan yang dipimpin oleh Jenderal Abdel Fattah Burhan. Lalu pihak lain Kelompok Paramiliter yang dipimpin Jenderal Mohammed Hamdan Dagalo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Berdarah Di Sudan, WHO Catat 459 Orang Tewas Dan 4.072 Luka-luka

Konflik Berdarah Di Sudan, WHO Catat 459 Orang Tewas Dan 4.072 Luka-luka

News | Rabu, 26 April 2023 | 06:20 WIB

Tahap Pertama Evakuasi WNI dari Sudan, Pembatasan BBM Membuat Operasi Penyelamatan Tidak Bisa Sekali Jalan

Tahap Pertama Evakuasi WNI dari Sudan, Pembatasan BBM Membuat Operasi Penyelamatan Tidak Bisa Sekali Jalan

News | Rabu, 26 April 2023 | 00:00 WIB

Pemerintah Indonesia Lakukan Evakuasi Bertahap 538 WNI dari Sudan

Pemerintah Indonesia Lakukan Evakuasi Bertahap 538 WNI dari Sudan

Sumedang | Selasa, 25 April 2023 | 11:45 WIB

Terkini

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB