Penyebab Kram Otot Tiba-Tiba Saat Tidur, Ini Cara Mengatasinya

Riki Chandra

Kamis, 31 Oktober 2024 | 19:00 WIB
Penyebab Kram Otot Tiba-Tiba Saat Tidur, Ini Cara Mengatasinya
Ilustrasi kram otot kaki. [Dok.Antara]

Suara.com - Kram otot yang tiba-tiba muncul saat tidur tentu sangat mengganggu. Bukan hanya setelah melakukan aktivitas berat, kram otot juga dapat terjadi tanpa disangka saat beristirahat, menyentak dan menimbulkan rasa nyeri pada betis atau kaki.

Kram semacam ini cukup umum. Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLoS One pada Juni 2017, sekitar 30 persen orang dewasa mengalami kram kaki pada malam hari setidaknya lima kali dalam sebulan.

Seorang konsultan bedah ortopedi di Woodlands Health, National Healthcare Group, Ang Mu Liang mengatakan, kram otot adalah kontraksi otot yang tiba-tiba dan tidak disengaja.

“Kram ini terjadi karena serat otot yang terlalu tereksitasi, sering kali dipicu oleh impuls saraf yang tidak teratur atau rendahnya kadar elektrolit seperti kalium, kalsium, atau magnesium yang diperlukan untuk kontraksi otot normal,” katanya, Kamis (31/10/2024).

Gangguan ini melibatkan neuron motorik bawah, yang mengirimkan impuls saraf dari sistem saraf pusat ke otot untuk memicu gerakan.

Seorang fisioterapis di Core Concepts, Ernie Goh, menyatakan bahwa kram otot dapat disebabkan oleh pelepasan saraf yang hiperaktif dan frekuensi tinggi pada neuron motorik bawah.

Selain itu, faktor usia berperan penting. Menurut doter Ang, seiring bertambahnya usia, massa otot sering kali menurun. Kemudian, kemampuan otot dalam merespons sinyal saraf juga berkurang, dan sirkulasi darah yang lebih buruk, penurunan fleksibilitas, serta hidrasi rendah turut meningkatkan risiko kram kaki pada malam hari.

Kendati demikian, fisioterapis senior di Rumah Sakit Umum Sengkang, Zachary Poon Qi Jing, mengemukakan bahwa penyebab pasti mengapa beberapa orang lebih rentan mengalami kram otot masih belum sepenuhnya dipahami.

Para ahli mengemukakan dua hipotesis utama mengenai penyebab kram kaki di malam hari, yaitu kelelahan otot dan ketidakseimbangan elektrolit.

Poon menjelaskan, mekanisme kram kaki di malam hari berbeda dengan kram otot yang muncul setelah beraktivitas di siang hari.

"Hipotesis utama untuk kram otot di malam hari adalah adanya transisi dari tidur gerakan mata cepat (REM) ke tidur non-REM," katanya.

"Selama tidur REM, tonus otot (ketegangan otot saat istirahat) menurun, dan ketika beralih ke fase tidur non-REM, tonus otot dapat meningkat tiba-tiba, menyebabkan kram," katanya.

Untuk mengatasi kram otot, Poon menyarankan agar segera melakukan peregangan otot yang kram ke arah berlawanan. Misalnya, jika kram terjadi pada betis yang membuat kaki seperti terjinjit, tarik kaki ke arah sebaliknya agar otot betis rileks.

Selain itu, mengisi kembali elektrolit tubuh dengan mengonsumsi makanan tinggi kalium seperti pisang atau minum minuman isotonik juga bisa membantu mencegah kram. Dr. Ang menambahkan bahwa penggunaan kompres panas di area yang kram dapat membantu melemaskan otot, sedangkan kompres dingin setelahnya dapat mengurangi rasa sakit.

Meskipun kram otot bisa terasa nyeri, Poon menekankan bahwa kondisi ini tidak menyebabkan kerusakan pada otot atau jaringan di sekitarnya. Sensasi nyeri, kesemutan, atau bahkan terbakar yang terasa setelah kram disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke area tersebut. (antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Kram Otot Pinggang Seperti yang Dialami Ferry Maryadi

Penyebab Kram Otot Pinggang Seperti yang Dialami Ferry Maryadi

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 11:46 WIB

Ferry Maryadi Teriak Kesakitan Akibat Kram Otot Pinggang, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Ferry Maryadi Teriak Kesakitan Akibat Kram Otot Pinggang, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Health | Minggu, 27 Oktober 2024 | 11:19 WIB

Tips Menjaga Kesehatan Agar Tidak Sakit di Akhir Ramadan

Tips Menjaga Kesehatan Agar Tidak Sakit di Akhir Ramadan

Religi | Kamis, 04 April 2024 | 15:13 WIB

5 Tips Untuk Cegah Kram Saat Berhubungan Seks: Minum Vitamin B Bisa Membantu

5 Tips Untuk Cegah Kram Saat Berhubungan Seks: Minum Vitamin B Bisa Membantu

Lifestyle | Senin, 18 September 2023 | 19:35 WIB

4 Tanda Lain dari Dehidrasi, Tidak Melulu Haus

4 Tanda Lain dari Dehidrasi, Tidak Melulu Haus

Health | Senin, 20 Juni 2022 | 14:13 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB