Hepatitis Akut pada Anak Dinyatakan Kejadian Luar Biasa, Waspadai Gejalanya

Indotnesia | Suara.com

Selasa, 03 Mei 2022 | 11:19 WIB
Hepatitis Akut pada Anak Dinyatakan Kejadian Luar Biasa, Waspadai Gejalanya
Sumber: Freepik

Indotnesia - Baru-baru ini, kematian tiga pasien anak di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta mengejutkan publik. Mereka meninggal dunia dengan dugaan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya.

Kementerian Kesehatan melalui siaran persnya pada awal Mei 2022 mengatakan, ketiganya meninggal dalam kurun waktu yang berbeda selama dua pekan terakhir hingga 30 April.

Sebelumnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak di berbagai belahan dunia, seperti Eropa, Amerika, dan Asia.

Kejadian tersebut belum diketahui penyebabnya sejak dinyatakan KLB pada 15 April 2022. Hal tersebut membuat Kemenkes meningkatkan kewaspadaannya. Diketahui, ketiga pasien anak tersebut merupakan rujukan dari rumah sakit di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Hingga kini, Kemenkes berupaya melakukan investigasi penyebab kejadian hepatitis akut melalui pemeriksaan panel virus. Juru Bicara kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang.

"Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan,” ucapnya.

Lalu apa saja gejala yang ditemukan pada pasien-pasien tersebut? Kemenkes menyatakan gejala tersebut seperti mual, sakit perut, diare berat, demam, kuning, kejang, dan penurunan kesadaran.

Dokter Nadia mengimbau orang tua agar memperhatikan kondisi anak-anak terutama memiliki gejala-gejala tersebut, termasuk buang air kecil berwarna teh tua, dan buang air besar berwarna pucat.

Apabila orangtua menemukan gejala itu pada anak, segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan terdekat.

WHO melaporkan jumlah penderita hepatitis akut terus mengalami pertambahan, dengan lebih dari 170 kasus terjadi di lebih dari 120 negara. Kasus ini pertama kali muncul pada 5 April 2022 di Inggris Raya.

Laporan kepada WHO itu menyebutkan 10 kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya atau Acute Hepatitis of Unknown Aetiology. Penyakit tersebut menyerang anak-anak usia 11 bulan hingga 5 tahun selama Januari-Maret 2022 di Skotlandia Tengah.

Kasus yang terjadi pada anak usia 1 tahun hingga 16 tahun, 17 di antaranya atau sekitar 10% memerlukan transplantasi hati dan satu kasus dilaporkan meninggal.

Penyebab penyakit ini masih belum diketahui, padahal telah dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap hepatitis A, B, C, D, dan E, namun tidak ditemukan sebagai penyebabnya.

Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Surat Edaran tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya.

Surat edaran tersebut bertujuan meningkatkan dukungan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, kantor kesehatan pelabuhan, SDM kesehatan, dan para pemangku kepentingan terkait kewaspadaan dini penemuan kasus hepatitis akut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung

Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 10:19 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Penolakan Industri Terkait Kebijakan Label Nutri Level AD

Pemerintah Pastikan Tak Ada Penolakan Industri Terkait Kebijakan Label Nutri Level AD

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:35 WIB

Wamenkes Akui Dapat Laporan Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah Medan

Wamenkes Akui Dapat Laporan Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah Medan

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:44 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

5 Drama China Trope Friends to Lovers, Ada You Are My Lover Friend

5 Drama China Trope Friends to Lovers, Ada You Are My Lover Friend

Your Say | Senin, 27 April 2026 | 13:50 WIB

Ternyata Gejala Hepatitis A,  Jessica Iskandar Kira Dirinya Cuma Demam

Ternyata Gejala Hepatitis A, Jessica Iskandar Kira Dirinya Cuma Demam

Video | Minggu, 19 April 2026 | 09:00 WIB

Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam, dan Lemak: Ini Cara Bacanya!

Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam, dan Lemak: Ini Cara Bacanya!

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 12:37 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Terkini

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:50 WIB

Kekuatan Vietnam Bertambah, Striker Ganas Asal Brasil Resmi Dinaturalisasi

Kekuatan Vietnam Bertambah, Striker Ganas Asal Brasil Resmi Dinaturalisasi

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 17:48 WIB

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:46 WIB

Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia

Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 17:45 WIB

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB

Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB

Berhenti Menyalahkan Ibu: Tragedi Daycare Bukan Salah Mereka, Tapi Kegagalan Sistem!

Berhenti Menyalahkan Ibu: Tragedi Daycare Bukan Salah Mereka, Tapi Kegagalan Sistem!

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 17:41 WIB

Kepanikan Pecah di Jabal Magnet: 47 Jemaah Calon Haji Probolinggo Alami Kecelakaan Bus

Kepanikan Pecah di Jabal Magnet: 47 Jemaah Calon Haji Probolinggo Alami Kecelakaan Bus

Jatim | Rabu, 29 April 2026 | 17:34 WIB

Firasat Kunjungan Terakhir Farida: Korban Tragedi Maut KRL Bekasi Sempat Pulang Mendadak ke Boyolali

Firasat Kunjungan Terakhir Farida: Korban Tragedi Maut KRL Bekasi Sempat Pulang Mendadak ke Boyolali

Surakarta | Rabu, 29 April 2026 | 17:33 WIB