Sejarah ACT, Lembaga yang Diduga Lakukan Penyelewengan Dana Donasi Publik

Indotnesia | Suara.com

Senin, 04 Juli 2022 | 15:19 WIB
Sejarah ACT, Lembaga yang Diduga Lakukan Penyelewengan Dana Donasi Publik
act.id

Indotnesia - Berita penyelewengan dana donasi publik yang dilakukan oleh lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tengah ramai dibicarakan. 

Sebelumnya, Majalah Tempo mengungkap gaji dan fasilitas petinggi ACT yang nilainya fantastis yaitu, gaji Rp250 juta dan fasilitas mobil Toyota Alphard, Pajero Sport atau CR-V. Namun, sebenarnya apa itu ACT dan bagaimana sejarahnya?

Apa itu ACT?

Mengutip dari laman resmi act.id, Aksi Cepat Tanggap (ACT) adalah lembaga filantropi profesional berskala global yang merespon cepat masalah-masalah penyelamatan kemanusiaan melalui program-program yang kreatif, holistik dan massif. 

Sejarah ACT

ACT diluncurkan secara resmi sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan pada 21 April 2005.

Berawal dari aksi tanggap darurat, lembaga ini lalu berkembang menjadi aksi program pemulihan pascabencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis spiritual seperti Qurban, Zakat dan Wakaf.

Dengan dukungan dari donatur dan partisipasi perusahaan lewat program kemitraan dan Corporate Social Responsibility (CSR), yayasan ini tumbuh menjadi lembaga penyalur donasi yang dipercaya.

Apalagi, ACT secara rutin memberikan laporan keuangan tahunan kepada donatur dan pemangku kepentingan lain yang dipublikasikan juga di media massa.

Hingga pada 2012 ACT bertransformasi menjadi lembaga kemanusiaan global dengan jangkauan aksi lebih luas.

Sejumlah program telah tersebar di 30 provinsi dan 100 Kabupaten/kota di Indonesia, baik dalam bentuk jaringan relawan dalam wadah Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) maupun dalam bentuk jaringan kantor cabang ACT.

Selain itu, jangkauan aktivitas program global sudah sampai ke 22 Negara di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Indocina, Timur Tengah, Afrika, Indocina dan Eropa Timur. 

Lembaga pengelola dana donasi non-pemerintah ini bergerak dalam tragedi kemanusiaan, seperti bencana alam, kelaparan dan kekeringan, konflik dan peperangan, termasuk penindasan terhadap kelompok minoritas berbagai negara. 

Lalu, pada 2014 ACT mulai menjalin kolaborasi kemanusiaan global. Saat masa perkembangannya, pendiri ACT Ahyudin berhenti memimpin lembaga yang sudah dikelolanya selama 17 tahun pada 2021 lantaran konflik internal dan tudingan penyalahgunaan fasilitas serta gaji lembaga. 

Susunan Manajemen ACT

Atas keluarnya Ahyudin, berikut susunan manajemen yang saat ini membina dan mengurus lembaga kemanusiaan tersebut.

Dewan Pembina

- Ketua : N Imam Akbari

- Anggota :

- Bobby Herwibowo, Lc

- Dr Amir Faishol Fath, Lc, MA

- Hariyana Hermain

Dewan Pengawas

- Ketua : H Sudarman, Lc

- Anggota : Sri Eddy Kuncoro

Pengurus

- Ketua : Ibnu Khajar

- Sekretaris : Sukorini

- Bendahara : Echwan Churniawan

Mitra ACT

Lembaga filantropi berskala global ini tentu sudah menggaet banyak mitra untuk bekerjasama guna melancarkan program-programnya. Baik itu dari perusahaan, organisasi, komunitas, maupun media.

Ada 70 lebih perusahaan yang bermitra dengan ACT, diantaranya Bank Indonesia, Kitabisa.com, Bank BNI, Bank BRI, Mandiri, Unilever, Pertamina, dan lainnya. Ada 90 lebih organisasi, diantaranya Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Rumah Zakat, BNPB, dan lainnya. 

Selain itu, ACT  juga bekerja sama dengan komunitas MTT dan lebih dari 50 media.

Program-program ACT

Sebagai lembaga penyalur donasi publik berskala global, ACT memiliki sejumlah program baik di Indonesia maupun di luar negeri, di antaranya:

1. Modal Usaha Mikro

2. Humanity Care Line

3. Bencana Nasional

4. Indonesia Darurat Solidaritas

5. Sahabat Umi

6. Selamatkan Bangsa

7. Gempa Lombok

8. Gempa Palu Sigi Donggala

9. Erupsi Semeru

10. Operasi Pangan Murah

Selain itu, program luar negeri yang dilakukan di antaranya Program Bantuan Musim Dingin di Yaman, Program Selamatkan Rohingnya, Program Selamatkan Syria, dan Program Rebut Kembali Palestina, serta Program Berkurban Tanpa Batas di berbagai belahan dunia.

Dari program-program tersebut, tercatat ada 46.979.646 penerima manfaat, 467.056 donatur, 357.747 relawan dan 76 negara jangkauan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pro Kontra Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Biaya Membengkak, Target Operasi Mundur

Pro Kontra Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Biaya Membengkak, Target Operasi Mundur

Video | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:05 WIB

Viral Ojol Angkut Lemari, Bagaimana Aturan Bawa Barang di Sepeda Motor?

Viral Ojol Angkut Lemari, Bagaimana Aturan Bawa Barang di Sepeda Motor?

| Senin, 27 Juni 2022 | 15:29 WIB

Viral Video Laka Lantas di Jogja, Ini Tips Menyalip Kendaraan yang Aman

Viral Video Laka Lantas di Jogja, Ini Tips Menyalip Kendaraan yang Aman

| Rabu, 22 Juni 2022 | 17:25 WIB

Terkini

Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA

Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA

Bola | Senin, 27 April 2026 | 07:49 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung 27 April 2026, Taurus hingga Capricorn Siap-siap Cuan

4 Zodiak Paling Beruntung 27 April 2026, Taurus hingga Capricorn Siap-siap Cuan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB

Jadi Tersangka, Pria Gigit Jari Warga Pekanbaru hingga Putus Akhirnya Ditahan

Jadi Tersangka, Pria Gigit Jari Warga Pekanbaru hingga Putus Akhirnya Ditahan

Riau | Senin, 27 April 2026 | 07:45 WIB

BRI Hadirkan Promo Free Upsize Coffee di Common Ground Sepanjang Tahun

BRI Hadirkan Promo Free Upsize Coffee di Common Ground Sepanjang Tahun

Bri | Senin, 27 April 2026 | 07:35 WIB

Di Atas Dendam, Ada Martabat: Mengenal Sisi Intim Buya Hamka Lewat Memoar Anak

Di Atas Dendam, Ada Martabat: Mengenal Sisi Intim Buya Hamka Lewat Memoar Anak

Your Say | Senin, 27 April 2026 | 07:35 WIB

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan

News | Senin, 27 April 2026 | 07:34 WIB

Abaikan Kritik Elite, PCNU se-Banyumas Raya Kompak Dukung Gus Yahya Lanjut Dua Periode

Abaikan Kritik Elite, PCNU se-Banyumas Raya Kompak Dukung Gus Yahya Lanjut Dua Periode

Jawa Tengah | Senin, 27 April 2026 | 07:33 WIB

Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas

Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:32 WIB

Lirik Lagu 'Siti Mawarni' yang Sindir 'Bekingan' Bandar Narkoba

Lirik Lagu 'Siti Mawarni' yang Sindir 'Bekingan' Bandar Narkoba

Entertainment | Senin, 27 April 2026 | 07:30 WIB