Mengenal Burn Out yang Dialami Arya Daru: Kelelahan Mental dan Emosional, Jangan Dianggap Remeh!

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 29 Juli 2025 | 21:33 WIB
Mengenal Burn Out yang Dialami Arya Daru: Kelelahan Mental dan Emosional, Jangan Dianggap Remeh!
Arya Daru Pangayunan Diplomat Kemenlu yang disebut-sebut mengalami Burn Out. (Instagram)

Suara.com - Kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (39), menyita perhatian publik. Di balik penyelidikan yang berjalan, muncul satu istilah psikologis yang disebut dialami oleh almarhum di masa akhir hidupnya: burn out.

Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) menyatakan bahwa Arya Daru mengalami burn out atau kelelahan akibat stres berkepanjangan.

Ketua Umum Apsifor, Nathanael E. J. Sumampouw, mengungkapkan bahwa Arya dikenal sebagai pribadi positif, bertanggung jawab, dan sangat diandalkan. Namun, tekanan yang dihayati secara mendalam diduga memicu kondisi tersebut.

"Tekanan dihayati secara mendalam sehingga mempengaruhi bagaimana almarhum memandang dirinya, memandang lingkungan, bagaimana almarhum memandang lingkungan, memandang masa depan," kata Nathanael dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).

"Ini menimbulkan dampak seperti burnout, fatigue, kelelahan kepedulian. Dinamika psikologis itu kami temukan di masa akhir kehidupannya," ujarnya.

Lantas, apa sebenarnya burn out yang disebut dialami oleh Arya Daru? Kondisi ini lebih dari sekadar lelah biasa dan tidak boleh dianggap remeh.

Apa Itu Burn Out?

Burn out adalah kondisi kelelahan ekstrem yang mencakup aspek fisik, emosional, dan mental akibat stres yang bersifat kronis dan tidak terkelola dengan baik, terutama yang berkaitan dengan pekerjaan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), burn out bukanlah sebuah penyakit, melainkan sindrom akibat stres kerja berkepanjangan.

baca juga

Secara sederhana, burn out adalah kondisi saat seseorang merasa terkuras habis, kehilangan motivasi, dan memandang pekerjaan atau tanggung jawabnya secara negatif.

Ini adalah akumulasi stres yang membuat seseorang merasa "habis terbakar" hingga tak mampu lagi berfungsi seperti sedia kala.

Perbedaannya dengan stres biasa terletak pada durasinya; stres bisa datang dan pergi, namun burn out adalah hasil dari tekanan yang menumpuk dalam waktu lama.

Mengenali Gejala Burn Out

Gejala burn out sering kali muncul secara bertahap dan bisa bervariasi pada setiap individu. Namun, secara umum, ada tiga dimensi utama yang menjadi ciri khasnya:

  • Kelelahan Ekstrem (Exhaustion): Merasa sangat lelah secara fisik dan emosional, seolah tidak punya energi tersisa bahkan setelah beristirahat. Penderitanya bisa merasa tidak berdaya untuk bangun dari tempat tidur.
  • Perasaan Sinis dan Menarik Diri (Cynicism/Alienation): Tumbuhnya perasaan negatif, sinis, atau frustrasi terhadap pekerjaan dan rekan kerja. Penderitanya cenderung menarik diri dari lingkungan sosial dan merasa terasing.
  • Penurunan Kinerja dan Rasa Tidak Kompeten (Reduced Professional Efficacy): Merasa tidak efektif, meragukan kemampuan diri sendiri, dan sulit berkonsentrasi atau menyelesaikan tugas. Produktivitas menurun drastis dan muncul perasaan gagal.

Selain tiga gejala utama tersebut, burn out juga bisa disertai gejala fisik seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, nyeri otot, dan masalah tidur. Jika tidak ditangani, kondisi ini berisiko menurunkan imunitas tubuh sehingga lebih rentan sakit.

Apa Saja Penyebabnya?

Burn out dapat dipicu oleh berbagai faktor, baik dari lingkungan pekerjaan maupun dari dalam diri sendiri. Beberapa penyebab paling umum antara lain:

  • Beban kerja berlebihan: Tuntutan pekerjaan yang melampaui kapasitas dan jam kerja yang panjang.
  • Kurangnya kontrol: Merasa tidak memiliki kendali atas jadwal atau keputusan yang memengaruhi pekerjaan.
  • Kurang apresiasi: Merasa usaha dan kerja keras tidak diakui atau dihargai.
  • Lingkungan kerja toxic: Hubungan yang buruk dengan atasan atau rekan kerja.
  • Ketidakseimbangan hidup: Waktu untuk kehidupan pribadi, keluarga, dan istirahat sangat minim.
  • Ekspektasi tidak realistis: Menetapkan target yang terlalu tinggi pada diri sendiri atau dari atasan. 

Kasus yang menimpa Arya Daru menjadi pengingat serius bahwa tekanan psikologis akibat pekerjaan dan tanggung jawab adalah nyata dan berpotensi fatal.

Sebagai sosok yang selalu berusaha positif, ia disebut mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosi negatif, terutama di bawah tekanan tinggi.

Mengatasi burn out membutuhkan kesadaran diri dan tindakan nyata, seperti mengambil waktu istirahat yang cukup, menetapkan batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta mencari dukungan dari orang terpercaya atau profesional seperti psikolog.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Wakapolri Ragukan Hasil Penyelidikan Arya Daru, Ini Alasannya

Eks Wakapolri Ragukan Hasil Penyelidikan Arya Daru, Ini Alasannya

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 20:48 WIB

Misteri Kematian Arya Daru: Bunuh Diri atau Ada yang Janggal? Ini Kata Polisi dan Keluarga

Misteri Kematian Arya Daru: Bunuh Diri atau Ada yang Janggal? Ini Kata Polisi dan Keluarga

Video | Selasa, 29 Juli 2025 | 20:05 WIB

5 Fakta Terakhir Drama 86 Menit Arya Daru di Lantai 12 Sebelum Tewas di Rumah

5 Fakta Terakhir Drama 86 Menit Arya Daru di Lantai 12 Sebelum Tewas di Rumah

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 20:29 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×