Smart Hospital, Indonesia Mulai Produksi Tempat Tidur Rumah Sakit yang Bisa 'Baca' Kondisi Pasien

Vania Rossa

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 10:25 WIB
Smart Hospital, Indonesia Mulai Produksi Tempat Tidur Rumah Sakit yang Bisa 'Baca' Kondisi Pasien
Tempat Tidur Rumah Sakit Berteknologi Tinggi. (dok. DV Medika)
baca 10 detik
  • Kolaborasi LINET dan DV Medika membuka babak baru industri kesehatan Indonesia lewat produksi tempat tidur rumah sakit pintar berteknologi tinggi.
  • Fasilitas produksi di Kendal ini menjadi yang pertama di Asia dan menandai langkah nyata menuju era smart hospital.
  • Inisiatif ini juga memperkuat kemandirian alat kesehatan nasional dan membawa Indonesia ke panggung inovasi global.

Suara.com - Bayangkan, ada tempat tidur rumah sakit yang bisa memberi tahu petugas kesehatan ketika pasien mulai gelisah, atau mendeteksi tekanan tubuh terlalu lama. Dan kemudian menghubungkan semua informasi tersebut ke sistem digital rumah sakit, sehingga tak perlu lagi prosedur cek manual.

Teknologi semacam itu bukan lagi mimpi, karena sekarang tempat tidur rumah sakit yang canggih itu bisa dibuat di Indonesia!

Lewat kolaborasi strategis antara DV Medika, perusahaan alat kesehatan lokal, dan LINET, produsen global asal Eropa, lahirlah fasilitas produksi smart hospital bed pertama di luar Eropa — dan Indonesia jadi tuan rumahnya.

“Kolaborasi dengan LINET menjadi tonggak penting bagi industri alat kesehatan nasional. Kami tidak hanya menghadirkan produk berstandar internasional, tetapi juga membangun ekosistem manufaktur yang mampu bersaing secara global,” ujar Steven Lee, CEO DV Medika, saat ditemui di SMESCO, Jakarta (23/10/2025).

Ia menegaskan bahwa inisiatif ini akan memperkuat kapasitas industri lokal sekaligus memberdayakan tenaga kerja Indonesia.

Dari sisi global, Olivier Declemy, Managing Director LINET Asia, menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama di bidang manufaktur alat kesehatan.

“Melalui kemitraan dengan DV Medika, kami dapat berkontribusi langsung dalam mewujudkan solusi perawatan berkualitas tinggi dan mendukung agenda transformasi kesehatan nasional,” ujarnya.

Produk hasil kolaborasi ini mencakup empat jenis smart hospital bed berteknologi tinggi, mulai dari Ultra-Premium Smart ICU Bed hingga Pediatric Bed yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan pasien, mengoptimalkan efisiensi tenaga medis, serta mendukung konektivitas digital rumah sakit.

Fitur seperti sensor pemantauan pasien, sistem pencegahan luka tekan, dan integrasi data medis juga menjadi bagian penting dari desainnya.

baca juga

Menurut Dr. Lucia Rizka Andalusia, Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, inisiatif ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mempercepat penggunaan produk dalam negeri dan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Produksi lokal alat kesehatan berteknologi tinggi seperti ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian dan daya saing industri alat kesehatan nasional,” ujarnya.

Dengan kolaborasi ini, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen inovasi di sektor alat kesehatan.

Produksi tempat tidur rumah sakit canggih ini dilakukan di KEK Kendal, Jawa Tengah — dan kabarnya, selain untuk pasar lokal, produk ini juga disiapkan buat ekspor. Jadi, bukan hal yang mustahil kalau nanti rumah sakit di luar negeri juga pakai tempat tidur canggih buatan Indonesia ini.

“Melalui inovasi teknologi, peningkatan kapasitas produksi lokal, dan kerja sama lintas pemangku kepentingan, kami ingin memastikan masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” tutup Steven Lee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perawatan Komprehensif untuk Thalasemia: Dari Transfusi hingga Dukungan Psikologis

Perawatan Komprehensif untuk Thalasemia: Dari Transfusi hingga Dukungan Psikologis

Health | Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:48 WIB

Ditodong Gubernur Bengkulu Di Bandara, Ketua DPD RI Gercep Langsung Telepon Menkes

Ditodong Gubernur Bengkulu Di Bandara, Ketua DPD RI Gercep Langsung Telepon Menkes

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:14 WIB

Masa Depan Layanan Kesehatan Ada di Genggaman Anda: Bagaimana Digitalisasi Memudahkan Pasien?

Masa Depan Layanan Kesehatan Ada di Genggaman Anda: Bagaimana Digitalisasi Memudahkan Pasien?

Health | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:17 WIB

Terkini

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:00 WIB

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

×