Atasi Anyang-anyangan Hingga Miss V Kendur dengan Laser, Cara Kerjanya Bagaimana?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 14 Maret 2024 | 19:55 WIB
Atasi Anyang-anyangan Hingga Miss V Kendur dengan Laser, Cara Kerjanya Bagaimana?
Ilustrasi anyang-anyangan, Miss V kendur, vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak perawatan kecantikan yang bisa dijadikan ajang self love atau mencintai diri sendiri. Salah satunya adalah perawatan area organ intim yang bisa ditempuh melalui tindakan vaginal laser atau laser vagina yang digadang-gadang bisa mengatasi anyang-anyangan.

Dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Himpunan Uroginekologi Indonesia (PIT HUGI) 2024 di Padang pada Februari 2024 lalu Dr. dr. Fernandi Moegni, Sp.O.G., Subsp memaparkan kondisi masalah kewanitaan Stress Urinary Incontinence (SUI) dan Genitourinary Syndrome of Menopause (GSM) bisa dibantu dengan memperbaiki kolagen di area kewanitaan yang bisa dicapai melalui laser vagina CO2.

SUI alias anyang-anyangan yaitu kondisi inkontinensia urine yang terjadi akibat lemahnya otot kandung kemih sehingga tidak mampu menahan urine ketika perut atau kandung kemih mendapatkan tekanan, seperti saat batuk, bersin, tertawa, atau mengangkat beban berat.

Perawatan Laser Vagina untuk atasi anyang-anyangan hingga Miss V kendur. (Dini/Suara.com)
Perawatan Laser Vagina untuk atasi anyang-anyangan hingga Miss V kendur. (Dini/Suara.com)

Sedangkan GSM atau yang lebih dikenal Vulvar and Vaginal Atrophy (VVA) adalah penipisan, pengeringan, dan pembengkakan dinding vagina selama menopause.

"Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Laser Vagina CO2 mampu memberikan perbaikan terhadap kolagen dan juga menstimulasi pembentukkan lapisannya juga," ujar Dr. Fernadi selaku dokter Obgyn subspesialis Uroginekologi dan rekonstruksi melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (14/3/2024).

Dokter yang berpraktik RS YPK Mandiri dan Klinik Moegni dan kerap menggunakan Femilift mesin Microablative Fractional CO2 Laser atau laser vagina ini mengaku kerap mendapat pertanyaan dari pasien yang mengeluh masalah kewanitaan, yakni terkait waktu yang tepat untuk laser vagina setelah melahirkan.

"Penanganan ini dapat dilaksanakan ketika proses penyembuhan dari masa pasca bersalin telah selesai, sehingga ketika dilakukan terapi ibu sudah dalam keadaan yang prima," ujar lelaki yang juga menjabat sebagai Asisten Profesor Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Vagina kendur terjadi karena berkurangnya kekencangan struktur jaringan penyokong atau melemahnya otot-otot sekitar vagina, yang disebabkan oleh kurangnya kolagen. Masalah ini biasanya bisa mengurangi kenikmatan hubungan seksual dengan pasangan, dan digadang-gadang bisa diatasi dengan laser vagina.

Tindakan laser vagina dilakukan dengan cara dokter akan menembakkan laser penghasil panas ke jaringan di sekitar miss v, yang kemudian merangsang pembentukan kolagen baru.

Adanya kolagen baru ini akhirnya mengencangkan kembali vagina yang kendur. Setiap tembakan laser ke miss v biasanya tidak akan terasa sakit, hanya seperti getaran hangat. Apalagi mengingat teknologi dan mesin laser vagina sudah berkembang pesat, sehingga minim sakit dan efek samping.

Ilustrasi anyang-anyangan. (Elements Envato)
Ilustrasi anyang-anyangan. (Elements Envato)

Di sisi lain President Direktur PT Regenesis, Ir Emmy Noviawati laser vagina bisa dijadikan sebagai salah satu kegiatan self love, mengingat manfaat sangat beragam mulai dari indikasi wanita dengan gangguan inkontinensia urin atau kencing tidak dapat ditahan keluar, dispareunia atau hubungan seks yang menyakitkan hingga vaginitis atrofi yaityy peradangan vagina karena tipis kekurangan hormon.

"Bisa juga untuk masalah wanita pasca melahirkan mengalami kelemahan vagina setelah melahirkan, wanita yang menginginkan aktivitas seksual yang lebih baik untuk menjaga keharmonisan rumah tangga ataupun penyintas kanker payudara yang tidak dapat diobati dengan pengobatan hormon, yang menjadikannya sebagai terapi dari salah satu indikasi di atas," ujar Emmy.

Sadar masih banyak masyarakat yang takut melakukan tindakan laser vagina, namun mesin untuk perawatan tersebut seperti Femilift kredibilitasnya sudah diteliti para guru besar Divisi Uroginekologi Rekonstruksi Estetik Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia atau RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan diterbitkan di Indonesian Journal of Obstetrics and Gynoecology.

Adapun alat laser vagina bekerja dengan cara kemampuan memancarkan gelombang yang paling panjang 10,600 nm, dimana memberikan efek penetrasi yang jauh lebih dalam sehingga efektivitas dan juga efisiensi terapi menjadi lebih tinggi, namun tetap terjaga keamanannya dengan teknik microablative.

"Dengan kata lain teknologi paten pixelated Co2 Fractional memberikan pemaparan energy yang sangat maksimal ketika masuk ke dalam kulit atau dinding dalam vagina dan memberikan profil keamanan yang baik," pungkas Emmy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miss V Sering Gatal Bisa Bikin Susah Hamil? Dokter Kandungan Beri Penjelasan

Miss V Sering Gatal Bisa Bikin Susah Hamil? Dokter Kandungan Beri Penjelasan

Lifestyle | Rabu, 13 Maret 2024 | 02:15 WIB

Atasi Permasalahan Seksual Wanita, Ini 6 Perawatan Miss V yang Patut Dicoba: Dari Suntik G-Spot Hingga Peremajaan!

Atasi Permasalahan Seksual Wanita, Ini 6 Perawatan Miss V yang Patut Dicoba: Dari Suntik G-Spot Hingga Peremajaan!

Lifestyle | Senin, 12 Februari 2024 | 21:10 WIB

Amankah Mencerahkan Area MIss V yang Hitam? Dokter Kulit Bilang Begini

Amankah Mencerahkan Area MIss V yang Hitam? Dokter Kulit Bilang Begini

Lifestyle | Kamis, 07 Desember 2023 | 16:06 WIB

Terkini

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB