Jadwal Vaksin Anak Terlewat, Ini Cara Lakukan Imunisasi Kejar Cegah Sakit Parah

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 09 Mei 2023 | 09:04 WIB
Jadwal Vaksin Anak Terlewat, Ini Cara Lakukan Imunisasi Kejar Cegah Sakit Parah
Imunisasi Wajib untuk Anak (Unsplash)

Suara.com - Pandemi Covid-19 sudah mereda, tapi banyak balita yang belum dapat imuniasasi lengkap bahkan jadwal vaksin terlewat. Inilah sebabnya Kementerian Kesehatan gencar lakukan imunisasi kejar, gimana ya caranya?

Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K) mengatakan pandemi Covid-19 membuat capaian imunisasi balita menurun, sehingga berpotensi memicu wabah PD3I (Penyakit Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) di berbagai daerah.

Salah satu PD3I yaitu campak, rubella, pertusis, difteri, campak, tetanus hingga polio. Sehingga kasus dan wabah polio seharusnya bisa dicegah jika orangtua rutin membawa anaknya mendapat imunisasi balita.

Ilustrasi imunisasi wajib untuk anak dan bayi. (Unsplash/Ed Us)
Ilustrasi imunisasi wajib untuk anak dan bayi. (Unsplash/Ed Us)

"Dengan semakin lengkap imunisasi yang diberikan pada anak, maka semakin baik pula perlindungan kesehatan anak dan tentunya juga akan berdampak pada kualitas hidup anak di masa depan," ujar Prof. Hartono dalam acara diskusi GlaxoSmithKline (GSK) memperingati Pekan Imunisasi Dunia 2023 di Jakarta Pusat, Senin (8/5/2023).

Profesor yang berpraktik di RSCM Jakarta Pusat itu menambahkan, mematuhi jadwal imunisasi anak juga penting karena jika terlambat bisa membuat efek samping atau KIPI yang lebih berat. Bahkan jika sama sekali tidak diimunisasi, anak bisa sakit berat saat terinfeksi salah satu PD3I.

"Seperti sakit berat atau terlupa, disarankan untuk melakukan imunisasi kejar (catch-up immunization) agar anak dapat memperoleh imunisasi lengkap," papar Prof. Hartono.

Adapun imunisasi kejar dapat dilakukan bersamaan dengan pemberian beberapa jenis vaksin lainnya atau imunisasi rutin. Artinya, anak bisa mendapat suntikan vaksin lebih dari 1 kali dalam satu waktu.

Misalnya dengan pemberian Vaksin Hexavalen yaitu kombinasi vaksin DPT (Difteri, Tetanus, Pertusis), Hib (Haemophilus influenzae tipe b), Hepatitis B dan Polio.  

"Maka dari itu, masyarakat harus betul-betul memahami bahwa hanya dengan Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) anak-anak Indonesia terlindungi secara optimal dari PD3I, sehinga dapat tumbuh jadi generasi emas di masa mendatang," tutup Prof. Hartono. 

Di acara tempat yang sama selaku industri farmasi yang mengembangkan dan menciptakan vaksin, President Director & General Manager GSK Indonesia, Manishkumar Munot mengatakan imunisasi balita adalah salah satu pencegahan terbaik agar anak tidak sakit dengan gejala berat.

Apalagi anak yang aktif membuatnya bisa bertemu dan bersosialisasi dengan banyak orang sehingga kemampuan literasinya meningkat, tapi efeknya ia mudah tertular virus, bakteri hingga jatuh sakit.

“Kita semua harus mendukung pencegahan penyakit sehingga masyarakat pada umumnya dapat hidup lebih, mengurangi biaya pengobatan, dan dapat memperkuat perekonomian dalam negeri. Inilah cara kami bersama-sama mengatasi penyakit menular," timpal Manishkumar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang dengan Penyakit Jantung Disarankan Rutin Suntik Vaksin Influenza, Kenapa?

Orang dengan Penyakit Jantung Disarankan Rutin Suntik Vaksin Influenza, Kenapa?

Health | Selasa, 09 Mei 2023 | 08:21 WIB

Jamaah Haji Rentan Terpapar Pneumonia, Vaksinasi Jadi Cara Pencegahan Terbaik

Jamaah Haji Rentan Terpapar Pneumonia, Vaksinasi Jadi Cara Pencegahan Terbaik

Health | Jum'at, 07 April 2023 | 09:34 WIB

Tangkal Risiko Wabah Penyakit Menular, 3 Perusahaan Farmasi Jalin Kerja Sama Pengembangan Vaksin di Indonesia

Tangkal Risiko Wabah Penyakit Menular, 3 Perusahaan Farmasi Jalin Kerja Sama Pengembangan Vaksin di Indonesia

Health | Selasa, 04 April 2023 | 07:05 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB