Kabar Baik, BPOM Beri Izin Edar Vaksin Pneumonia untuk Bayi 6 Minggu

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 28 Oktober 2023 | 15:05 WIB
Kabar Baik, BPOM Beri Izin Edar Vaksin Pneumonia untuk Bayi 6 Minggu
Ilustrasi pneumonia [shutterstock]

Suara.com - Kabar baik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin edar vaksin pneumonia untuk bayi 6 minggu dan anak, sehingga mencegah kematian akibat radang paru yang jumlahnya tertinggi di Indonesia.

Pneumonia atau radang paru penyebab kematian balita tertinggi dunia. Namun di Indonesia penyakit ini jadi pembunuh nomor satu balita saat terjadi dibarengi diare. Sedangkan untuk mencegah ini balita perlu diberi vaksin pneumonia.

Vaksin pneumonia untuk bayi ini adalah vaksin Valenina, yang diizinkan BPOM diberikan pada anak usia 6 minggu hingga 5 tahun. Vaksin pneumonia yang juga vaksin PVC ini secara khusus bisa mencegah penyakit infeksi paru yang disebabkan 13 serotipe streptococcus pneumoniae.

"Vaksin ini untuk bayi dan anak usia 6 minggu hingga 5 tahun untuk mencegah penyakit infeksi pneumokokal yang disebabkan 13 serotipe Streptococcus pneumoniae," ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito melalui rilis yang diterima suara.com, Jumat (27/10/2023).

Ilustrasi Vaksin (Pexels/Polina Tankilevitch)
Ilustrasi Vaksin (Pexels/Polina Tankilevitch)

Pneumonia adalah kondisi inflamasi yang terjadi saat seseorang mengalami infeksi pada kantung-kantung udara dalam paru-paru. Kantung udara yang terinfeksi tersebut akan terisi oleh cairan maupun pus alias dahak purulen. Gangguan ini dapat menyebabkan batuk berdahak atau bernanah, demam, menggigil, hingga kesulitan bernapas.

Bahkan data WHO pada 2019, pneumonia menyebabkan 14 persen dari seluruh kematian anak di bawah 5 tahun dengan total kematian 740.180 jiwa. Sedangkan di Indonesia, pneumonia merupakan urutan kedua penyebab kematian pada balita setelah diare, di mana pada 2019 persentase kematian akibat pneumonia pada balita sebesar 9,5 persen dari seluruh kematian balita.

Bahkan saking pentingnya vaksin pneumonia yang diproduksi PT Etana Biotechnologies Indonesia ini, bakal diproduksi dalam negeri secara mandiri pada 2025. Nantinya BPOM juga akan melakukan pengawasan mulai dari distribusi rantai dingin (cold chain distribution) pada suhu 2 hingga 8 derajat celcius hingga farmakovigilans vaksin Valenina.

“Saya yakin sumber daya manusia di PT Etana Biotechnologies Indonesia sangat baik dan ini bisa membuat sesuatu yang besar untuk negeri ini," tambah Penny.

Inilah sebabnya, selain izin edar BPOM juga menyerahkan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) vaksin Valenina kepada PT Etana Biotechnologies Indonesia.

baca juga

“Vaksin PCV kelak nanti bisa jadi vaksin nasional diharapkan bisa mengurangi angka kematian anak yang disebabkan penyakit pneumonia di Indonesia, dan kami berharap Indonesia bisa menjadi negara yang dapat memproduksi vaksin ini”, kata Presiden Direktur PT Etana Biotechnologies Indonesia, Nathan Tirtana.

Adapun pemberian izin edar ini dilakukan BPOM bersamaan dengan aksi peninjauan kesiapan fasilitas produksi bahan baku vaksin mRNA dan fasilitas filling multi produk, yang nantinya diharapkan semakin banyak vaksin yang bisa dibuat dari fasilitas tersebut, dan semakin banyak penyakit endemik yang bisa dikurangi bahkan bisa eliminasi.

Head of Corporate Relations PT Etana Biotechnologies Indonesia, Andreas Donny Prakasa menjelaskan kegiatan ini juga merupakan salah satu bukti transfer teknologi dari negara maju ke Indonesia, agar bisa mandiri memproduksi obat dan vaksin mencegah penyakit endemik.

"Hal ini sebagai bentuk komitmen kami untuk memproduksi obat biologi dan vaksin secara lokal, sebagai upaya mendukung Pemerintah dalam menciptakan kemandirian dan ketahanan nasional di bidang Kesehatan," ungkap Andreas.

Adapun salah satu vaksin mRNA yang saat ini mulai diproduksi di dalam negeri, yaitu Vaksin PCV13 yang saat ini dapat persetujuan melakukan uji klinik yang bakal di lakukan di RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar. Uji klinik dilakukan dengan merekrut 600 subjek yang direncanakan dilakukan pada Minggu ke-2 November 2023.

Uji klinik PCV13 ini untuk menilai pemberian vaksin yang lebih efisien (hanya tiga kali), dan diberikan bersamaan dengan vaksin program seperti vaksin DTP, Hib, Hep B, dan Polio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Suplemen Meningkat Sejak Pandemi, BPOM Minta APSKI Ikut Lindungi Masyarakat dari Penyalahgunaan Produk

Konsumsi Suplemen Meningkat Sejak Pandemi, BPOM Minta APSKI Ikut Lindungi Masyarakat dari Penyalahgunaan Produk

Health | Sabtu, 28 Oktober 2023 | 06:05 WIB

Kabar Baik! BPOM Tingkatkan Kapasitas 11 Balai, Agar UMKM Kuliner Cepat Naik Kelas

Kabar Baik! BPOM Tingkatkan Kapasitas 11 Balai, Agar UMKM Kuliner Cepat Naik Kelas

Health | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 09:45 WIB

Miras Kemasan Saset untuk Anak Bikin Heboh Warga Surabaya, Dinkes Koordinasikan dengan BPOM

Miras Kemasan Saset untuk Anak Bikin Heboh Warga Surabaya, Dinkes Koordinasikan dengan BPOM

Jatim | Rabu, 11 Oktober 2023 | 07:45 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×