Ketika Rumah Singgah Jadi Ruang Aman Bagi Pasien Anak dan Keluarganya

Vania Rossa

Selasa, 08 Juli 2025 | 22:27 WIB
Ketika Rumah Singgah Jadi Ruang Aman Bagi Pasien Anak dan Keluarganya
Runners bersama Keluarga Pasien di Rumah Singgah. (dok. RMHC)

Suara.com - Rumah singgah bagi pasien anak maknanya bukan hanya simbolis—tapi nyata. Di balik setiap senyum anak yang sedang sakit, ada perjuangan panjang orang tua yang ingin tetap mendampingi. Namun, tak semua keluarga mampu tinggal dekat rumah sakit, terutama mereka yang datang dari luar kota.

Untuk itulah, rumah singgah hadir sebagai solusi—sebagai tempat bernaung, tempat menguatkan, dan tempat kembali pulih bersama.

Untuk mendukung misi mulia ini, sebanyak 22 pelari Indonesia siap mengikuti World Marathon Majors 2025 di London, Sydney, Chicago, dan Valencia. Mereka tidak hanya berlari untuk menaklukkan jarak, tapi juga untuk menggalang dana dan menyuarakan pentingnya rumah singgah bagi pasien anak.

Setiap langkah mereka adalah bagian dari perjuangan menghadirkan ruang aman bagi anak-anak yang tengah berjuang melawan penyakit serius.

Buat sebagian orang, berlari adalah bagian dari rutinitas. Buat yang lain, ini soal tantangan pribadi. Tapi bagi segelintir orang, lari bisa jadi bentuk nyata dari empati—sebuah aksi kecil yang berdampak besar.

Tahun 2025 ini, 22 pelari asal Indonesia memutuskan untuk menjadikan marathon sebagai medium harapan. Mereka tak hanya mengejar garis finish, tapi membawa serta misi kemanusiaan untuk anak-anak Indonesia yang tengah berjuang melawan penyakit serius.

Lewat ajang World Marathon Majors 2025, para pelari tersebut mengajak publik untuk berlari bukan cuma demi personal best, tapi demi membangun masa depan yang lebih baik—satu langkah, satu napas, satu anak dalam doa.

Para pelari ini berlari untuk mendukung pembangunan Rumah Singgah ke-4 milik Yayasan RMHC Indonesia di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat.

Rumah ini akan menjadi tempat tinggal sementara bagi keluarga pasien anak yang dirujuk ke RS Jantung Harapan Kita, RSAB Harapan Kita, dan RS Dharmais—rumah-rumah sakit rujukan nasional bagi penyakit berat seperti kanker dan jantung bawaan.

baca juga

Selama 2022–2023, lebih dari 9.000 anak dengan penyakit jantung bawaan menjalani pengobatan di Jakarta. Sayangnya, 91% di antaranya berasal dari luar Pulau Jawa, dan banyak keluarga harus bertahan tanpa tempat tinggal layak selama masa pengobatan.

Di sinilah pentingnya keberadaan rumah singgah—bukan sekadar tempat beristirahat, tapi ruang yang memberi harapan.

Menurut Ketua Yayasan RMHC Indonesia, Caroline Djajadiningrat, pada Selasa (8/7/2025), “Setiap langkah para pelari kami adalah simbol dari langkah menuju masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia. Kami ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya kebersamaan dan dukungan bagi keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.”

Musisi Sheryl Sheinafia, salah satu peserta yang akan berlaga di Chicago Marathon, menyampaikan, “Saya percaya, setiap anak yang sakit berhak ditemani keluarganya. Setiap langkah saya adalah doa dan harapan untuk mereka.”

Sementara itu, Mohammad Daffa Wardana, public figure yang akan tampil di Sydney Marathon, menyebut keikutsertaannya sebagai bentuk kepedulian untuk menciptakan ruang yang penuh kasih dan harapan.

Lebih dari sekadar event olahraga, kampanye ini menjadi cara baru menghubungkan dunia maraton dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Publik pun diajak terlibat, bukan hanya sebagai donatur, tapi juga sebagai bagian dari komunitas yang menyebarkan pesan positif. Bisa lewat lari, jadi relawan, atau sekadar menyebarkan cerita—semua langkah punya arti.

Di tengah kesibukan dan target pribadi, tak ada salahnya sesekali berlari dengan misi yang lebih besar. Karena kadang, satu langkah kecil bisa berarti dunia bagi orang lain. Dan lewat marathon ini, kita diajak untuk tidak hanya melihat ke depan, tapi juga menoleh ke sisi—di mana ada anak-anak yang sedang menanti keajaiban lewat harapan dan kebersamaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Polisi Tabrak Mobil di Medan, Polda Sumut Beri Klarifikasi Mengejutkan!

Anak Polisi Tabrak Mobil di Medan, Polda Sumut Beri Klarifikasi Mengejutkan!

Video | Selasa, 08 Juli 2025 | 13:10 WIB

7 Rekomendasi Parfum Awet Wangi Saat Lari dan Olahraga, Anti Bau Keringat

7 Rekomendasi Parfum Awet Wangi Saat Lari dan Olahraga, Anti Bau Keringat

Lifestyle | Selasa, 08 Juli 2025 | 11:05 WIB

Mobil Dinas Propam Dikemudikan Anak di Bawah Umur Diduga Tabrak Lari, Ini Hukumannya

Mobil Dinas Propam Dikemudikan Anak di Bawah Umur Diduga Tabrak Lari, Ini Hukumannya

News | Senin, 07 Juli 2025 | 19:33 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×