Jokowi Diduga Alami Alergi Kulit, Dokter: Lazim Dialami Setelah Pergi ke Luar Negeri

Liberty Jemadu, Lilis Varwati

Senin, 23 Juni 2025 | 21:04 WIB
Jokowi Diduga Alami Alergi Kulit, Dokter: Lazim Dialami Setelah Pergi ke Luar Negeri
Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan alergi kulit yang dialami JOkowi sepulangnya dari Vatikan adalah hal yang lazim. [Ist]

Suara.com - Reaksi alergi pada kulit seperti yang dialami mantan Presiden Joko Widodo disebut lazim terjadi pada seseorang setelah perjalanan panjang ke luar negeri.

Menurut epidemiolog dr. Dicky Budiman, perjalanan ke luar negeri dapat menjadi pemicu munculnya gejala alergi kulit pada seseorang akibat berbagai faktor. Ia menjelaskan bahwa beberapa infeksi virus ringan yang umum ditemui saat perjalanan internasional, seperti enterovirus dan adenovirus, bisa menimbulkan ruam kulit non-spesifik.

"Infeksi saluran napas atau sistemik ringan juga bisa menyebabkan ruam akibat reaksi imun tubuh terhadap virus atau disebut juga viral exanthema," jelas Dicky kepada suara.com, Senin (23/6/2025).

Spekulasi mengenai kondisi kesehatan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi perbincangam publik setelah wajahnya tampak mengalami perubahan warna atau alergi kulit. (IST)
Spekulasi mengenai kondisi kesehatan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi perbincangam publik setelah wajahnya tampak mengalami perubahan warna atau alergi kulit. (IST)

Tak hanya infeksi, perjalanan jarak jauh yang disertai kelelahan, jet lag, dan penurunan daya tahan tubuh juga dapat memicu kekambuhan kondisi kulit yang sebelumnya tidak kentara, seperti eksim atopik atau psoriasis ringan.

Dicky menambahkan bahwa sejumlah faktor lingkungan di luar negeri juga bisa menjadi pemicu reaksi kulit, terutama bagi individu yang sistem imunnya sensitif.

Perubahan suhu ekstrem seperti udara dingin, polusi, serbuk sari, jamur lokal, hingga makanan asing yang mengandung aditif atau MSG bisa menjadi pemicu alergi kulit.

"Air lokal untuk mandi atau cuci muka dengan kandungan mineral tinggi atau hard water juga dapat iritatif bagi kulit sensitif," imbuhnya.

Ia juga mengingatkan bahwa udara dalam kabin pesawat yang sangat kering kerap memperparah kondisi kulit selama perjalanan.

Meski seseorang tidak memiliki riwayat alergi berat sebelumnya, reaksi seperti itu tetap bisa muncul, terutama dalam konteks perjalanan internasional yang padat.

Oleh karena itu, Dicky menyarankan untuk setidaknya lakukan pencegahan dengan membawa serta obat alergi setiap kali bepergian jauh seperti ke luar negeri.

"Perjalanan lintas negara bisa memicu respons alergi atau reaksi kulit, bahkan tanpa riwayat alergi berat sebelumnya. Maka dari itu, untuk wisatawan dan pejabat negara, sebaiknya membawa obat antialergi dan pelembap kulit (emollient)," sarannya.

Juga sebaiknya hindari mencoba makanan baru secara berlebihan dalam waktu singkat. Penting juga untuk cukup tidur dan hidrasi selama perjalanan.

"Bila ada perubahan kulit yang menetap atau memburuk, perlu evaluasi medis lanjutan, terutama untuk menyingkirkan reaksi sistemik atau infeksi," pungkasnya.

Alergi Kulit Setelah Kunjungan ke Vatikan

Sebelumnya, seperti diwartakan Suara Surakarta pada awal Juni ini, Presiden ke 7, Jokowi mengalami alergi kulit setelah pulang dari Vatikan. Jokowi diketahui diutus Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan penghormatan terakhir untuk mendiang Paus Fransiskus pada akhir April lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Jokowi Daftar atau Tidaknya Jadi Caketum PSI, Ternyata Ada 'Kode' Posisi

Soal Jokowi Daftar atau Tidaknya Jadi Caketum PSI, Ternyata Ada 'Kode' Posisi

News | Senin, 23 Juni 2025 | 20:46 WIB

Menerka Langkah Politik Jokowi Usai Batal Maju Ketum PSI

Menerka Langkah Politik Jokowi Usai Batal Maju Ketum PSI

Liks | Senin, 23 Juni 2025 | 19:47 WIB

Ahli Hukum: Jokowi Harus Bersaksi di Sidang Tom Lembong! Ungkap Kebenaran Impor Gula

Ahli Hukum: Jokowi Harus Bersaksi di Sidang Tom Lembong! Ungkap Kebenaran Impor Gula

News | Senin, 23 Juni 2025 | 19:00 WIB

Analis Bongkar Alasan Jokowi Urung Daftar Caketum PSI, Salah Satunya Alergi Kulit

Analis Bongkar Alasan Jokowi Urung Daftar Caketum PSI, Salah Satunya Alergi Kulit

News | Senin, 23 Juni 2025 | 16:39 WIB

Kaesang 'Blokir' Jalan Jokowi ke PSI: 'Tak Mungkin Anak Lawan Bapak', Kini Muncul Penantang Baru

Kaesang 'Blokir' Jalan Jokowi ke PSI: 'Tak Mungkin Anak Lawan Bapak', Kini Muncul Penantang Baru

News | Senin, 23 Juni 2025 | 15:36 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB