Kisah Warsini, Pasang Behel di Tempat Abal-abal, Kini Malah Alami Infeksi Otak Berbahaya

Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 02 November 2023 | 19:12 WIB
Kisah Warsini, Pasang Behel di Tempat Abal-abal, Kini Malah Alami Infeksi Otak Berbahaya
Ilustrasi pasang behel (Pexels/Cottonbro)

Suara.com - Sebuah video memperlihatkan kondisi Warsini, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Madiun, Jawa Timur yang memprihatinkan setelah memakai behel abal-abal di tempat sembarangan viral di TikTok.

Diunggah akun @lolita6428 itu menyebut, Warsini yang saat itu sedang bekerja di Taiwan harus mengalami infeksi otak. Kini kondisinya terlihat kritis terbaring di rumah sakit kawasan Taichung. 

Dalam video itu terlihat seorang pasien wanita yang terbaring di tempat tidur. Saat mulutnya dibuka, behel di giginya terlihat sudah tidak dalam kondisi baik. Ia terlihat setengah sadar dengan selang dihidungnya. 

Disebutkan, Warsini baru saja operasi otak, hingga rambutnya terlihat botak. Saat ini bahkan matanya tak bisa melihat sebelah. Semua itu disebabkan hanya karena dirinya memasang behel di tempat sembarangan, bukan pada ahlinya.

"Akibat pasang behel ke tempat praktik ilegal alias dokter abal-abal, ini saudara Warsini harus mengalami infeksi operasi otak dan mata sebelah nggak bisa melihat," tulis video tersebut seperti dikutip Suara.com Kamis (2/10/2023).

Video ini menulis jika hal tersebut dapat dijadikan pelajaran oleh banyak orang yang ingin memasang behel, agar tak tergiur dengan harga yang murah. 

Ya, tren behel yang kian marak disalahgunakan oleh oknum yang mengaku bisa membenahi struktur gigi dengan behel meskipun tanpa harus ke dokter. Mulai dari oknum tukang gigi, hingga ke karyawan salon. 

Ditinjau dari akun Instagram @korbantukanggigi, setidaknya ada ratusan kasus penyalahgunaan behel oleh para oknum nakal yang akhirnya menimbulkan berbagai kasus penyakit baru.  

Lantas, seperti apa bahayanya menggunakan behel bukan dengan ahlinya? Simak selengkapnya! 

1. Dapat merusak letak dan fungsi gigi

Ilustrasi behel gigi (Pexels/JohnAlexandr)
Ilustrasi behel gigi (Pexels/JohnAlexandr)

Behel setidaknya terdiri dari kawat, bracket, dan karet yang sistem kerjanya saling berkesinambungan satu dengan yang lain. Masing-masing bracket dan karetnya memiliki fungsi masing-masing yang dapat memberikan tekanan pada gigi, sehingga perlahan struktur giginya bergerak.

Namun, pada banyak kasus behel abal, pemasangan bracket dan karetnya banyak menyelahi aturan, bahkan cenderung membahayakan penggunanya. Hal ini tentu karena si tukang pasang behel palsu itu tidak mengerti kebutuhan gigi pasiennya, dan main pasang saja. Disadur dari situs Klikdokter.com, behel yang dipasang secara tidak tepat dapat merusak letak dan fungsi gigi yang sebenarnya.

2. Risiko infeksi dan pendarahan pada gusi 

Bukan hanya berpotensi merusak letak dan fungsi gigi, menggunakan behel dengan serampangan alias asal-asalan bisa berisiko mengalami infeksi dan pendarahan pada gusi. Hal ini, karena kawat yang tidak disanggah dengan benar dan tepat dapat terlepas dan melukai gusi. Tidak hanya itu, gigi yang bergeser tidak sesuai dengan yang seharusnya juga bisa memicu posisi gigi dan gusi yang abnormal yang pada akhirnya dapat memicu gusi bengkak hingga bernanah. 

3. Membuat gigi goyang hingga terlepas 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Viral Beri Penjelasan Hukuman kepada Pemuda Ini: 'Gwenchanayo'

Polisi Viral Beri Penjelasan Hukuman kepada Pemuda Ini: 'Gwenchanayo'

Your Say | Kamis, 02 November 2023 | 18:26 WIB

Grebek Suami Nikah Lagi, Cara Elegan Wanita Ini Bikin Warganet Ikutan Gemetar

Grebek Suami Nikah Lagi, Cara Elegan Wanita Ini Bikin Warganet Ikutan Gemetar

Surakarta | Kamis, 02 November 2023 | 18:19 WIB

Istri Pergoki Suami Ijab Kabul dengan Perempuan Lain, Auto Dilaporkan ke Polisi

Istri Pergoki Suami Ijab Kabul dengan Perempuan Lain, Auto Dilaporkan ke Polisi

Hits | Kamis, 02 November 2023 | 18:37 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB