Angka Gagal Ginjal Meningkat, Terapi Hemodiafiltrasi jadi Harapan Baru

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 21 Mei 2025 | 09:39 WIB
Angka Gagal Ginjal Meningkat, Terapi Hemodiafiltrasi jadi Harapan Baru
Ilustrasi gagal ginjal akut. (unsplash)

Suara.com - Penyakit ginjal kronis (PGK) menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, lebih dari 700.000 orang saat ini menderita penyakit ginjal, dan pada tahun 2023 jumlah penderita gagal ginjal diperkirakan mencapai 1,5 juta orang.

Kondisi ini menuntut pelayanan kesehatan yang lebih efektif dalam menangani komplikasi penyakit ginjal kronis, khususnya pasien yang memerlukan terapi pengganti ginjal.

Pasien gagal ginjal biasanya menjalani hemodialisis (HD) konvensional sebagai bentuk terapi pengganti fungsi ginjal. Namun, metode ini memiliki keterbatasan, antara lain tidak mampu mengeluarkan molekul racun yang berukuran lebih besar secara optimal.

Akibatnya, pasien sering mengalami keluhan seperti gatal, kelelahan berlebih, tekanan darah rendah saat dialisis, dan kram otot. Masalah-masalah ini tidak hanya mengganggu kualitas hidup tetapi juga berisiko menimbulkan komplikasi jangka panjang.

Kasus gagal ginjal akut di Indonesia menjadi perhatian banyak masyarakat. (unsplash)
Kasus gagal ginjal akut di Indonesia menjadi perhatian banyak masyarakat. (unsplash)

Sebagai jawaban atas tantangan ini, RS Medistra meluncurkan layanan Hemodiafiltrasi (HDF), sebuah inovasi terapi pengganti ginjal yang menggabungkan mekanisme difusi dan konveksi dalam membersihkan darah.

Teknologi HDF mampu mengeluarkan racun berukuran kecil hingga besar secara lebih menyeluruh, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan.

“Teknik dialisis modern seperti HDF menyaring molekul lebih efektif dibandingkan hemodialisis konvensional. Ini menurunkan risiko hipotensi selama dialisis berlangsung, serta menurunkan risiko rawat inap dan komplikasi jangka panjang,” jelas dr. Ni Made Hustrini, Sp.PD-KGH, salah satu dokter spesialis yang menangani terapi ini.

Selain teknologi canggih, layanan HDF di RS Medistra juga didukung oleh mesin dialisis generasi terbaru dan sistem pengolahan air yang menghasilkan cairan substitusi ultrapure. Sistem ini telah memenuhi standar kesehatan sehingga memastikan cairan yang masuk kembali ke tubuh pasien aman dan minim risiko infeksi.

Prof. Dr. Jose Roesma, Ph.D, Sp.PD, KGH, menambahkan, “Setiap terapi, termasuk HDF, perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Namun, teknologi ini memberikan harapan baru dalam terapi ginjal kronik, terutama bagi pasien yang mengalami komplikasi serius dengan metode konvensional.”

baca juga

Selain itu, seluruh prosedur terapi dijalankan oleh tenaga medis yang telah mendapat pelatihan khusus dan sertifikasi HDF. Monitoring ketat selama terapi mencakup pemantauan tekanan darah, kadar elektrolit, dan kenyamanan pasien, sehingga keselamatan dan kenyamanan pasien tetap terjaga.

“Kami ingin memastikan bahwa pasien tidak hanya menerima terapi medis, tapi juga pelayanan yang manusiawi, personal, dan penuh perhatian,” ujar dr. Adhitya Wardhana, MARS, Direktur RS Medistra.

Layanan HDF tersedia di poli penyakit dalam – subspesialis ginjal, dengan proses pemeriksaan awal oleh dokter untuk menentukan indikasi dan kelayakan terapi, termasuk kesiapan akses vaskular. Fasilitas ini buka setiap hari kerja dan akhir pekan, serta melayani pasien rawat jalan maupun rawat inap.

Mencegah Penyakit Ginjal

Meski demikian, penyakit ginjal sendiri sebenarnya bisa dicegah. Berikut 5 cara efektif yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan ginjal dan mencegah komplikasi serius:

Lakukan Pemeriksaan Rutin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Ginjal Secara Perlahan

Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Ginjal Secara Perlahan

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:53 WIB

Stop Konsumsi! 5 Minuman Ini Diam-diam Bisa Merusak Ginjal

Stop Konsumsi! 5 Minuman Ini Diam-diam Bisa Merusak Ginjal

Lifestyle | Senin, 19 Mei 2025 | 07:12 WIB

Awas! 10 Kebiasaan yang Sering Tak Disadari Bisa Merusak Ginjal

Awas! 10 Kebiasaan yang Sering Tak Disadari Bisa Merusak Ginjal

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2025 | 13:25 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×