Dokter Ungkap yang Terjadi Pada Jantung saat Sakit Diabetes: Berisiko Kematian

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 06 November 2023 | 11:15 WIB
Dokter Ungkap yang Terjadi Pada Jantung saat Sakit Diabetes: Berisiko Kematian
gambar ilustrasi jantung (pexel.com)

Suara.com - Komplikasi diabetes adalah kondisi yang sangat ditakutkan, karena bisa meningkatkan risiko kematian. Salah satunya penyakit jantung saat gula darah tinggi.

Menyeramkannya, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Eka Hospital BSD, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP, FIHA menjelaskan orang dengan diabetes berisiko 4 kali lipat sakit jantung.

"Diketahui bahwa kadar gula darah yang tinggi akan meningkatkan risiko penyakit jantung 2 hingga 4 kali lipat dibandingkan dengan orang yang sehat," ujar dr. Bayushi melalui rilis Eka Hospital Group yang diterima suara.com, Senin (6/11/2023).

Menurut dr. Bayushi, kondisi ini terjadi karena kadar gula yang mengendap dalam darah bisa merusak pembuluh darah, serta meningkatkan risiko terbentuknya plak darah yang bisa menyumbat aliran darah.

Ilustrask gula darah tinggi pada penderita diabetes (freepik)
Ilustrask gula darah tinggi pada penderita diabetes (freepik)

"Pembentukan plak pada pembuluh darah dapat memicu berbagai penyakit jantung koroner atau PJK, yaitu penyakit jantung yang disebabkan karena otot jantung kekurangan suplai darah, akibat dari penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah koroner," papar dr. Bayushi.

Dampaknya, lapisan dinding pembuluh darah mengalami kerusakan karena adanya plak yang terbentuk dari kolesterol. Inilah sebabnya penyakit jantung, jadi salah satu risiko penyebab kematian pada pasien diabetes.

"Oleh sebab itu, komplikasi pada jantung menjadi hal yang paling berisiko dalam penyakit diabetes," jelas dr. Bayushi.

Apalagi kata dr. Bayushi, diabetes adalah salah satu penyakit yang tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Sehingga menurutnya, cara terbaik untuk terhindar dari diabetes adalah mencegahnya sebelum diabetes muncul.

Berikut ini cara mencegah penyakit diabetes muncul:

1. Menjaga Berat Badan Ideal

Obesitas menjadi salah satu faktor risiko yang paling tinggi untuk menyebabkan diabetes pada seseorang. Mengelola berat badan secara ideal dapat dilakukan dengan menjaga pola makan dan perbanyak aktivitas fisik.

2. Membatasi Asupan Gula Harian

Asupan gula yang terlalu sering dapat menyebabkan tubuh terlalu sering memproduksi insulin yang dapat mengakibatkan tubuh menjadi resisten terhadap insulin.

"Batasi gula sebanyak 50 gram atau 4 sendok makan dalam sehari sehingga tubuh tidak mendapatkan asupan gula berlebih," jelas dr.Bayushi.

3. Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Buah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Israel Ambil Organ Tubuh Warga Palestina Tanpa Izin: dari Kulit hingga Katup Jantung

Cerita Israel Ambil Organ Tubuh Warga Palestina Tanpa Izin: dari Kulit hingga Katup Jantung

News | Minggu, 05 November 2023 | 12:34 WIB

Google Siapkan Teknologi Bikin Earbud ANC Mampu Pantau Detak Jantung

Google Siapkan Teknologi Bikin Earbud ANC Mampu Pantau Detak Jantung

Tekno | Kamis, 02 November 2023 | 07:56 WIB

Ada Pemain Timnas Indonesia U-17 Periksa Jantung di RS Cibubur, Siapa dan Ada Masalah Apa?

Ada Pemain Timnas Indonesia U-17 Periksa Jantung di RS Cibubur, Siapa dan Ada Masalah Apa?

Bola | Rabu, 01 November 2023 | 10:31 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB