Jangan Biarkan Nyeri Sendi Menghambat Aktivitas: Solusi Alami dari Manfaat Susu Kambing dan Herbal

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 25 Maret 2025 | 14:32 WIB
Jangan Biarkan Nyeri Sendi Menghambat Aktivitas: Solusi Alami dari Manfaat Susu Kambing dan Herbal
Ilustrasi susu kambing. (Freepik)

Suara.com - Nyeri sendi adalah masalah umum yang dapat memengaruhi kualitas hidup siapa pun, terutama seiring bertambahnya usia. Rasa sakit dan kekakuan pada sendi dapat membatasi aktivitas sehari-hari, mengurangi produktivitas, dan bahkan mengganggu tidur. Namun, ada solusi alami yang dapat membantu meredakan nyeri sendi dan meningkatkan kesehatan sendi secara keseluruhan, yaitu kombinasi manfaat susu kambing dan herbal.

Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, sering kali kita mengabaikan kesehatan sendi dan tulang. Padahal, fondasi tubuh yang kuat adalah kunci untuk menjalani hidup yang aktif dan produktif.

Untungnya, alam menyediakan solusi yang kaya nutrisi dan efektif, yaitu susu kambing dan herbal.

Dokter Herbal dr. Nadia Bunga, M.Si yang merupakan pengurus PDPOTJI (Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia, menyebut bahwa susu kambing memiliki profil nutrisi yang unik.

Selain sebagai sumber kalsium yang sangat baik, susu kambing juga mengandung whey protein yang baik untuk membentuk masa otot, sumber vitamin D dan E yang baik, serta memiliki kandungan protein CSN1S2 yang dapat meningkatkan struktur kolagen dan fosfor tulang.

“Kebaikan susu kambing dapat kita rasakan dengan mengonsumsi setiap hari karena susu kambing mengandung asam lemak trigliserida medium dengan globul kecil yang membuatnya lebih cepat diubah menjadi energi," jelas dr. Nadia dalam acara Intimate Media Session Buka Bersama Etawalin beberapa waktu lalu di Jakarta.

Sebuah studi eksperimental terhadap 29 atlet laki-laki yang mengonsumsi 250 ml Susu Kambing setiap malam selama 90 hari, sambil menjalani latihan intensitas sedang 5-6 kali per minggu, menunjukkan peningkatan signifikan kadar kalsium serta penurunan level CTx-1, penanda osteoporosis.

Kandungan protein CSN1S2 dalam susu kambing terbukti efektif dalam memperbaiki struktur kolagen dan mengurangi kerusakan pada trabekular femur.

Selain itu, proporsi yang seimbang antara asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan ganda (PUFA), ditambah dengan globul lemak yang lebih mudah dikonversi menjadi energi, menjadikan susu kambing sebagai pangan fungsional yang mendukung metabolisme tubuh.

Namun, manfaat susu kambing tidak berhenti di situ. Kombinasi dengan herbal-herbal berkhasiat seperti jahe, temulawak, kayu manis, sereh, dan daun salam, menciptakan sinergi yang kuat untuk kesehatan sendi dan tulang.

Jahe, dengan sifat anti-inflamasinya, meredakan peradangan pada sendi, mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mobilitas.

Temulawak membantu menghambat degradasi tulang, melindungi kepadatan tulang dari kerusakan.

Kayu manis, sebagai antioksidan, melindungi jaringan sendi dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas.

Kemudian sereh bermanfaat dalam meredakan ketegangan otot, mengurangi nyeri dan meningkatkan fleksibilitas.

Terakhir, saun salam menjaga kesehatan ligamen, jaringan ikat yang menghubungkan tulang dengan tulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Susu Kambing Etawalin: Kombinasikan Nutrisi dan Khasiat Herbal untuk Kesehatan Optimal

Inovasi Susu Kambing Etawalin: Kombinasikan Nutrisi dan Khasiat Herbal untuk Kesehatan Optimal

Health | Jum'at, 14 Maret 2025 | 15:37 WIB

Etawanesia, Susu Etawa Rekomendasi Dokter: Rahasia Sehat untuk Sendi dan Pernapasan

Etawanesia, Susu Etawa Rekomendasi Dokter: Rahasia Sehat untuk Sendi dan Pernapasan

Health | Rabu, 19 Februari 2025 | 15:05 WIB

Masih Kuat Hiking di Usia 59 Tahun, Meriam Bellina Andalkan Susu Kambing Untuk Kebugaran Fisik

Masih Kuat Hiking di Usia 59 Tahun, Meriam Bellina Andalkan Susu Kambing Untuk Kebugaran Fisik

Lifestyle | Rabu, 22 Januari 2025 | 17:48 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB