50 Persen Penduduk Indonesia Berisiko Osteoporosis, Kenapa Gen X Paling Terancam?

Dinda Rachmawati

Jum'at, 21 November 2025 | 10:58 WIB
50 Persen Penduduk Indonesia Berisiko Osteoporosis, Kenapa Gen X Paling Terancam?
50 Persen Penduduk Indonesia Berisiko Osteoporosis! Kenapa Gen X Paling Terancam? (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Lebih dari 50 persen peserta Bone Scan berisiko osteoporosis, dengan Gen X paling tinggi dibanding Milenial dan Gen Z. Anlene dan PEROSI mendorong pencegahan sejak muda.
  • Di Jakarta, lebih dari 60% warga berisiko osteoporosis dan aktivitas fisik rendah meningkatkan risiko. Pemerintah menekankan olahraga dan nutrisi.
  • Anlene OsteoWalk 10.000 Langkah diikuti 12.000 peserta untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan tulang sejak dini.

Suara.com - Lonjakan kasus risiko osteoporosis di Indonesia menunjukkan pola yang mengkhawatirkan, terutama ketika hasil Bone Scan terhadap lebih dari 500.000 orang di 16 kota mengungkapkan bahwa lebih dari 50% peserta berisiko mengalami pengeroposan tulang

Fakta yang paling menonjol adalah perbedaan tajam antar generasi, Gen X tercatat memiliki risiko osteoporosis hampir dua kali lebih tinggi dibanding Milenial, dan bahkan 2,7 kali lebih tinggi dibanding Gen Z. 

Ketimpangan ini menjadi alarm keras bahwa meskipun generasi muda tampak lebih terlindungi, ancaman osteoporosis tetap nyata dan dapat menghantui usia produktif bila pencegahan tidak dilakukan sejak dini. 

Di Jakarta sendiri, risikonya lebih besar lagi, lebih dari 60% peserta pemeriksaan terdeteksi berisiko mengalami osteoporosis, dan mereka yang jarang berjalan kaki tercatat memiliki risiko 1,4 kali lebih tinggi dibandingkan yang rutin bergerak.

Temuan tersebut menguatkan urgensi untuk memulai pencegahan sedini mungkin, terutama melalui kebiasaan sederhana seperti berjalan 10.000 langkah per hari yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot agar tetap kuat hingga usia lanjut. 

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid, menegaskan pentingnya persoalan ini. Ia menyampaikan, dua dari lima penduduk Indonesia berisiko mengalami osteoporosis, sehingga hal ini menjadi perhatian pemerintah untuk mendorong pencegahan sejak dini. 

"Sejak 2002, Kementerian Kesehatan bersama PEROSI dan mitra strategis seperti Anlene terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah osteoporosis, mengingat penyakit ini merupakan silent disease dan dapat memengaruhi produktivitas masyarakat Indonesia," kata dia.

Pemerintah juga terus mendorong pencegahan melalui aktivitas fisik teratur serta pemenuhan nutrisi seperti kalsium, vitamin D, dan protein. Untuk itu, kata dia gerakan Anlene OsteoWalk 10.000 yang merupakan kolaborasi bersama Perosi diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat melakukan olahraga 150 menit per minggu atau 30 menit per hari selama 5 hari.

Kekhawatiran yang sama disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr. Octoviana Carolina S, MKM. Ia menyoroti tingginya risiko osteoporosis di ibu kota dan menekankan perlunya peningkatan pencegahan. 

baca juga

Berdasarkan hasil Bone Scan Anlene, lebih dari 60% warga Jakarta berisiko mengalami pengeroposan tulang¹. Data ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan harus terus ditingkatkan agar masyarakat semakin waspada terhadap risiko osteoporosis. 

"Karena itu, kami mengapresiasi inisiatif PEROSI bersama mitra strategis Anlene melalui kegiatan ANLENE OsteoWalk 10.000 Langkah yang sejalan dengan program Cek Kesehatan Gratis yang sedang terus digencarkan dan berhasil menggerakkan ribuan warga Jakarta untuk peduli terhadap kesehatan tulang," tambahnya.

Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), Dr. dr. Tirza Z. Tamin, Sp.KFR, M.S(K), FIPM(USG), juga mengingatkan bahwa osteoporosis sering berkembang diam-diam. Ia menjelaskan, sering disebut sebagai ‘silent disease’, osteoporosis hampir tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, namun dapat meningkatkan risiko patah tulang yang bisa mengganggu kualitas hidup seiring bertambahnya usia. 

Karena itu, penting untuk melakukan pencegahan sejak dini. Aktivitas sederhana seperti berjalan atau melakukan latihan weight bearing dapat membantu menjaga kepadatan tulang, memperkuat sendi, dan meningkatkan daya tahan otot. 

"Mari jadikan gaya hidup aktif, pemenuhan nutrisi, dan pemeriksaan tulang secara rutin sebagai kebiasaan karena kesehatan adalah investasi terbaik yang bisa kita lakukan,” tambah dia.

Kesadaran kolektif ini semakin terasa ketika lebih dari 12.000 warga membanjiri kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dalam kegiatan Anlene™ OsteoWalk 10.000 Langkah dan OsteoRun 5K, yang menjadi puncak kampanye nasional Anlene dan PEROSI dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis Nasional 2025. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Bungkuk, Ini 5 Cara Sederhana Mencegah Skoliosis Biar Gak Makin Parah

Bukan Cuma Bungkuk, Ini 5 Cara Sederhana Mencegah Skoliosis Biar Gak Makin Parah

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 16:24 WIB

Ole Romeny Balas Keraguan: Tak Semua Percaya Saya Bisa Kembali ke Timnas Indonesia

Ole Romeny Balas Keraguan: Tak Semua Percaya Saya Bisa Kembali ke Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:12 WIB

Rahasia Tulang Kuat Sejak Dini, Cegah Osteoporosis di Masa Tua dengan Optimalkan Pertumbuhan!

Rahasia Tulang Kuat Sejak Dini, Cegah Osteoporosis di Masa Tua dengan Optimalkan Pertumbuhan!

Health | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:44 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×