Alergi Kulit Jokowi Usai dari Vatikan, Epidemiolog: Bisa Dipicu Paparan Baru yang Tak Dirasakan

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Senin, 23 Juni 2025 | 18:13 WIB
Alergi Kulit Jokowi Usai dari Vatikan, Epidemiolog: Bisa Dipicu Paparan Baru yang Tak Dirasakan
Spekulasi mengenai kondisi kesehatan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi perbincangam publik setelah wajahnya tampak mengalami perubahan warna atau alergi kulit. (IST)

Suara.com - Spekulasi mengenai kondisi kesehatan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi perbincangam publik setelah wajahnya tampak mengalami perubahan warna, diduga akibat peradangan.

Berdasarkan keterangan dari ajudan pribadinya, Jokowi alami sakit tak lama pasca pulang dari Vatikan saat menghadiri pemakaman mendiang Paus Fransiskus.

Jokowi disebut alami alergi kulit. Namun kemudian menimbulkan berbagai pertanyaan apakah perjalanan luar negeri bisa benar-benar menjadi pemicu reaksi semacam itu.

Menanggapi hal ini, Epidemiolog dan pakar kesehatan global dari Griffith University, Dicky Budiman, menyatakan bahwa paparan baru selama perjalanan lintas negara memang dapat memicu gejala alergi yang sebelumnya tidak pernah dialami.

"Bepergian ke negara lain dapat memicu reaksi alergi kulit meski seseorang tidak memiliki riwayat alergi berat sebelumnya," jelas Dicky kepada Suara.com, dibubungi Senin (23/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa reaksi semacam itu dikenal sebagai hipersensitivitas primer. Kondisi seperti itu terjadi saat tubuh untuk pertama kalinya terpapar alergen atau pemicu alergi yang sebelumnya tidak pernah dikenali sistem imun.

Reaksi pun muncul tiba-tiba, dalam bentuk gejala yang sebelumnya tidak pernah dirasakan.

Beberapa pemicu umum yang kerap terjadi selama perjalanan internasional, kata Dicky, antara lain debu, serbuk sari, hingga spora jamur yang tidak ditemukan di lingkungan asal.

Selain itu bisa juga karena bahan kimia dari fasilitas hotel, seperti sabun, deterjen, dan pengharum ruangan yang juga bisa menimbulkan reaksi kulit bagi mereka yang sensitif.

baca juga

Faktor makanan asing turut berperan. Beberapa jenis makanan atau aditif makanan khas Eropa seperti keju fermentasi, wine, atau saus pasta tertentu memiliki kandungan histamin tinggi, yang pada sebagian orang bisa memicu reaksi alergi.

"Obat-obatan atau suplemen baru yang dikonsumsi selama perjalanan. Serta paparan sinar matahari berlebihan juga bisa jadi pemicu. Khusus yang terakhir, kita menyebutnya photosensitive dermatitis, biasanya muncul jika kulit sensitif dan diperparah oleh penggunaan obat tertentu,” imbuhnya.

Gejala yang muncul akibat reaksi alergi kulit ini bervariasi, mulai dari ruam, bercak kemerahan, hingga rasa gatal yang intens. Dalam konteks medis, dua kemungkinan yang sering terjadi adalah dermatitis kontak alergik dan urtikaria atau yang dikenal awam sebagai biduran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Sebut Perlu Ada Kesaksian Jokowi Dalam Sidang Kasus Impor Gula, Tom Lembong: Komentar Menarik

Ahli Sebut Perlu Ada Kesaksian Jokowi Dalam Sidang Kasus Impor Gula, Tom Lembong: Komentar Menarik

News | Senin, 23 Juni 2025 | 17:53 WIB

Baru Daftar Caketum di Last Minute, Jubir PSI Cerita Takut Kualat Lawan Guru Jokowi

Baru Daftar Caketum di Last Minute, Jubir PSI Cerita Takut Kualat Lawan Guru Jokowi

News | Senin, 23 Juni 2025 | 17:29 WIB

Analis Bongkar Alasan Jokowi Urung Daftar Caketum PSI, Salah Satunya Alergi Kulit

Analis Bongkar Alasan Jokowi Urung Daftar Caketum PSI, Salah Satunya Alergi Kulit

News | Senin, 23 Juni 2025 | 16:39 WIB

Said Didu Sindir Kedatangan Pratikno ke Solo Temui Jokowi, Kader PSI Dian Sandi: Istighfar!

Said Didu Sindir Kedatangan Pratikno ke Solo Temui Jokowi, Kader PSI Dian Sandi: Istighfar!

News | Senin, 23 Juni 2025 | 16:15 WIB

Kaesang 'Blokir' Jalan Jokowi ke PSI: 'Tak Mungkin Anak Lawan Bapak', Kini Muncul Penantang Baru

Kaesang 'Blokir' Jalan Jokowi ke PSI: 'Tak Mungkin Anak Lawan Bapak', Kini Muncul Penantang Baru

News | Senin, 23 Juni 2025 | 15:36 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×