Kenapa Equil Mahal? Air Minum Premium Favorit Pejabat Disorot di Tengah Isu Efisiensi Anggaran

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Minggu, 23 Februari 2025 | 12:51 WIB
Kenapa Equil Mahal? Air Minum Premium Favorit Pejabat Disorot di Tengah Isu Efisiensi Anggaran
Kritikan warganet untuk penyajian AMDK Equil di tengah isu efisiensi anggaran. [equil-mineralwater.com ; X/@absnthmind]

Suara.com - Pemerintah mengawali tahun 2025 dengan melakukan efisiensi anggaran di sejumlah pos. Namun isu ini tampaknya tak henti memicu kontrovesi, salah satunya oleh akun X @/absnthmind.

Yang disorot adalah keberadaan air minum premium di pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pimpinan redaksi dan tokoh-tokoh senior media di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, pada Sabtu (22/2/2025).

Adalah air mineral Equil yang tampak disajikan di pertemuan tersebut. Air dalam kemasan botol kaca berwarna hijau itu terlihat disajikan di meja, lengkap dengan beberapa gelas berkaki.

Kritikan warganet untuk penyajian AMDK Equil di tengah isu efisiensi anggaran. [X/@absnthmind]
Kritikan warganet untuk penyajian AMDK Equil di tengah isu efisiensi anggaran. [X/@absnthmind]

"Padahal pake merek yang laen juga bisa. Satu biji sekitar 22 rebu, segitu bisa dibuat sama rakyat makan di warteg udah bisa pake ayam goreng," tulis pemilik akun, dilihat pada Minggu (23/2/2025).

Memang jika dibandingkan dengan air minum dalam kemasan (AMDK) merek lain seperti Aqua, Equil mematok harga yang jauh lebih tinggi. Namun diketahui AMDK merek Equil ini juga kerap disajikan untuk pejabat di berbagai acara kenegaraan.

Tak pelak hal ini memunculkan pertanyaan baru, apa ya alasan AMDK Equil dibanderol dengan harga yang mahal?

Hal ini tampaknya tidak lepas dari sejarah berdirinya AMDK Equil. Dilihat di laman equil-mineralwater.com, AMDK Equil pertama kali diproduksi pada tahun 1998 di sumber mata air aslinya di Villa D'Equilibrium, Sukabumi, Jawa Barat.

Kritikan warganet untuk penyajian AMDK Equil di tengah isu efisiensi anggaran. [equil-mineralwater.com]
Kritikan warganet untuk penyajian AMDK Equil di tengah isu efisiensi anggaran. [equil-mineralwater.com]

Pabrik ini berlokasi di area Selatan Gunung Salak (2.211 mdpl) yang menjadi sumber mata air utama AMDK Equil. Air mineral dari sumber mata air yang murni itulah yang kemudian diolah menjadi AMDK Equil.

"Untuk membedakan dari produsen serupa di Eropa, serta untuk menjaga kualitas air mineralnya yang langka dan murni, Equil hanya diproduksi dalam jumlah terbatas," imbuhnya di laman resmi Equil.

baca juga

Tampaknya jumlah produksi yang terbatas serta pengemasan di botol kaca itu juga yang membuat harga AMDK Equil jadi lebih mahal dari AMDK lain. AMDK Equil dijual dalam dua jenis kemasan, yakni 380 ml dan 760 ml, baik untuk tipe air mineral maupun sparkling water. Untuk kemasan 380 ml rata-rata dijual di kisaran Rp20-30 ribu per botol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efisiensi Versi Anies Dibandingkan dengan Prabowo, Warganet: Yang Satu Nyusahin Rakyat

Efisiensi Versi Anies Dibandingkan dengan Prabowo, Warganet: Yang Satu Nyusahin Rakyat

Tekno | Minggu, 23 Februari 2025 | 09:45 WIB

Mendagri Imbau Kepala Daerah Prioritaskan Efisiensi Anggaran

Mendagri Imbau Kepala Daerah Prioritaskan Efisiensi Anggaran

Video | Sabtu, 22 Februari 2025 | 22:05 WIB

PSI: Program Kerakyatan Prabowo Butuh Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun

PSI: Program Kerakyatan Prabowo Butuh Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 19:29 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×