Mengapa Kualitas Air Minum Penting? Ini Solusi untuk Menghilangkan Mikroplastik dan BPA

Iman Firmansyah

Minggu, 23 Februari 2025 | 08:05 WIB
Mengapa Kualitas Air Minum Penting? Ini Solusi untuk Menghilangkan Mikroplastik dan BPA
Ilustrasi air minum. (Pexels/Pixabay)

Suara.com - Air berkualitas adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar. Namun kenyataannya, banyak sumber air yang sudah terkontaminasi oleh berbagai zat berbahaya, seperti mikroplastik dan BPA.

Kontaminasi ini bisa berdampak buruk ke kesehatan, lho! Mulai dari alergi, gangguan hormon bahkan penyakit jantung atau kanker.

Meski sekarang makin banyak orang yang sadar pentingnya air minum sehat, masih banyak juga yang cuma fokus buat tetap terhidrasi tanpa benar-benar peduli sama kandungan air yang mereka konsumsi.

Mikroplastik sendiri adalah partikel plastik super kecil yang bisa ditemukan di berbagai sumber air, salah satu yang paling banyak adalah air kemasan. Kalau masuk ke tubuh, partikel ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan, seperti turunnya daya tahan tubuh sampai penyakit jantung.

Sementara itu, BPA (Bisphenol A) adalah bahan kimia dalam plastik yang bisa mengacaukan hormon. Kalau terpapar dalam jangka panjang, BPA bisa menyebabkan gangguan reproduksi, sindrom PCOS, bahkan meningkatkan risiko kanker.

Sekarang ini, banyak orang mulai menerapkan gaya hidup sehat dengan olahraga rutin, konsumsi makanan sehat, sampai ikut tren gym dan yoga. Tapi ironisnya, kualitas air minum masih sering diabaikan. Padahal, sekitar 90% tubuh manusia terdiri dari air, jadi kalau air yang dikonsumsi sudah terkontaminasi, efeknya bisa berbahaya dalam jangka panjang.

Makanya, solusi air bersih dan berkualitas jadi makin penting. Selain harus lebih selektif dalam memilih sumber air, teknologi juga bisa jadi jawaban untuk mendapatkan air yang lebih sehat. Inovasi dalam penyaringan air terus berkembang biar orang-orang bisa minum air yang bebas dari zat berbahaya tanpa harus khawatir dengan dampaknya ke tubuh.

CEO PT. Akari Indonesia sebagai pemegang resmi brand Philips Water Solutions di Indonesia, Kenny Kwe percaya bahwa air minum berkualitas bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Nah, Philips hadir dengan inovasi baru buat memastikan masyarakat bisa menikmati air minum yang lebih sehat.

baca juga

Salah satu tantangan terbesar dalam menyediakan akses ke air bersih adalah rendahnya kesadaran masyarakat.

Menurut Kenny Kwe, masih banyak orang yang menganggap air cuma sebagai kebutuhan buat menghilangkan haus, tanpa memperhatikan kualitasnya. "Sayangnya, masih banyak yang belum sadar kalau manfaat air berkualitas itu lebih dari sekadar menghilangkan rasa haus," tambahnya.

Untuk menjawab tantangan ini, Philips meluncurkan dua seri dispenser air terbaru: ADD4981GYAC dan ADD4981BKAK. Kedua model ini dirancang khusus buat menyaring mikroplastik dan BPA, memastikan air tetap bersih dan aman dikonsumsi.

Dengan teknologi Active Carbon, dispenser ini bisa menyerap kontaminan organik lebih dari 99%. Bahkan, model ADD4981BKAK punya fitur filter Alkaline yang bisa meningkatkan pH air. Selain canggih dari segi teknologi, desainnya juga modern dengan layar sentuh dan mode eco yang bikin pemakaian lebih praktis dan hemat energi.

"Dari segi desain, dispenser ini memiliki tempered glass dan touch screen yang memudahkan pengambilan air. Aqua grande design juga memungkinkan tumbler tinggi untuk diletakkan dengan nyaman serta Eco - Mode yang dapat menghemat daya penggunaan," jelas Franco Wijaya, Product Manager Philips Water Solutions.

Peluncuran produk ini jadi langkah besar Philips buat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya air minum berkualitas. Sebagai pelopor inovasi dispenser dengan filter mikroplastik dan BPA, Philips berharap bisa mengubah cara pandang masyarakat soal air minum.

"Awalnya cukup menantang karena orang-orang lebih fokus ke kualitas udara setelah pandemi. Tapi karena kami terus menghadirkan manfaat nyata, akhirnya produk ini berhasil jadi top of mind," ungkap Franco.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Equil Mahal? Air Minum Premium Favorit Pejabat Disorot di Tengah Isu Efisiensi Anggaran

Kenapa Equil Mahal? Air Minum Premium Favorit Pejabat Disorot di Tengah Isu Efisiensi Anggaran

Lifestyle | Minggu, 23 Februari 2025 | 12:51 WIB

Truk Pengangkut Galon Aqua Kelebihan Muatan, Produsen Diminta Bertanggungjawab

Truk Pengangkut Galon Aqua Kelebihan Muatan, Produsen Diminta Bertanggungjawab

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 17:41 WIB

Brantas Abipraya Dukung Indonesia Emas 2045 Melalui Proyek SPAM Wosusokas

Brantas Abipraya Dukung Indonesia Emas 2045 Melalui Proyek SPAM Wosusokas

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2025 | 16:21 WIB

KKI Bongkar Praktik Diskriminatif Produsen AMDK: Galon BPA Cuma untuk Masyarakat Bawah?

KKI Bongkar Praktik Diskriminatif Produsen AMDK: Galon BPA Cuma untuk Masyarakat Bawah?

Health | Senin, 03 Februari 2025 | 20:02 WIB

Distribusi Galon Air Minum Terpapar Sinar Matahari, Risiko BPA Mengancam Kesehatan

Distribusi Galon Air Minum Terpapar Sinar Matahari, Risiko BPA Mengancam Kesehatan

Health | Rabu, 22 Januari 2025 | 15:18 WIB

Asosiasi Desak Kualitas Air Minum Isi Ulang Lebih Higienis

Asosiasi Desak Kualitas Air Minum Isi Ulang Lebih Higienis

Bisnis | Kamis, 16 Januari 2025 | 10:18 WIB

Terkini

Suahasil Klaim Investor Asing Masih Percaya Pemerintah, SBN Dibeli hingga Rp 28,79 T

Suahasil Klaim Investor Asing Masih Percaya Pemerintah, SBN Dibeli hingga Rp 28,79 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:43 WIB

Siapa Lagi yang Disadap Listyo Sigit? Demokrat Minta Polri Ungkap Kasus secara Transparan

Siapa Lagi yang Disadap Listyo Sigit? Demokrat Minta Polri Ungkap Kasus secara Transparan

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:43 WIB

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi JMO, Bisa Lewat Website

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi JMO, Bisa Lewat Website

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:40 WIB

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 11:34 WIB

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:30 WIB

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 11:29 WIB

×