Tips Menjaga Penglihatan Anak dari Dampak Penggunaan Gadget yang Berlebihan

Vania Rossa

Senin, 10 Juni 2024 | 16:25 WIB
Tips Menjaga Penglihatan Anak dari Dampak Penggunaan Gadget yang Berlebihan
Tips Menjaga Penglihatan Anak. (dok. SATURDAYS Junior)

Suara.com - Di era digital ini, gadget, terutama ponsel, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, sebanyak 33,44% anak usia dini (0-5 tahun) dan 52,76% anak usia 5-6 tahun telah menggunakan ponsel. Namun, tahukah Anda, penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak buruk pada penglihatan anak?

Paparan layar gadget dalam waktu lama dapat menyebabkan mata lelah, penglihatan kabur, dan bahkan risiko miopi atau rabun jauh pada anak. Itu sebabnya, penting bagi orang tua untuk mengetahui tips menjaga penglihatan anak dari dampak penggunaan gadget yang berlebihan.

Yuk, lindungi penglihatan anak dengan beberapa tips berikut yang bisa diterapkan orang tua di rumah:

1. Batasi Waktu Penggunaan Gadget

Langkah pertama dan paling penting adalah membatasi waktu penggunaan gadget untuk anak. American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan waktu maksimal 1 jam per hari untuk anak usia 2-5 tahun dan 2 jam per hari untuk anak usia 6-18 tahun.

2. Terapkan Aturan 20-20-20

Aturan 20-20-20 adalah cara sederhana untuk membantu merilekskan otot-otot mata saat menggunakan gadget. Ajarkan anak untuk melihat objek yang berjarak 20 kaki (6 meter) selama 20 detik setiap 20 menit sekali saat menggunakan gadget.

3. Pastikan Jarak Pandang Layar Tepat

Posisi dan jarak pandang layar gadget juga perlu diperhatikan. Pastikan anak melihat layar dengan jarak minimal 30 cm dan posisikan layar sedikit lebih rendah dari mata. Hindari anak menggunakan gadget sambil berbaring atau dalam posisi yang tidak ergonomis.

4. Atur Kecerahan Layar

Kecerahan layar yang terlalu terang atau terlalu redup dapat melelahkan mata. Sesuaikan kecerahan layar dengan kondisi pencahayaan di sekitar. Gunakan pengaturan "night mode" jika memungkinkan untuk mengurangi paparan sinar biru yang dapat mengganggu tidur anak.

5. Berikan Istirahat Mata yang Cukup

Selain menerapkan aturan 20-20-20, pastikan anak mendapatkan istirahat mata yang cukup. Ajak anak untuk melakukan aktivitas yang tidak melibatkan layar gadget, seperti bermain di luar ruangan, membaca buku, atau berolahraga, minimal 30 menit setiap hari.

6. Periksa Kesehatan Mata Anak Secara Rutin

Bawa anak ke dokter mata untuk pemeriksaan kesehatan mata secara rutin, minimal sekali setahun. Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi dini masalah penglihatan pada anak dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Mengurangi Ketergantungan terhadap Gadget, Sudah Menerapkan?

5 Cara Mengurangi Ketergantungan terhadap Gadget, Sudah Menerapkan?

Your Say | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 11:21 WIB

Deteksi Dini Adiktif Gadget pada Anak, Waspadai Penggunaannya

Deteksi Dini Adiktif Gadget pada Anak, Waspadai Penggunaannya

Tekno | Minggu, 18 September 2022 | 09:27 WIB

4 Inspirasi Menerapkan Self-Love, Salah Satunya Batasi Penggunaan Gadget!

4 Inspirasi Menerapkan Self-Love, Salah Satunya Batasi Penggunaan Gadget!

Your Say | Jum'at, 17 Juni 2022 | 13:44 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB