Menjaga Semangat Juang Si Kecil: Cara Sederhana Dukung Anak Pejuang Kanker untuk Tetap Ceria

Rabu, 10 Juli 2024 | 09:59 WIB
Menjaga Semangat Juang Si Kecil: Cara Sederhana Dukung Anak Pejuang Kanker untuk Tetap Ceria
Kenali jenis kanker yang sering menyerang anak. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi anak-anak pejuang kanker, mungkin dalam rutinitas sehari-hari biasanya dikaitkan dengan pengobatan yang dijalankan. Hal ini terkadang yang membuat orang tua lupa kalau anak-anak tersebut sebenarnya juga membutuhkan kegiatan bermain dan teman.

Pasalnya, berbagai rutinitas pengobatannya itu membuat mereka memiliki waktu terbatas. Ketua Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, Tyas Amalia mengatakan, hal ini yang membuat anak para pejuang kanker merasa tidak punya sarana untuk bercerita

“Karena kegiatan terbatas itu anak jadi cepat bete, karena sebenarnya anak butuh teman apalagi di usia anak mereka berharap bisa dapat teman di rumah di sekolah tapi sekarang jadi terbatas jadi mereka enggak punya sarana cerita untuk bermain bersama sharing mengasah skill sosial juga,” kata Tyas saat diwawancarai Suara.com, ditulis Rabu (10/7/2024).

Simbol Pita Peduli Kanker Anak (Getty Image)
Simbol Pita Peduli Kanker Anak (Getty Image)

Kondisi kehidupan sosial anak pejuang kanker yang terbatas ini tanpa disadari berdampak pada sifat anak. Tidak sedikit anak pejuang kanker justru menjadi tertutup dan introvert. Padahal, di usia anak-anak sendiri perkembangan dan kebutuhan sosial menjadi hal yang dibutuhkan mereka.

“Jadi terbatas itu yang sebenarnya menyebabkan mereka menjadi lebih cenderung introvert atau tertutup. Sementara itu ngomongin kebutuhannya yang memang wajar di usia perkembangan anak untuk bermain dan bersosialisasi,” sambung Tyas.

Oleh sebab itu, anak pejuang kanker ini sendiri juga perlu dukungan untuk melakukan berbagai kegiatan seperti bermain dengan teman-temannya. Tyas mengatakan, hal ini akan berdampak positif bagi kesehatan mental anak.

Bukan hanya itu, bahkan, jika anak mendapatkan dukungan dari sisi sosial, secara tidak langsung ini akan berdampak pada kesehatan fisik. Hal ini karena anak menjadi merasa bersemangat untuk menjadi pengobatan medis yang membuat berdampak pada penyembuhan kankernya.

“Terbukti dari anak -anaknya happy saat datang ke rumah sakit itu proses pengobatannya jadi lebih cepat prosesnya kaya misalkan diambil darah. Tapi kalau anaknya lagi bad mood itu jadi agak sulit sample itu contohnya. Jadi kita menjaga psikososialnya sehingga treatment yang diberikan dokter jadi lebih efektif,” jelas Tyas.

Orang tua juga melihat perkembangan anak saat itu. Misalnya, anak sedang menyukai suatu hal, orang tua dapat memberikan media untuk mendukung psikososial dari anak pejuang kanker.

Baca Juga: Belajar Melalui Bermain, Cara Menyenangkan untuk Membentuk Masa Depan Anak

“Orang tua harus melihat perkembangan anak, misalnya anak sedang gemar belajar membaca, nah kalau di kami (Yayasan Pita Kuning) nantinya akan memberikan media untuk bisa anaknya menggunakan misalnya media ABC, untuk stimulus dan bekal psikososial anak. Bisa juga berupa mainan, jadi kita kasih gitu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI