Tak Semua Aman Dikonsumsi, Pakar Gizi Ungkap Lemak yang Baik bagi Tubuh, Apa Saja?

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 16 November 2023 | 09:24 WIB
Tak Semua Aman Dikonsumsi, Pakar Gizi Ungkap Lemak yang Baik bagi Tubuh, Apa Saja?
Ilustrasi makanan yang mengandung lemak baik. (Shutterstock)

Suara.com - Pedoman gizi seimbang menganjurkan untuk mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung makronutrien dan mikronutrien seperti karbohidrat, serat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Namun perlu Anda ketahui bahwa kandungan lemak yang diperlukan oleh tubuh juga ada batasannya. Ya, tidak semua lemak aman bagi tubuh. Lemak yang diperlukan oleh tubuh adalah tentu saja lemak sehat. Lantas, lemak seperi apa yang sehat bagi tubuh?

Menanggapi hal tersebut Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, menjelaskan bahwa lemak berfungsi sebagai sumber energi cadangan, perlindungan organ, menjaga suhu tubuh, membantu penyerapan vitamin larut lemak (vitamin A, D, E, K), pembentukan membran sel, dan mendukung produksi hormon.

Oleh karena itu, tubuh kita masih memerlukan sedikit lemak. Lemak baik dikenal dengan lemak tidak jenuh tunggal dan ganda, sedangkan lemak jahat dikenal dengan lemak jenuh dan lemak trans.

Lemak baik bekerja untuk menjaga pembuluh darah agar tetap bersih, membantu menghasilkan kolestrol baik (HDL) dan bergerak di sekitar tubuh sekaligus mengurangi kadar kolestrol jahat (LDL), serta dapat menurunkan inflamasi dan kolestrol tubuh.

Bahan makanan sumber lemak alami terdapat pada minyak zaitun, minyak jagung, minyak canola, minyak biji bunga matahari, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, serta pada ikan yang mengandung omega-3 tinggi (salmon, herring fish, kembung, tuna, sarden).

Meskipun lemak baik yang terkandung dalam sumber alami ini tergolong sehat, namun konsumsinya tetap harus dibatasi. Sedangkan lemak jahat yang dikonsumsi oleh tubuh bekerja dalam hal peningkatan kolestrol jahat (HDL) dan dapat mengurangi kolestrol baik (LDL) di tubuh.

Ada banyak efek kesehatan yang dapat ditimbulkan dari mengkonsumsi lemak trans dalam jumlah banyak seperti terkena penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2. Tanpa disadari, timbunan lemak trans dalam tubuh juga dapat menghambat sistem kerja otak.

Pakar Gizi, dr. Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K (berdiri) bersama Celebrity chef, Nicky Tirta dan Brand Manager Food Category PT Bina Karya Prima, Roland Octasilva Layandi di acara Talk Show Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2023. (Foto: Istimewa)
Pakar Gizi, dr. Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K (berdiri) bersama Celebrity chef, Nicky Tirta dan Brand Manager Food Category PT Bina Karya Prima, Roland Octasilva Layandi di acara Talk Show Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2023. 

Orang yang banyak mengonsumsi lemak trans berpotensi tinggi untuk terkena penyakit alzheimer atau pikun. Dalam kata lain, lemak trans akan membuat volume otak menjadi rendah, Menurut World Health Organization (WHO) batasan maksimal lemak jenuh adalah 10% dan lemak trans 1% dari total kebutuhan kalori per hari.

Lemak trans terbentuk ketika minyak cair diubah menjadi lemak padat. Selama proses yang disebut hidrogenasi ini, hidrogen akan ditambahkan ke minyak nabati untuk meningkatkan umur simpan dan stabilitas rasa makanan. Biasanya proses ini banyak ditemui pada proses pembuatan margarin.

Dalam memilih produk margarin yang berkualitas, pilihlah margarin yang memiliki label 0% trans fat di informasi nilai gizi. Pastikan juga bahwa proses pembuatan margarin tersebut tidak menggunakan proses hidrogenasi.

Pada 2020 bahkan Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat telah melarang penggunaan minyak yang terhidrogenasi sebagian, yang merupakan sumber utama lemak trans buatan, untuk digunakan dalam makanan yang dibuat ataupun dijual.

Celebrity chef, Nicky Tirta menjelaskan keseharian rutin yang dilakukannya demi menjaga kesehatan yaitu mengonsumsi makanan yang tinggi protein, rendah kalori, berserat, dan juga mengonsumsi lemak baik.

Untuk mendapatkan lemak baik, Nicky Tirta mendapatkannya dari alpukat, daging, sampai margarin yang bebas lemak trans. Nicky Tirta juga mengatur jadwal makan yang sesuai untuk menjaga berat badan dan metabolisme.

Selain menjaga makanan, Nicky Tirta juga mengimbanginya dengan olahraga teratur seperti nge-gym, thai boxing atau badminton. Tak hanya itu, Nicky Tirta turut memasak makanan sehat yaitu Tahu Ikan. Ikan juga diketahui memiliki banyak kandungan lemak baik di dalamnya dan  tahu sebagai sumber protein.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Rekomendasi Minuman Fiber, Tinggi Serat Andalan Pejuang Diet

7 Rekomendasi Minuman Fiber, Tinggi Serat Andalan Pejuang Diet

Lifestyle | Jum'at, 22 September 2023 | 15:12 WIB

Awkarin Ungkap Mau Lakukan Sedot Lemak, Kirain Cuma Buat Orang Obesitas?

Awkarin Ungkap Mau Lakukan Sedot Lemak, Kirain Cuma Buat Orang Obesitas?

Lifestyle | Rabu, 16 Agustus 2023 | 07:50 WIB

Awkarin Pose Hot Pakai Bikini Semangat Hempas Perut Gembil, Bagaimana Prosedur Sedot Lemak?

Awkarin Pose Hot Pakai Bikini Semangat Hempas Perut Gembil, Bagaimana Prosedur Sedot Lemak?

Lifestyle | Selasa, 15 Agustus 2023 | 14:43 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB