Rahasia Tidur Nyenyak ala Rasulullah, Bangun Segar dan Bebas dari Kelelahan Kronis

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 02 Desember 2024 | 13:37 WIB
Rahasia Tidur Nyenyak ala Rasulullah, Bangun Segar dan Bebas dari Kelelahan Kronis
ilustrasi tidur - kelelahan. (Freepik.com/diana.grytsku)

Suara.com - Di era digital saat ini, kelelahan menjadi fenomena umum yang dialami banyak orang, bahkan setelah istirahat di akhir pekan. Dr. Zaidul Akbar, pakar kesehatan holistik pencetus Jurus Sehat Rasulullah, mengungkap faktor tersembunyi di balik kelelahan kronis yang sering diabaikan.

Menurut Dr. Zaidul Akbar, sumber utama kelelahan tidak terduga adalah paparan berlebih dari benda elektronik.

"Misalnya di dalam kamar, kalau lagi tidur malam jangan dekat handphone, televisi atau benda-benda yang memancarkan gelombang elektromagnetik ke tubuh," tegasnya dalam rekaman YouTube, dikutip Senin (2/12/2024).

A. Dampak Gelombang Elektromagnetik

  1. Gangguan Kualitas Tidur: Radiasi elektromagnetik dapat mengganggu siklus tidur alami, membuat tubuh sulit mencapai tahap pemulihan mendalam.
  2. Penurunan Regenerasi Sel: Paparan berlebih menghambat proses pembaharuan sel, memperlambat perbaikan jaringan tubuh.
  3. Hambatan Produksi Hormon: Gelombang elektromagnetik dapat mengganggu keseimbangan hormon yang bertanggung jawab untuk istirahat dan pemulihan.
  4. Kelelahan Berkepanjangan: Efek kumulatif dari gangguan elektronik dapat menyebabkan kelelahan kronis yang sulit diatasi.

B. Strategi Pemulihan Berbasis Sains

1. Zona Tidur Bebas Elektronik

Prinsip utama yang direkomendasikan:

  • Jauhkan Perangkat Elektronik dari Area Tidur: Hindari meletakkan ponsel, tablet, atau laptop di dekat tempat tidur untuk mengurangi paparan radiasi.
  • Hindari Penggunaan Gadget Sebelum Tidur: Batasi waktu penggunaan elektronik minimal 1 jam sebelum tidur untuk mempersiapkan tubuh dan otak beristirahat.
  • Gunakan Mode Pesawat saat di Kamar Tidur: Matikan fungsi komunikasi perangkat untuk mengurangi radiasi elektromagnetik.

2. Pencahayaan dan Kualitas Tidur

Dr. Zaidul Akbar menekankan pentingnya tidur dalam suasana gelap atau cahaya redup.

"Tidurnya Nabi Muhammad memerintahkan untuk mematikan lampu sehingga benar-benar gelap, atau sedikit cahaya saja," jelasnya.

Manfaat Tidur dalam Kegelapan:

  • Optimalisasi Kerja Otak: Kegelapan membantu otak melepaskan melatonin, hormon tidur yang penting untuk istirahat berkualitas.
  • Peningkatan Regenerasi Sel: Kondisi gelap memaksimalkan proses perbaikan dan pembaharuan sel selama tidur.
  • Produksi Hormon yang Lebih Baik: Lingkungan gelap mendukung produksi hormon pertumbuhan dan hormon penting lainnya.
  • Istirahat Mata yang Maksimal: Mengurangi rangsangan visual yang dapat mengganggu kualitas tidur.

C. Metode Penetralan Gelombang Elektromagnetik

Dr. Zaidul Akbar menganjurkan beberapa teknik alami untuk menetralkan paparan elektromagnetik:

1. Koneksi dengan Alam

  • Berjalan Tanpa Alas Kaki di Tanah: Kontak langsung dengan tanah membantu menetralkan muatan elektrostatis tubuh.
  • Menyentuh Tanah Secara Langsung: Metode grounding dapat membantu memulihkan keseimbangan energi tubuh.
  • Melepas Sepatu di Rumah atau Area Hijau: Memaksimalkan koneksi langsung dengan permukaan alami.

2. Terapi Alam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaum Pekerja Wajib Tahu, Ini 3 Jenis Kelelahan yang Perlu Kamu Ketahui

Kaum Pekerja Wajib Tahu, Ini 3 Jenis Kelelahan yang Perlu Kamu Ketahui

Your Say | Minggu, 01 Desember 2024 | 15:38 WIB

Antisipasi Stroke, Serangan Jantung, Hindari Tidur Seperti Ini

Antisipasi Stroke, Serangan Jantung, Hindari Tidur Seperti Ini

Health | Minggu, 01 Desember 2024 | 13:40 WIB

Ulasan Buku Why We Sleep: Pentingnya Tidur Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

Ulasan Buku Why We Sleep: Pentingnya Tidur Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

Your Say | Jum'at, 29 November 2024 | 09:20 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB