Jangan Anggap Sepele Nyeri! Ini Cara Cegah Cedera Saat Olahraga

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:32 WIB
Jangan Anggap Sepele Nyeri! Ini Cara Cegah Cedera Saat Olahraga
Cedera. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Seiring semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup aktif dan sehat, banyak orang mulai rutin melakukan aktivitas olahraga.

Mulai dari jogging santai di pagi hari hingga mengikuti latihan intensif di gym, partisipasi masyarakat dalam olahraga terus meningkat. Namun, di balik semangat yang membara itu, risiko cedera olahraga justru sering diabaikan.

Padahal, cedera dapat menjadi kendala serius yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurut dr. L Grace Tumbelaka, Sp.KO., Subsp.ALK (K), seorang spesialis kedokteran olahraga, jenis cedera yang paling sering dialami oleh para penggiat olahraga adalah keseleo, robekan otot, cedera lutut, dan nyeri punggung.

Cedera-cedera tersebut tidak hanya terjadi pada atlet profesional, tetapi juga pada masyarakat umum yang berolahraga secara rutin.

“Banyak orang sering kali menyepelekan nyeri yang muncul saat berolahraga dan tetap memaksakan diri melanjutkan aktivitas. Padahal, hal ini justru memperburuk kondisi cedera dan memperpanjang masa pemulihan,” jelas dr. Grace.

Cedera olahraga bisa muncul karena berbagai faktor, mulai dari kurangnya pemanasan sebelum beraktivitas, teknik gerakan yang salah, hingga penggunaan alat yang tidak tepat atau kondisi fisik yang sudah lelah.

Selain itu, mengabaikan waktu pemulihan setelah latihan juga sangat berisiko. Tubuh yang dipaksa terus bekerja tanpa istirahat cukup akan lebih rentan mengalami cedera. Oleh sebab itu, mengenali tanda-tanda awal cedera sangat penting agar penanganan bisa dilakukan sejak dini.

Untuk cedera ringan, ada cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Metode R.I.C.E.—yang terdiri dari istirahat, kompres es, pembalutan elastis, dan elevasi bagian tubuh yang cedera—terbukti efektif sebagai langkah pertolongan pertama.

Namun, jika nyeri tidak kunjung reda, pembengkakan bertambah parah, atau gerakan bagian tubuh terganggu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis atau fisioterapis untuk penanganan lebih lanjut. Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah cedera berkembang menjadi masalah kronis yang lebih sulit disembuhkan.

baca juga

Lebih jauh, pencegahan cedera olahraga jauh lebih baik daripada harus mengobatinya. Pemanasan yang cukup sebelum berolahraga, teknik yang benar saat melakukan gerakan, serta perlengkapan yang sesuai menjadi fondasi penting untuk mengurangi risiko cedera.

Jangan lupa pula untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi tubuh agar proses pemulihan berjalan optimal. Kelelahan yang dibiarkan berlarut dapat menjadi pintu masuk bagi cedera serius.

Dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.K.O., Subsp.ALK(K), juga menekankan bahwa cedera olahraga tidak hanya menghambat performa saat beraktivitas, tetapi bisa berdampak jangka panjang pada kesehatan fisik dan mental seseorang.

“Pencegahan cedera bukan sekadar soal pemanasan dan istirahat. Ini adalah pendekatan menyeluruh yang melibatkan teknik latihan yang tepat, asupan nutrisi yang baik, pemulihan optimal, dan manajemen beban latihan yang bijak,” jelasnya.

Menyadari hal tersebut, kini banyak program inovatif yang dirancang untuk membantu para atlet maupun masyarakat aktif menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Program-program ini tidak hanya fokus pada kekuatan dan daya tahan fisik, tapi juga mengajarkan pentingnya mengenali tubuh, melakukan latihan dengan teknik yang benar, serta memberi perhatian serius pada proses pemulihan setelah beraktivitas. Dengan bimbingan dari para ahli dan pelatih berpengalaman, peserta diharapkan dapat meningkatkan performa mereka secara optimal sekaligus meminimalkan risiko cedera.

Pada akhirnya, menjaga tubuh tetap sehat dan bugar adalah kunci utama untuk dapat terus aktif dan produktif tanpa harus terganggu oleh cedera yang bisa menghambat perjalanan. Kesadaran, edukasi, dan penerapan pola latihan yang benar merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan begitu, olahraga bisa benar-benar menjadi aktivitas yang menyehatkan, bukan malah menjadi sumber masalah kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olaraga Padel Tren di Kalangan Artis, Apa Bedanya dengan Tenis?

Olaraga Padel Tren di Kalangan Artis, Apa Bedanya dengan Tenis?

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2025 | 17:00 WIB

Reaksi Dean James Gagal Permalukan Eliano Reijnders di Derbi Pemain Keturunan Indonesia

Reaksi Dean James Gagal Permalukan Eliano Reijnders di Derbi Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 06:09 WIB

Salah Kaprah, 7 Kebiasaan Sehat Ini Justru Mempercepat Penuaan

Salah Kaprah, 7 Kebiasaan Sehat Ini Justru Mempercepat Penuaan

Lifestyle | Senin, 12 Mei 2025 | 13:48 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×