Tuberkulosis Bisa Serang Otak, Tulang, dan Kulit: Kenali Gejalanya untuk Berobat Gratis!

Agatha Vidya Nariswari, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 05 November 2024 | 20:31 WIB
Tuberkulosis Bisa Serang Otak, Tulang, dan Kulit: Kenali Gejalanya untuk Berobat Gratis!
Spesialis Paru dan Pernapasan Eka Hospital Bekasi, dr. Buti Ariani Arnur, Sp.P menjelaskan tentang penyakit tuberkulosis di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/20/2024) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Banyak orang mengira penyakit tuberkulosis alias TB hanya bisa menyerang paru-paru, padahal bakteri tersebut bisa menginfeksi organ tubuh lain seperti otak, tulang, hingga kulit.

Fakta ini dibenarkan Spesialis Paru dan Pernapasan Eka Hospital Bekasi, dr. Buti Ariani Arnur, Sp.P bahwa tuberkulosis adalah bakteri yang bisa hidup dan menginfeksi jaringan apapun. Namun, saat tuberkulosis menginfeksi paru maka disebut dengan TB paru.

"Jadi kalau TB organ lain, tergantung organ yang terkena. Kalau di kepala jadi TB-nya, banyak gejala yang bisa dia buat. Kepala bisa pusing, di mata pun bisa rabun kemudian di tulang ada benjolan di tulangnya," ujar dr. Buti dalam acara diskusi di Bekasi, Kamis (31/10/2024).

dr. Buti menambahkan, apabila tuberkulosis menyerang tulang maka risiko terberatnya pasien bisa alami kesulitan berjalan. Sedangkan jika menginfeksi otak, gejalanya bukan sekadar sakit kepala biasa, tetapi juga bisa menyebabkan hilangnya kesadaran.

Pemeriksaan tuberkulosis pada organ lain juga tidak seperti pemeriksaan dahak pada pasien TB paru, tetapi pemeriksaan mendalam bahkan tidak jarang memerlukan tindakan biopsi.

"Nah, untuk memastikan dia TB atau tidak, itu biasanya dengan biopsi atau kalau misalnya di kepala kita bisa ambil cairan di lumbal fungsi terus diperiksa," paparnya.

Biopsi adalah prosedur medis untuk mengambil sampel jaringan, sel, atau cairan tubuh untuk diperiksa di laboratorium. Salah satunya untuk menegakkan diagnosis benjolan di tubuh pasien, apakah tumor jinak atau ganas alias kanker.

Di sisi lain, dr. Buti juga menambahkan jika tuberkulosis yang menyerang organ lain bisa jadi salah satu tanda TB paru yang komplikasi alias menyebar di tubuh.

Inilah sebabnya ia mengingatkan pasien untuk melakukan pemerikaan tuberkulosis di fasilitas kesehatan terdekat. Apalagi, puskesmas sudah menyediakan pemeriksaan TB paru gratis.

baca juga

Perlu diketahui, tuberkulosis adalah penyakit yang menginfeksi saluran napas sehingga penularannya bisa melalui udara. Namun dr. Buti menegaskan, jika tuberkulosis tidak menular melalui saluran cerna, sehingga tidak masalah jika memiliki alat makan yang sama dengan pasien.

"Jadi yang harus dipahami oleh masyarakat, TB itu bilang kumannya masuk ke saluran napas. Jadi pasien TB itu, berbicara batuk atau bersin, kumannya ikut keluar kan ada di udara dan terhirup oleh kita masuknya ke saluran napas itu yang bikin kita terinfeksi oleh TB," papar dr. Buti.

"Sedangkan kalau kita makan, dia masuknya ke saluran cerna jadi beda salurannya," lanjutnya.

Adapun pengobatan tuberkulosis dilakukan dengan cara pasien mengonsumsi obat secara rutin minimal 6 bulan, agar bakteri bisa ditekan dan hilang dari tubuh.

Bahkan jika pasien minimal rutin minum obat TB selama dua minggu, maka sudah bisa menurunkan risiko penularan terhadap orang sekitar termasuk anggota keluarga di rumah.

"Dari pasiennya TB itu dalam jangka 2 minggu minum obat itu diharapkan penularannya semakin turun," pungkas dr. Buti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Tuberkulosis Penyakit Menular Paling Mematikan di Dunia, Ini Fakta WHO

Ngeri! Tuberkulosis Penyakit Menular Paling Mematikan di Dunia, Ini Fakta WHO

Health | Kamis, 31 Oktober 2024 | 20:10 WIB

Batuk Tak Kunjung Sembuh? Waspadai Gejala Infeksi Paru-Paru!

Batuk Tak Kunjung Sembuh? Waspadai Gejala Infeksi Paru-Paru!

Health | Kamis, 31 Oktober 2024 | 18:03 WIB

Waspadai Tanda-tanda Kanker Paru yang Jarang Disadari

Waspadai Tanda-tanda Kanker Paru yang Jarang Disadari

Health | Kamis, 31 Oktober 2024 | 12:11 WIB

Mengenal Teknologi VATS, Harapan Baru Pengobatan Pasien Penyakit Paru-Paru

Mengenal Teknologi VATS, Harapan Baru Pengobatan Pasien Penyakit Paru-Paru

Health | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 10:10 WIB

Beda Gejala Kanker Limfoma dan TBC, Semua Berawal dari Batuk?

Beda Gejala Kanker Limfoma dan TBC, Semua Berawal dari Batuk?

Health | Kamis, 26 September 2024 | 18:04 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×