5 Rekomendasi Aplikasi untuk Kurangi Polusi Sampah, Bisa Jadi Cuan!

Indotnesia

Senin, 09 Mei 2022 | 17:10 WIB
5 Rekomendasi Aplikasi untuk Kurangi Polusi Sampah, Bisa Jadi Cuan!
Pixabay/RitaE

Indotnesia - Di sejumlah kota besar di Indonesia, permasalahan sampah selalu menjadi ‘momok’ karena kerap ditimbun dan tidak dikelola dengan maksimal. Namun, kini sudah ada solusi untuk membantu mengurangi sampah melalui aplikasi pengelola sampah.

Sampah menjadi ‘bom waktu’ yang dapat meledak kapan saja, apalagi jika hanya terus ditimbun menjadi gunungan besar tanpa pengelolaan maksimal. Hal tersebut tentu saja  menimbulkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, meminimalisir tumpukan sampah bisa dimulai dari pengelolaan mandiri. 

Pada dasarnya, mengelola sampah bisa dimulai dengan kesadaran untuk mengumpulkan, memilah dan membuang sampah. Penerapan yang baik dan benar dapat meningkatkan kelestarian lingkungan sekaligus meminimalisir adanya penumpukan sampah.

Nah, untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah secara mandiri, kamu bisa lho menggunakan 5 rekomendasi aplikasi pengelola sampah untuk kurangi polusi sampah dengan mudah. Bahkan, kamu bisa mendapatkan cuan.

1. Rakyat Peduli Lingkungan (Rapel)

Rapel merupakan aplikasi untuk menjual sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual, seperti bungkus makanan ringan, botol plastik, hingga minyak curah. Aplikasi ini menuntut kedisiplinan user/pengguna aplikasi untuk memilah sampah yang dimiliki sebelum diposting ke aplikasi Rapel.

Setelah diposting, sampah akan dijual dan diterima oleh agen pengepul yang menjadi mitra aplikasi. Layaknya seperti ojek online, agen akan menjemput sampah ke lokasi dan membelinya secara tunai atau melalui saldo digital.

Menerapkan pengelolaan sampah secara ekonomi sirkular, aplikasi ini dalam mengurangi sampah, tetapi juga berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat yang terlibat. 

Belum berlaku di seluruh wilayah Indonesia, aplikasi Rapel hanya bisa digunakan di cakupan daerah Yogyakarta dan sejumlah kota di Jawa Tengah.

2. Rekosistem

Rekosistem adalah start-up pengelolaan sampah anorganik yang terletak di Jakarta Selatan. Mereka menawarkan program setor sampah yang dapat dikirimkan langsung ke kantor pengelolaan Rekosistem. 

Bekerja sama dengan sejumlah pengusaha dan organisasi non-pemerintah, Rekosistem telah berhasil mengelola sampah dengan mengubahnya menjadi micro biogas plant hingga digester ‘alat tampungan bahan-bahan organik dan limbah kotoran ternak’ untuk rumah tangga serta komunitas. 

Selain itu, mereka juga menyediakan waste station dan rebox sebagai wadah tempat sampah anorganik di sejumlah titik wilayah untuk meminimalisir tumpukan sampah di TPS. Aplikasi ini bisa digunakan di cakupan wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, Blitar, Cirebon, Semarang, dan Bogor.

3. Mallsampah

Memiliki misi untuk menyediakan akses daur ulang untuk semua orang, Mallsampah memanfaatkan jejaring pengepul dan pemulung lokal untuk mengoptimalkan pengolahan limbah sampah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:09 WIB

Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?

Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda

Ketika Dunia Digital Mengubah Cara Jatuh Cinta Generasi Muda

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:00 WIB

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia

Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hindari Bau dan Air Lindi, Area Sampah Terbuka di Bantargebang Mulai Ditutup

Hindari Bau dan Air Lindi, Area Sampah Terbuka di Bantargebang Mulai Ditutup

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:49 WIB

Bantargebang Tinggalkan Open Dumping, Bagaimana Jakarta Mengubah Cara Mengelola Sampah?

Bantargebang Tinggalkan Open Dumping, Bagaimana Jakarta Mengubah Cara Mengelola Sampah?

News | Senin, 20 Juli 2026 | 14:05 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:17 WIB

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:05 WIB

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:57 WIB

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:45 WIB

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:41 WIB

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:37 WIB

×