Cegah Polusi di Dalam Rumah, Jangan Lupa Buka Jendela Secara Teratur

Vania Rossa | Fajar Ramadhan | Suara.com

Sabtu, 06 Juli 2024 | 08:27 WIB
Cegah Polusi di Dalam Rumah, Jangan Lupa Buka Jendela Secara Teratur
Membuka jendela, salah satu cara alami agar rumah bebas virus. (Shutterstock)

Suara.com - Kualitas udara Jakarta kian memburuk, hingga menjadi kota dengan kualitas udara kelima terburuk di dunia dengan kategori tidak sehat. 

Polusi udara tidak hanya mengancam di luar ruangan, tapi juga di dalam ruangan. Kondisi ini dapat terjadi karena udara kotor masuk melalui ventilasi maupun jendela di rumah.

Untuk mencegah masuknya polusi udara ke dalam ruangan, Ketua Umum PB IDI Dr. dr. Moh Adib Khumaidi Sp.Ot menyarankan untuk mengatur waktu membuka jendela di rumah atau ruangan.

Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa waktu terbaik membuka jendela adalah saat pagi hari, ketika udara masih bersih sehingga sirkulasi yang dihasilkan akan jauh lebih baik dan berdampak lebih sehat bagi tubuh. Namun, dr Adib tidak menyarankan membuka jendela pada siang sampai sore hari lantaran tingkat polusinya cukup tinggi di waktu tersebut.

“Udara yang bagus ada di waktu-waktu tertentu. Kalau sudah mulai siang, itu risiko polusi. Bukalah di waktu saat pagi. Karena pada saat pagi itulah yang bagus. Yang udara dari siang sore itu, akan turun sehingga kurang bagus,” jelas dr. Adib saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

“Dan udara paling pagi itu yang paling minim risiko untuk kemudian polusinya tadi. Dari jam berapa sampai jam berapa? Pada sebelum aktivitas ya, jadi mulai subuh sampai sekitar jam 7. Itu saya kira menjadi satu hal yang perlu disamakan. Sehingga sirkulasinya akan bagus dan udara pada saat itu bagus,” sambungnya.

Meski demikian, ancaman polusi dalam ruangan tidak hanya berasal dari luar. Berbagai aktivitas di dalam rumah serta jendela yang tidak pernah dibuka juga bisa jadi penyebabnya.

Untuk itu, ia pun menyarankan agar jendela di rumah sering-sering dibuka agar sirkulasinya tetap terjaga. Hal ini akan mencegah bakteri dan virus berkembang biak dan mencegah kelembapan jadi tinggi. 

“Sirkulasinya jelek, maka kemungkinan besar dan bisa dipastikan tingkat kelembapannya pun juga tinggi. Virus, kuman, itu paling senang kalau dia ada di dalam satu tingkat kelembaban tinggi, itulah mengapa saat kelembapan udara tinggi rawan sebabkan penyakit,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polusi Udara Kian Memburuk, Sumber Utamanya Bakal Dicari

Polusi Udara Kian Memburuk, Sumber Utamanya Bakal Dicari

Bisnis | Jum'at, 05 Juli 2024 | 17:47 WIB

Waspada! Kualitas Udara Jakarta Jumat Ini Tidak Sehat, Warga di Daerah Ini Wajib Pakai Masker

Waspada! Kualitas Udara Jakarta Jumat Ini Tidak Sehat, Warga di Daerah Ini Wajib Pakai Masker

News | Jum'at, 05 Juli 2024 | 07:21 WIB

Lindungi Keluarga dari Polusi, Ini Tips Jaga Kebersihan Udara di Rumah

Lindungi Keluarga dari Polusi, Ini Tips Jaga Kebersihan Udara di Rumah

Health | Jum'at, 05 Juli 2024 | 06:23 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB