Soal Bullying Dokter Junior di Fakultas Kedokteran, Dekan FKUI Minta Bukti ke Menkes Budi!

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 26 Juli 2023 | 21:19 WIB
Soal Bullying Dokter Junior di Fakultas Kedokteran, Dekan FKUI Minta Bukti ke Menkes Budi!
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indoneaia (FKUI), Prof Dr. dr Ari Fahrial Syam, SpPD(K). (FKUI)

Suara.com - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indoneaia (FKUI) Prof. Ari Fahrial Syam minta pembuktian ke Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin soal adanya bullying dokter junior oleh dokter senior di rumah sakit pendidikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menurut Prof. Ari, pernyataan Menkes Budi saat konferensi pers di Kemenkes beberapa waktu lalu, terkait tiga kriteria bullying dokter yang didengarnya. Seperti dokter junior sebagai asisten pribadi, sebagai pekerja pribadi, hingga sebagai 'dompet berjalan' alias sumber uang dokter senior.

"Inilah sesuatu yang harus dibuktikan, sebenarnya kalau dibilang ini bagian pemerasan itu terjadi, PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) junior diminta dana untuk sewa kost atau apa, ini harus disampaikan, tolong buktikan apa yang terjadi," ujar Prof. Ari dalam acara diskusi online, Selasa (25/7/2023).

Lebih lanjut, Prof. Ari juga meminta Menkes Budi tidak sungkan membuka nama pelaku bullying dokter yang sudah mengarah pada tindak kejahatan, dan pemerasan itu. Sehingga harapannya nanti rumah sakit dan universitas terkait atau bahkan polisi bisa menindaklanjuti lebih jauh.

Ilustrasi dokter dan tenaga medis. (Unsplash/National Cancer Institute)
Ilustrasi dokter dan tenaga medis. (Unsplash/National Cancer Institute)

"Siapa ini orangnya, kalau perlu laporkan ke polisi. Ketika ada orang di jalan nagih uang seribu aja bisa masuk pemerasan," ungkap Prof. Ari.

"Ini jangan dikasih seperti bola liar, kita harus sama-sama sampaikan anonim saja siapa orangnya ini akan kita telusuri kemudian," sambung Prof. Ari.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berjanji akan menindak tegas pelaku bulliying dokter di rumah sakit pendidikan milik Kemenkes. Menurutnya perilaku bullying ini bisa menganggu mental dokter saat melayani pasien.

Bullying ini bisa berupa tugas pribadi dokter senior kepada dokter junior yang menurut Menkes Budi, tugas ini sama sekali tidak berhubungan dengan kompetensi pendidikan kedokteran yang seharusnya diterima para dokter junior.

"Perundungan ini biasanya digunakan dengan alasan membentuk karakter dokter mudanya. Saya setuju harus dibentuk, dibentuknya tapi tidak harus dengan kekerasan dan ketakutan, tapi membentuk dengan ketangguhan, empati dan sayang pada pasien," ujar Menkes Budi saat konferensi pers di Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 20 Juli 2023.

Menteri Kesahatan Budi Gunadi Sadikin meminta kepada para dokter untuk segera merujuk pasien anak-anak bila terdapat gejala Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal atau GGAPA ke rumah sakit yang tepat. (Suara.com/Novian)
Menteri Kesahatan Budi Gunadi Sadikin meminta kepada para dokter untuk segera merujuk pasien anak-anak bila terdapat gejala Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal atau GGAPA ke rumah sakit yang tepat. (Suara.com/Novian)

Sadar betapa pentingnya masalah ini disorot pemerintah, sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan Pasal 219 Ayat 1 poin d, yang isinya sebagai berikut:

Peserta didik yang memberikan pelayanan kesehatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 217 Ayat 3 dan Pasal 218 Ayat 2 berhak: mendapatkan perlindungan dari kekerasan fisik, mental, dan perundungan.

Pasal Undang-Undang Kesehatan ini juga diperkuat dengan diresmikannya Instruksi Menteri Kesehatan atau InMenkes Nomor 1512 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Perundungan Terhadap Peserta Didik pada Rumah Sakit Pendidikan, pada

Hingga akhirnya dibuat situs atau website laporan bullying dokter residen, yaitu di link https://perundungan.kemkes.go.id/ yang bisa diakses disiapapun, baik itu korban atau saksi aksi perundungan.

"Jadi tidak perlu khawatir identitas pelapor akan tersebar, karena laporan ini akan masuk langsung ke Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, nggak akan masuk ke yang lain. Jadi nggak perlu khawatir laporan akan masuk ke RS-nya," ujar Menkes Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Anggap Remeh! Kenali 5 Tanda Anak Korban Bullying

Jangan Anggap Remeh! Kenali 5 Tanda Anak Korban Bullying

Your Say | Rabu, 26 Juli 2023 | 20:17 WIB

Menkes Umumkan Akan Cabut Vaksin Covid-19 Gratis Akhir Tahun Ini

Menkes Umumkan Akan Cabut Vaksin Covid-19 Gratis Akhir Tahun Ini

Your Say | Rabu, 26 Juli 2023 | 09:04 WIB

Viral! Isu Caci Maki di Grup WhatsApp Bulliying Dokter di RS Pendidikan, Dekan FKUI Buka Suara

Viral! Isu Caci Maki di Grup WhatsApp Bulliying Dokter di RS Pendidikan, Dekan FKUI Buka Suara

Health | Rabu, 26 Juli 2023 | 08:12 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB