Melewatkan Sarapan Bisa Bikin Orang Gampang Marah? Ini Alasannya

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 10 November 2024 | 13:54 WIB
Melewatkan Sarapan Bisa Bikin Orang Gampang Marah? Ini Alasannya
Ilustrasi Marah (pexels)

Suara.com - Sarapan kerap kali dilewatkan dengan berbagai alasan seperti terlalu sibuk atau malas. Padahal, sarapan adalah asupan nutrisi pertama yang diperlukan tubuh setelah berpuasa semalaman. Melewatkan sarapan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius.

Dampak Buruk Melewatkan Sarapan

Dikutip berbagai sumber, termasuk laman Siloam Hospital, tidak sarapan dapat mengakibatkan beberapa masalah kesehatan, antara lain:

1. Penurunan Energi dan Konsentrasi

Melewatkan sarapan dapat menyebabkan penurunan energi yang drastis. Setelah berpuasa semalaman, tubuh memerlukan asupan nutrisi untuk memulai aktivitas. Tanpa sarapan, tubuh kekurangan glukosa, yang merupakan sumber energi utama, sehingga kita merasa lelah dan sulit berkonsentrasi.

2. Gangguan Pencernaan

Tidak sarapan membuat lambung memproduksi asam lambung dalam jumlah besar tanpa adanya makanan untuk dicerna. Hal ini dapat mengiritasi dinding lambung dan menyebabkan masalah pencernaan seperti maag atau tukak lambung.

3. Metabolisme Melambat dan Risiko Obesitas

Melewatkan sarapan dapat memperlambat metabolisme tubuh, membuatnya lebih sulit untuk mengontrol berat badan. Ketika sangat lapar setelah melewatkan sarapan, kita cenderung makan berlebihan pada waktu makan berikutnya.

4. Mood Swing dan Stres

Kadar gula darah yang tidak stabil akibat tidak sarapan dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang drastis, seperti mudah marah atau gelisah. Selain itu, tubuh akan melepaskan hormon kortisol lebih banyak sebagai respons terhadap stres akibat kekurangan makanan.

5. Melemahnya Sistem Imun

Nutrisi yang cukup diperlukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar berfungsi dengan baik. Seperti yang dilansir dari pafibungkutengah.org, tubuh manusia berpotensi kekurangan vitamin dan mineral penting, sehingga sistem imun menjadi lemah dan lebih rentan terhadap penyakit jika tidak sarapan.

Pentingnya Sarapan Pagi

Sarapan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain:
- Memberikan Energi: Sarapan menyediakan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas sepanjang pagi.
- Menjaga Stabilitas Gula Darah: Sarapan membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.
- Meningkatkan Konsentrasi: Sarapan dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.
- Membantu Penurunan Berat Badan: Sarapan teratur dapat membantu menjaga berat badan ideal karena kita cenderung makan lebih sedikit pada waktu makan berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapi Cahaya: Solusi Ampuh Atasi Depresi Tanpa Obat?

Terapi Cahaya: Solusi Ampuh Atasi Depresi Tanpa Obat?

Health | Jum'at, 08 November 2024 | 16:14 WIB

Tips Keluar dari Kecanduan Judi Online

Tips Keluar dari Kecanduan Judi Online

Lifestyle | Jum'at, 08 November 2024 | 10:10 WIB

7 Rempah Ajaib, Dijamin Tingkatkan Imun Tubuh di Musim Hujan

7 Rempah Ajaib, Dijamin Tingkatkan Imun Tubuh di Musim Hujan

Lifestyle | Jum'at, 08 November 2024 | 06:15 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB