Covid-19 Naik Lagi, Ini Rekomendasi 4 Alat Tes Antigen Mandiri di Rumah

Rabu, 13 Desember 2023 | 14:05 WIB
Covid-19 Naik Lagi, Ini Rekomendasi 4 Alat Tes Antigen Mandiri di Rumah
Petugas kesehatan melakukan tes antigen / swab PCR kepada warga di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (31/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Melonjaknya kasus Covid-19 di Tanah Air, pemerintah memperbolehkan masyarakat lakukan tes antigen mandiri tanpa bantuan tenaga kesehatan. Alat antigennya ada yang lokal juga loh.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama menjelaskan aturan tes Covid-19 mandiri di rumah tertuang di Permenkes 23/2023 halaman 14 Nomor 15.

"Dalam rangka deteksi dini Covid-19, masyarakat dapat melakukan tes antigen mandiri tanpa bantuan tenaga kesehatan baik saat pengambilan spesimen hingga pembacaan hasil tes," ujar ngabila melalui pesan singkat kepada suara.com, Rabu (13/12/2023).

Berikut ini daftar alat antigen yang bisa digunakan untuk tes Covid-19 mandiri yang sudah tercatat di Kementerian Kesehatan (Kemenkes):

1. Juvara

Alat antigen Juvara SARS CoV 2 ini merupakan produk dalam negeri alias AKD, berupa Antigen Rapid Test Kit Nasal Specimen, dengan nomor 20303220250 dan diproduksi PT. Jayatunggal Sekarmulia.

2. Fastclear Q

Alat tes Covid-19 ini juga termasuk produk dalam negeri, dengan nomor AKD 20303122391. Fastclear Q Covid-19 Ag Nasal ini merupakan buatan PT Standard Biosensor Healthcare.

3. BPRO Covid-19

Baca Juga: Terjadi 271 Kasus Positif Covid-19 Dalam Sepekan, Dua Pasien Meninggal Dunia di Bulan Desember

BPRO Covid-19 Ag Rapid Diagnostic Test (NASAL) juga produk buatan dalam negeri, dengan nomor AKD 20303220133 dan merupakan produksi PT. Prodia Diganostic Line.

4. Pabio Covid-19 Ag Self Test

Berbeda dengan 3 alat tes Covid-19 mandiri di atas yang merupakan buatan lokal, alat ini merupakan produk impor dengan nomor AKL 20303321080.

Vaksinasi Covid-19 Dosis 4 Cuma 10 Persen

Menurut dr. Ngabila, per Desember 2023 di DKI Jakarta masyarakat yang mendapat vaksinasi dosis Covid-19 dosis ke-4 baru mencapai 10 persen dari 8,4 juta target pemberian vaksin usia 18 tahun ke atas.

"Kami menghimbau masyarakat segera melengkapi vaksinasi. Padahal prinsip vaksinasi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," papar Ngabila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI