Manfaat Puasa Ramadan Bagi Otak: Dari Peremajaan Sel hingga Kesehatan Mental

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 15 Maret 2025 | 15:28 WIB
Manfaat Puasa Ramadan Bagi Otak: Dari Peremajaan Sel hingga Kesehatan Mental
Ilustrasi puasa ramadan. [Ist]

Suara.com - Puasa di Bulan Ramadan bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga memberikan berbagai manfaat kesehatan, terutama bagi otak. Manfaat puasa bagi otak tentu memberikan dampak positif bagi tubuh. 

Meski banyak yang belum menyadari dampak positifnya, penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif, melindungi sel-sel otak, serta mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif.

Bagaimana puasa bekerja dalam mendukung kesehatan otak? Simak ulasannya berikut ini yang dikutip dari Alodokter.

Bagaimana Puasa Mempengaruhi Otak?

Saat seseorang berpuasa, tubuh mengalami perubahan metabolisme. Tanpa asupan makanan dan minuman selama beberapa jam, tubuh mulai memanfaatkan cadangan energi yang tersimpan, seperti lemak.

Salah satu dampak positifnya adalah meningkatnya kadar keton dalam tubuh, yang merupakan sumber energi alternatif bagi otak. Keton ini dapat membantu meningkatkan fokus dan kejernihan berpikir.

Selain itu, puasa juga memicu proses autofagi, yaitu mekanisme alami tubuh untuk membersihkan sel-sel yang rusak dan menggantikannya dengan sel baru yang lebih sehat. Ini sangat penting dalam menjaga kesehatan otak dan mencegah berbagai gangguan neurologis.

Ilustrasi otak (freepik.com/atlascompany)
Ilustrasi otak (freepik.com/atlascompany)

Manfaat Puasa bagi Kesehatan Otak

1. Meningkatkan Fokus dan Kejernihan Pikiran

baca juga

Pola makan yang tidak sehat dapat menyebabkan penumpukan zat berbahaya dalam tubuh, yang berdampak negatif pada fungsi otak. Dengan berpuasa, tubuh dapat lebih optimal dalam membuang racun dan memperbaiki sel-sel yang rusak, sehingga meningkatkan kejernihan berpikir dan konsentrasi.

2. Memperbaiki dan Melindungi Sel Otak

Puasa telah terbukti mengaktifkan proses regenerasi sel melalui autofagi. Proses ini membantu menghilangkan sel-sel otak yang sudah tidak berfungsi dengan baik dan menggantikannya dengan yang baru. Beberapa penelitian juga mengindikasikan bahwa puasa dapat membantu melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.

3. Mengurangi Peradangan dan Kerusakan Sel

Pola hidup yang buruk dan paparan radikal bebas dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh, termasuk di otak. Puasa diketahui dapat menurunkan kadar protein C-reaktif, yaitu penanda peradangan dalam tubuh. Dengan demikian, puasa dapat membantu mengurangi risiko kerusakan jaringan otak dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

4. Meningkatkan Produksi Hormon BDNF

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ruben Onsu Diduga Temani Desy Ratnasari Puasa, Ternyata Banyak Manfaatnya

Ruben Onsu Diduga Temani Desy Ratnasari Puasa, Ternyata Banyak Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 04 Februari 2025 | 13:27 WIB

7 Kebiasaan yang Baik untuk Kesehatan Otak

7 Kebiasaan yang Baik untuk Kesehatan Otak

Health | Rabu, 01 Januari 2025 | 14:19 WIB

Keutamaan Puasa di Bulan Rajab, Ini Dalil dan Hadisnya!

Keutamaan Puasa di Bulan Rajab, Ini Dalil dan Hadisnya!

Religi | Kamis, 26 Desember 2024 | 17:15 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×