Penderita Tuberkulosis Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kenapa

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 26 Maret 2024 | 15:02 WIB
Penderita Tuberkulosis Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kenapa
Ilustrasi seorang batuk dan bersin sebagai gejala Tuberkulosis. (Foto oleh Edward Jenner dari Pexels)

Suara.com - Selama ini penyakit tuberkulosis seringkali dikaitkan dengan penyakit lain terkait pernapasan, atau fisik lainnya. Namun, menurut dr. Ahmad Fuady M.Sc PhD, seorang peneliti tuberkulosis dan akademisi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, penderita tuberkulosis (TBC) memiliki risiko tinggi mengalami gangguan kesehatan mental karena sering kali diasingkan dari lingkungan mereka.

"Dalam kondisi TBC, terutama yang resisten terhadap obat, masalah kesehatan mental masih menjadi isu yang serius. Bagaimana dengan pekerjaan mereka? Bagaimana jika mereka kehilangan teman, dipecat dari pekerjaan, atau ditinggal pasangan mereka. Mereka membutuhkan dukungan psikologis," ungkap Ahmad dalam sebuah konferensi pers yang diadakan oleh Stop TB Partnership Indonesia (STPI) di Jakarta pada hari Senin.

Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ahmad mengungkapkan bahwa menurut penelitian yang pernah ia lakukan di tujuh provinsi di Indonesia, sekitar 61 persen dari individu yang menderita TBC mengalami stigmatisasi, sementara 31 persen di antaranya mengalami depresi.

Untuk mengukur tingkat depresi pada pasien TBC, diperhatikan bagaimana stigmatisasi yang mereka terima dari masyarakat, kecemasan terhadap pekerjaan, reaksi keluarga, dan kualitas hidup pasca-diagnosa TBC.

Ahmad menekankan pentingnya intervensi dari berbagai pihak, baik secara individu maupun melalui komunitas penyintas TBC, untuk membangun sistem dukungan yang dapat mengurangi kecemasan bagi penderita TBC.

"Di Provinsi Depok dan Padang, kami menilai masalah kesehatan mental pada pasien yang baru didiagnosis TBC, baik yang sensitif maupun yang resisten terhadap obat. Jika ada masalah mental, kami melakukan skrining dan mengarahkan mereka ke sesi kelompok konseling," jelasnya.

Sesi konseling dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada penderita TBC untuk berbagi cerita dan saling mendukung satu sama lain, mengingat mereka memiliki pengalaman yang serupa.

Konseling juga dapat diberikan kepada keluarga yang mungkin menjauhkan anggota keluarga yang terkena TBC, agar mereka tetap diterima di lingkungan keluarga mereka.

Dukungan juga dapat diberikan di lingkungan kerja dengan memberikan hak-hak kepada penderita TBC saat mereka pergi ke pusat kesehatan. Ahmad menyarankan agar perusahaan tidak mengeluarkan karyawan yang terkena TBC, memberikan mereka kesempatan untuk berobat, dan tidak memotong gaji mereka saat izin berobat, setidaknya selama 2 bulan atau 2 minggu sampai pasien merasa lebih baik.

baca juga

Untuk pekerja yang berisiko terpapar silika di tempat kerja, Ahmad mendorong agar perusahaan menyediakan fasilitas skrining untuk mencegah TBC sejak dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Tuberkulosis Tidak Boleh Berhenti Minum Obat Sendiri Tanpa Arahan Dokter, Ini Bahayanya!

Pasien Tuberkulosis Tidak Boleh Berhenti Minum Obat Sendiri Tanpa Arahan Dokter, Ini Bahayanya!

Health | Selasa, 26 Maret 2024 | 10:31 WIB

Turunkan Kasus TBC, Kemenkes Fokus Ungkap Manfaat Integrasi dengan Penanganan Stunting

Turunkan Kasus TBC, Kemenkes Fokus Ungkap Manfaat Integrasi dengan Penanganan Stunting

Health | Sabtu, 23 Maret 2024 | 18:55 WIB

Ulasan Guilty oleh Taemin: Musik Video Creepy dan Dark tentang Kesehatan Mental

Ulasan Guilty oleh Taemin: Musik Video Creepy dan Dark tentang Kesehatan Mental

Your Say | Minggu, 10 Maret 2024 | 08:03 WIB

Terkini

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:19 WIB

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×