Musim Pancaroba Bikin Imunitas Menurun, Ini Cara Tetap Sehat Menurut Pakar Kesehatan

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 30 Maret 2024 | 17:09 WIB
Musim Pancaroba Bikin Imunitas Menurun, Ini Cara Tetap Sehat Menurut Pakar Kesehatan
Ilustrasi memakai masker. (pexels/AnnaShvets)

Suara.com - Praktisi kesehatan kesehatan masyarakat, Ngabila Salama, mengingatkan bahwa saat ini Indonesia memasuki musim pancaroba, yakni peralihan musim hujan ke musim kemarau.

Ngabila mengatakan bahwa pancaroba membuat imunitas manusia cenderung menurun. Ditambah, faktor kelembapan yang tinggi karena musim hujan membuat kuman seperti virus, bakteri, hingga jamur mudah masuk ke tubuh manusia.

Itu sebabnya, sangat penting untuk menjaga pola hidup sehat di musim pancaroba ini. Terlebih, saat ini juga bersamaan dengan puasa Ramadan.

"80 hingga 90 persen infeksi pernapasan pada anak dan dewasa disebabkan oleh virus, terbanyak Respiratory Syncytial Virus (RSV), influenza, flu Singapura atau hand mouth foot disease (HMFD), hingga COVID-19," papar Ngabila melalui keterangan yang diterima suara.com.

Tidak hanya itu, ada juga adenovirus, rinovirus, parainfluenzae, campak, rubella, gondongan, cikungunya, DBD, dan lain-lain. Ada juga bakteri seperti mycoplasma pneumonia, dan lain-lain.

Ngabila kemudian memberi beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan dan mencegah sakit saat pancaroba di bulan Ramadan ini. Berikut tipsnya:

1. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dikencangkan

Diimbau untuk memakai masker di keramaian, terutama mereka yang sedang sakit. Kemudian, rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga ventilasi udara, hindari asap rokok.

"Intinya PHBS adalah 3M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Dapat mencegah penyakit menular saluran nafas dan pencernaan," jelas Ngabila.

2. Imunisasi rutin lengkap pada anak

Ada 15 imunisasi gratis dari pemerintah untuk anak sampai dewasa yang bisa dimanfaatkan, vaksin Covid-19 usia 18 tahun ke atas gratis di puskesmas dan RSUD terdekat atau berbayar di klinik atau RS terdekat.

"Juga anjuran vaksin influenza berbayar mandiri utk usia 6 bulan ke atas terutama kelompok rentan: balita, lansia, ibu menyusui, ibu hamil, tenaga kesehatan," papar Ngabila.

3. Terapkan pola CERDIK dan CERIA setiap hari

Untuk mencegah kematian, kuncinya deteksi dini agar tidak jatuh sakit. Jika keluhan 2x24 jam tidak membaik, segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk diobati, pemeriksaan antigen dan PCR COVID-19 gratis di puskesmas untuk semua yang bergejala.

"Jika ada indikasi pemeriksaan jenis kuman, dokter akan dilakukan PCR multiplex atau panel virus untuk mendeteksi beberapa jenis virus dan bakteri termasuk Mycoplasma agar terapi lebih spesifik sesuai jenis kuman penyebab," jelas Ngabila.

Adapun pemeriksaan swab rapid test antigen, saat ini sudah tersedia untuk mendeteksi cepat Covid-19 dan influenza. Ditambah pemeriksaan darah dan NS1 DBD gratis 7x24 jam di Puskesmas kecamatan DKI Jakarta

"Tidak menutup kemungkinan orang karena kondisi imunitas yang buruk bisa terkena infeksi dua atau lebih jenis virus dan bakteri lainnya," pungkas Ngabila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Harus Tahu! 5 Tips Sehat Memilih Jajanan untuk Anak di Sekolah

Orangtua Harus Tahu! 5 Tips Sehat Memilih Jajanan untuk Anak di Sekolah

Your Say | Kamis, 10 Agustus 2023 | 16:59 WIB

Angka Klaim Penyakit ISPA Meningkat, Berikut Tips Sehat di Tengah Kualitas Udara yang Memburuk

Angka Klaim Penyakit ISPA Meningkat, Berikut Tips Sehat di Tengah Kualitas Udara yang Memburuk

Health | Jum'at, 16 Juni 2023 | 19:59 WIB

Identik Makanan Bersantan, Ini 5 Tips Sehat Menikmati Hidangan saat Lebaran

Identik Makanan Bersantan, Ini 5 Tips Sehat Menikmati Hidangan saat Lebaran

Your Say | Senin, 17 April 2023 | 08:38 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB