Apa itu Tranq? Narkoba Zombie Bikin Busuk Jaringan, Tengah Jadi Ancaman Warga AS

Rifan Aditya

Senin, 29 Mei 2023 | 16:03 WIB
Apa itu Tranq? Narkoba Zombie Bikin Busuk Jaringan, Tengah Jadi Ancaman Warga AS
Ilustrasi Narkoba (Pexels) - apa itu Tranq

Suara.com - Tranq atau narkoba zombie belakangan menghebohkan publik Amerika Serikat. Apa itu Tranq? Awalnya, Tranq merupakan obat penenang hewan yang disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat, khususnya untuk sapi dan kuda. Namun obat jenis ini justru membanjiri pasar obat terlarang Negeri Paman Sam. 

Nama lain Tranq adalah Xylazine yang kerap ditemui dalam industri kedokteran hewan. Sayangnya, obat ini dicampur dengan narkotika jenis lain seperti heroin dan fentanyl yang bisa berakibat fatal.

Efek penggunaan obat tersebut adalah kulit dan otot sang pengguna yang membusuk dan bila disuntikkan ke tubuh bisa mengurangi sirkulasi darah penggunanya.

Ancaman Tranq

Sementara itu, situs Drug Enforcement Administration (FDA) Amerika Serikat memperingatkan adanya peningkatan tajam dalam perdagangan fentanyl yang dicampur dengan xylazine. Xylazine, juga dikenal sebagai "Tranq," adalah obat penenang kuat yang telah disetujui oleh Food and Drug Administration AS untuk penggunaan hewan.  

"Xylazine membuat ancaman narkoba paling mematikan yang pernah dihadapi negara kita, fentanyl, bahkan lebih mematikan," demikian bunyi keterangan resmi DEA.

Organisasi telah menyita campuran xylazine dan fentanyl di 48 dari 50 negara bagian. Sistem Laboratorium DEA melaporkan bahwa pada tahun 2022 sekitar 23% bubuk fentanyl dan 7% pil fentanyl yang disita oleh DEA mengandung xylazine.

Campuran obat xylazine dan fentanyl menempatkan pengguna pada risiko lebih tinggi menderita keracunan obat yang fatal. Orang yang menyuntikkan campuran obat yang mengandung xylazine juga dapat mengembangkan luka parah, termasuk pembusukan jaringan manusia yang dapat menyebabkan amputasi.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) ada 107.735 orang Amerika meninggal antara Agustus 2021 dan Agustus 2022 karena keracunan obat, dengan 66 persen dari kematian tersebut melibatkan opioid sintetis seperti fentanyl. 

baca juga

FDA baru-baru ini berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan tentang risiko terhadap pasien yang terpapar xylazine dalam obat-obatan terlarang. FDA juga memperingatkan para profesional kesehatan tentang risiko terhadap pasien yang terpapar xylazine dalam obat-obatan terlarang.

Menyikapi keadaan ini, Presiden Amerika Serikat Joe Biden campuran fentanyl dan xylazine merupakan ancaman serius bagi warganya. Langkah yang diumumkan Rabu pekan lalu merupakan ancaman pertama negara dari benda berbentuk zat narkotika.

Sebelumnya memang banyak obat terlarang yang menjadi ancaman di Amerika Serikat, namun pernyataan tersebut tak pernah keluar dari mulut pemerintah. 

Demikian penjelasan apa itu Tranq, narkoba zombie yang sedang mengancam Amerika Serikat.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Yoo Ah In, Aktor Korea Selatan yang Tersandung Kasus Narkoba

Profil Yoo Ah In, Aktor Korea Selatan yang Tersandung Kasus Narkoba

Entertainment | Minggu, 28 Mei 2023 | 21:10 WIB

Langkah Tegas Ditempuh, KPU Serius Ungkap Indikasi Pendanaan Politik dari Jaringan Narkoba

Langkah Tegas Ditempuh, KPU Serius Ungkap Indikasi Pendanaan Politik dari Jaringan Narkoba

Cianjur | Minggu, 28 Mei 2023 | 14:51 WIB

Puluhan Pasangan Diduga LGTB Diamankan, Satpol PP Pekanbaru Sebut Ditemukan juga Narkoba

Puluhan Pasangan Diduga LGTB Diamankan, Satpol PP Pekanbaru Sebut Ditemukan juga Narkoba

Pekanbaru | Minggu, 28 Mei 2023 | 13:54 WIB

KPU Akan Cek Indikasi Dana Politik dari Jaringan Narkoba

KPU Akan Cek Indikasi Dana Politik dari Jaringan Narkoba

Surakarta | Sabtu, 27 Mei 2023 | 16:38 WIB

Terkini

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

×