Pertama di Indonesia, Operasi Ligamen Artifisial untuk Pasien Cedera Lutut

Vania Rossa

Selasa, 16 Desember 2025 | 15:31 WIB
Pertama di Indonesia, Operasi Ligamen Artifisial untuk Pasien Cedera Lutut
Introductory Lecture and Live Surgery: Artificial Ligament for Knee Ligament Reconstruction. (dok. RS Premier Bintaro)
baca 10 detik
  • RS Premier Bintaro memperkenalkan penggunaan ligamen artifisial pertama di Indonesia melalui kegiatan live surgery dan kuliah ahli.
  • Teknologi ligamen artifisial ini menawarkan pemulihan lebih cepat bagi pasien cedera lutut dibandingkan metode konvensional.
  • Prosedur inovatif ini didemonstrasikan oleh Prof. Tao Kun dari Shanghai sebagai bagian dari transfer pengetahuan medis.

Suara.com - RS Premier Bintaro mencatat sejarah baru di dunia kedokteran ortopedi nasional dengan menghadirkan penggunaan ligamen artifisial (artificial ligament) pertama di Indonesia. 

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Tao Kun dari Tenth People’s Hospital / Tongji University, Shanghai, China, pakar internasional di bidang rekonstruksi ligamen, bersama dr. Sapto Adji Hardjosworo, Sp.OT, Subsp. CO, Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Konsultan Cedera Olahraga RS Premier Bintaro.

Prosedur dilakukan dalam format live surgery sekaligus menjadi implementasi klinis perdana ligamen artifisial untuk rekonstruksi lutut di Indonesia.

Terobosan dalam Penanganan Cedera Lutut

Penggunaan ligamen artifisial menjadi inovasi penting dalam penanganan cedera ligamen lutut, terutama bagi pasien yang membutuhkan stabilitas sendi optimal dan proses pemulihan lebih cepat. Berbeda dengan metode konvensional, teknologi ini menawarkan pendekatan modern yang diharapkan meningkatkan hasil fungsional pasien sekaligus mempercepat rehabilitasi.

Menurut dr. Sapto Hardjosworo, selama ini bila ditemukan putus urat di lutut, urat pengganti biasanya diambil dari bagian tubuh pasien sendiri, misalnya dari belakang paha atau betis.

“Nah itu berarti ada bagian tubuh yang dikorbankan untuk menggantikan urat yang putus. Alternatif lain adalah mengambil donor dari orang yang sudah meninggal, tapi saat ini teknologi itu belum tersedia di Indonesia, dan risikonya besar, seperti infeksi,” jelas dr. Sapto.

Kini, ligamen artifisial menjadi solusi modern yang telah dikembangkan di dunia dan kini diperkenalkan di Indonesia.

“Bentuknya seperti serabut-serabut benang yang dijalin membentuk pita, mirip tali sepatu tapi dengan diameter tertentu, sehingga kompatibel dengan tubuh manusia. Aman ditanamkan dan tidak menimbulkan reaksi penolakan,” tambahnya.

baca juga

Proses Pemulihan Lebih Cepat

Salah satu keuntungan signifikan dari teknologi ini adalah pemulihan yang lebih cepat dibanding metode konvensional.

“Tujuan operasi adalah mengembalikan pasien ke level aktivitas semula. Dengan teknologi ini, proses pemulihan bisa lebih singkat. Pasien yang biasanya membutuhkan enam bulan untuk kembali beraktivitas, kini bisa kembali dalam tiga bulan. Selain itu, biaya pun lebih kompetitif karena durasi pemulihan lebih cepat,” ujar dr. Sapto.

Teknologi dan Transfer Pengetahuan

RS Premier Bintaro mengadopsi teknologi ligamen artifisial dari China, menggunakan bahan PET (polietilen tereftalat). Prof. Tao Kun diundang untuk mendemonstrasikan prosedur ini dan berbagi pengetahuan kepada dokter-dokter ortopedi Indonesia.

“Tujuan utama menghadirkan Prof. Tao Kun adalah transfer knowledge. Selama ini kita menggunakan urat pasien sendiri, sekarang kita punya opsi urat buatan dengan beberapa keuntungan signifikan,” kata dr. Sapto.

Teknologi ini bisa diterapkan pada mayoritas kasus cedera ligamen, kecuali pada kondisi tertentu seperti infeksi, tulang keropos, atau anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

“Jika ada penolakan dari tubuh, biasanya terlihat dalam tiga hari. Ligamen buatan ini tetap berada di tempatnya dan berfungsi menggantikan urat yang hilang,” jelas dr. Sapto.

Manajemen RS Premier Bintaro menegaskan bahwa keberhasilan operasi ligamen artifisial perdana di Indonesia menegaskan posisi rumah sakit sebagai pelopor inovasi medis dan rujukan nasional dalam layanan ortopedi dan traumatologi. RS Premier Bintaro berkomitmen terus menghadirkan teknologi kesehatan mutakhir dengan standar keselamatan dan kualitas internasional.

“Kami berharap teknologi ini menjadi alternatif opsi bagi pasien cedera lutut, terutama atlet atau individu yang aktif dalam olahraga, agar mereka bisa kembali beraktivitas dengan lebih cepat dan aman,” tutup dr. Sapto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selang Urine Tertinggal di Ginjal Pasien, Dokter RS Borromeus Divonis Langgar Disiplin

Selang Urine Tertinggal di Ginjal Pasien, Dokter RS Borromeus Divonis Langgar Disiplin

News | Senin, 15 Desember 2025 | 15:48 WIB

Baksos Operasi Katarak BCA Bangun Harapan, Buka Jalan Hidup Masyarakat yang Lebih Produktif

Baksos Operasi Katarak BCA Bangun Harapan, Buka Jalan Hidup Masyarakat yang Lebih Produktif

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2025 | 10:27 WIB

Ada Korban Bencana Sumatera Masih Hilang, Pakar UGM Desak Integrasi Drone dan AI dalam Operasi SAR

Ada Korban Bencana Sumatera Masih Hilang, Pakar UGM Desak Integrasi Drone dan AI dalam Operasi SAR

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 18:03 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×