Menkes Ungkap Teknologi Deteksi Kanker Sejak Dini, Agar Dapat Penanganan Tepat Sebelum Parah

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Kamis, 01 Februari 2024 | 15:54 WIB
Menkes Ungkap Teknologi Deteksi Kanker Sejak Dini, Agar Dapat Penanganan Tepat Sebelum Parah
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Kanker masih menjadi salah satu penyakit yang memakan banyak korban jiwa. Hal ini karena para penderita kanker baru mengetahui penyakitnya itu saat kondisinya sudah pada stadium akhir.

Padahal Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dengan teknologi yang berkembang saat ini, jika kanker sudah terdeteksi saat stadium awal, peluang kesembuhannya jauh lebih tinggi. Namun, yang jadi permasalahan di Indonesia, para pasien terlambat melakukan pemeriksaan sehingga saat diperiksa stadiumnya sudah tinggi.

“Kanker itu harus bisa deteksi dini sesegera mungkin karena dengan teknologi yang ada sekarang saat stadium satu itu berkemungkinan untuk sembuh. Tapi biasanya di Indonesia itu diagnosanya terlambat sehingga sudah tinggi stadiumnya,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam cara Groundbreaking Fasilitas Produksi Radioisotop dan Radiofarmaka bersama Kalbe, Kamis (1/2/2024).

Terkait pengobatan kanker sendiri, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, adanya pemeriksaan Positron Emission Tomography and Computed Tomography Scanning (PET/CT-Scan) menjadi andalan untuk penanganan untuk mendeteksi kanker.

PET/CT-Scan ini merupakan alat yang menggunakan bahan baku radiofarmaka yang diproduksi dari siklotron. Nantinya, alat ini akan membantu deteksi dini kanker pada seseorang, penyebarannya, serta penanganan yang tepat untuk pasien.

“Sekarang itu bisa dideteksi penyebarannya kemana, pengobatannya apa dan jauh lebih presisi. Nah Itu sebabnya butuh alat yang disebut nama PET’CT-Scan,” ungkap Budi Gunadi Sadikin.

Namun, hal ini juga masih mengalami kendala karena di Indonesia baru ada 3 yang memiliki siklotron untuk menghasilkan radiofarmaka. 3 Lokasi yang memiliki siklotron ini di antaranya RS Kanker Dharmais, Kalbe, dan Rumah Sakit Gading Pluit (GICC).

Sementara itu, Kemenkes merencanakan 2-3 tahun ke depan sudah ada 21 titik rumah sakit yang menyediakan layanan PET/CT-Scan di seluruh Indonesia. Pasalnya, adanya hal ini akan sangat membantu mengatasi masalah kanker di Indonesia.

“Ini yang sebenarnya harus diproduksi lebih banyak. Kalau deteksi dirinya ketahuan stadium 1, dengan teknologi sekarang itu 90 bisa survive. Tapi kalau udah stadium 3 atau 4 itu 90 persen fatal atau meninggal. Kalaupun dia stadium satu biaya perawatannya juga akan jauh lebih murah dibandingkan stadium 3. Oleh sebab itu deteksi ini sangat penting sekali salah satunya yaitu dengan menggunakan PET/CT-Scan,” jelasnya.

Di sisi lain, PT Kalbe Farma Tbk melalui anak usaha PT Global Onkolab Farma (GOF), juga menyediakan siklotron untuk memproduksi radiofarmaka yang bisa digunakan untuk PET/CT-Scan.

Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius mengatakan, adanya siklotron ini menjadi kontribusi pihaknya untuk membangun sistem kesehatan kanker yang jauh lebih baik, termasuk deteksi dini.

“Kita siapkan fasilitas siklotron itu supaya kita siap dalam tempo setahun ini dan bisa dimanfaatkan untuk penanganan kanker sampai kepada deteksi dini. Jadi siap membangun sistem edukasi supaya deteksi dini bisa dilakukan secepat mungkin dan kita bisa lebih sehat kedepannya,” jelas Vidjongtius.


Bukan hanya kanker, radiofarmaka yang dihasilkan siklotron ini juga diharapkan dapat digunakan pada penyakit lainnya selain kanker, di antaranya jantung, neurologi, alzheimer, gangguan psikiatri atau mental, serta di bidang-bidang lain di dunia kedokteran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng Perusahaan Global, Etana Mau Produksi Obat Imunoterapi Kanker yang Murah

Gandeng Perusahaan Global, Etana Mau Produksi Obat Imunoterapi Kanker yang Murah

Bisnis | Rabu, 31 Januari 2024 | 06:28 WIB

Kurusan dan Kondisinya Bikin Cemas Saat Manggung, Vidi Aldiano Didoakan Lekas Sembuh

Kurusan dan Kondisinya Bikin Cemas Saat Manggung, Vidi Aldiano Didoakan Lekas Sembuh

Entertainment | Minggu, 28 Januari 2024 | 13:32 WIB

Vidi Aldiano Senang Ditemani Istri Jalani Pengobatan Kanker, Intip Potret Kebersamaannya dengan Sheila Dara

Vidi Aldiano Senang Ditemani Istri Jalani Pengobatan Kanker, Intip Potret Kebersamaannya dengan Sheila Dara

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:35 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB