Hewan Ternak Terinfeksi PMK Masih Bisa Dikonsumsi, Ini 3 Bagian yang Dilarang

Indotnesia

Jum'at, 17 Juni 2022 | 16:57 WIB
Hewan Ternak Terinfeksi PMK Masih Bisa Dikonsumsi, Ini 3 Bagian yang Dilarang
Pixabay/Ralphs Fotos

Indotnesia - Belum lama ini marak kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak. Menjelang Hari Raya Idul Adha, pemerintah berusaha menekan penyebaran virus tersebut dengan berbagai cara agar tak semakin meluas.

Meski termasuk virus yang cepat menular, daging hewan ternak terinfeksi PMK masih dapat dikonsumsi. Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Menteri Pertanian (Menpan) Syahrul Yasin Limpo pada Rabu (15/6/2022) saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertanian Jakarta.

“Daging hewan yang terkena PMK, masih aman dikonsumsi oleh manusia asal diolah dengan prosedur tertentu,” kata Syahrul, dikutip dari Suara.com.

Menurut pernyataan Menpan Syahrul, bagian hewan ternak yang tidak boleh dikonsumsi apabila positif terinfeksi PMK yaitu bagian kaki, bagian mulut seperti bibir dan lidah, dan organ dalam atau jeroan.

Selain itu, pada bagian daging lainnya dan susu hewan ternak masih aman untuk dikonsumsi selama dimasak dengan benar. 

Dilansir dari akun resmi Instagram @kementerianpertanian, pengelolaan daging segar dan jeroan pada hewan ternak agar aman demi mencegah penyebaran virus PMK dapat dilakukan dengan sejumlah pedoman berikut:

1. Rebus daging selama 30 menit di air mendidih sebelum diolah.

2. Jika daging tidak langsung dimasak atau akan disimpan di freezer maka daging bersama kemasan disimpan terlebih dahulu pada suhu dingin, minimal 24 jam baru dimasukkan ke freezer.

3. Jika jeroan masih dalam keadaan mentah, rebus dalam air mendidih selama 30 menit sebelum disimpan ataupun diolah.

4. Rendam bekas kemasan daging dengan detergen atau pemutih pakaian atau cuka dapur untuk mencegah pencemaran virus ke lingkungan.

Meski tidak membahayakan manusia, daging dan susu hewan ternak terinfeksi PMK harus dimasak dengan benar. Dilansir dari Suara.com, tips penanganan produk hewan untuk industri adalah sebagai berikut:

1. Daging, pengalengan dilakukan dengan pemanasan hingga suhu internal minimal 70 derajat celcius selama 30 menit dan keringkan setelah penggaraman.

2. Susu, panaskan hingga suhu 132 derajat celcius minimal 1 detik (Ultra High Temperature atau UHT). Jika pH susu <70, panaskan minimal 72 derajat selama 15 detik (High Temperature Short Time atau HTST), sedangkan pH susu >70, proses HTST dilakukan dua kali.

3. Kulit, lakukan penggaraman yang mengandung Natrium Karbonat (Na2C03) 2% selama 28 hari.

4. Bulu babi (untuk kuas), rebus minimal 1 jam atau rendam minimal 24 jam dalam larutan formaldehida 1%.

Diketahui penyakit PMK menyerang hewan berkuku belah, diantaranya sapi, kerbau, babi, domba, dan kambing. Wabah virus yang menyebar ke sejumlah ternak di beberapa daerah, membuat pemerintah gencar melakukan pengawasan terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.

Salah satu pengawasan yang dilakukan untuk menekan penyebaran penyakit PMK pada hewan ternak yaitu mengerahkan tim medis dan paramedis di wilayah wabah penyakit. 

Tujuannya, tim medis dapat melakukan pendampingan pada peternak dan masyarakat untuk mengendalikan wabah dan pencegahan agar penyebaran tidak meluas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:27 WIB

Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan

Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:25 WIB

HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta

HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:37 WIB

Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:18 WIB

Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?

Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:16 WIB

61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis

61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:58 WIB

Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit

Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:20 WIB

Berbeda dengan Persib, Nasib Persija di Piala Presiden 2026 di Ujung Tanduk

Berbeda dengan Persib, Nasib Persija di Piala Presiden 2026 di Ujung Tanduk

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:07 WIB

Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru

Rekam Jejak Sudaryono: Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Kepala BGN Baru

Video | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

Cuek Performa Pemain Persija di Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Shin Tae-yong: Saya Tak Sempat...

Cuek Performa Pemain Persija di Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Shin Tae-yong: Saya Tak Sempat...

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:30 WIB

Terkini

WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta BertindakTegas

WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta BertindakTegas

Bali | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:03 WIB

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:00 WIB

Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?

Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:53 WIB

Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:53 WIB

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:52 WIB

Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat

Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:49 WIB

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:48 WIB

5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif

5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:47 WIB

Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun

Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:47 WIB

Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta

Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:46 WIB

×