Banyak Koleksi Keris di Yogyakarta Berkarat dan Cuil, Ternyata Ini Sebabnya

Indotnesia | Suara.com

Sabtu, 17 September 2022 | 19:06 WIB
Banyak Koleksi Keris di Yogyakarta Berkarat dan Cuil, Ternyata Ini Sebabnya
Sekumpulan pria mengikuti karnaval dengan mengenakan baju tradisional dan keris. (Freepik)

Indotnesia - UNESCO telah menetapkan keris sebagai Warisan Budaya Tak Benda sejak 2005. Namun keberadaan senjata tradisional di Yogyakarta kini banyak yang rusak.

Ketua Umum Musyawarah Agung Senapati Nusantara (MAS) 2022, Nurjianto, mengatakan ada lebih dari 20 ribu keris yang dimiliki empu, perajin, dan kolektor di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Namun, sebagian besar atau sekitar 60% dari keris tersebut telah rusak. Kerusakan tersebut seperti berkarat atau cuil. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh ketidaktahuan pemilik dalam merawat keris dengan benar.

"Akibatnya banyak koleksi keris yang berkarat atau bahkan gripis (cuil)," ujarnya di acara pameran keris dan MAS di Yogyakarta, Sabtu (17/9/2022).

Untuk tetap melestarikan keberadaan keris, para empu mengusulkan penetapan Hari Keris Nasional. Tapi, belum juga mendapat tanggapan dari Kemendikbudristek.

Senapati Nusantara sebagai paguyuban keris atau tosan aji juga mendorong pemda untuk menetapkan peraturan daerah tentang keris. Dengan demikian, terciptanya ekosistem perkerisan yang lebih baik, dari sisi spiritual, pendidikan, seni, sains, dan ekonomi.

Perda tersebut juga akan membuat pelestarian keberadaan keris atau tosan aji dipahami oleh anak-anak, mulai dari Sekolah Dasar. Bahkan hingga tingkat perguruan tinggi dapat diperkenalkan tentang sejarah dan kebudayaan keris.

Selain itu, pemda juga bisa ikut menjaga keris-keris tua agar tidak dijual ke luar negeri. Menurut Nurjianto, pemda perlu membuat museum keris yang melibatkan kurator sehingga mencegah penjualan keris yang tidak semestinya.

"Soal pengiriman ke luar negeri, selama ini jadi masalah besar karena lewat jalan belakang. Nah, sudah dibuat terbuka saja,” ujarnya.

Pada pameran keris dan MAS tahun ini, pelaku bursa keris datang dari seluruh Indonesia, seperti Jawa Timur dan Madura, Bali dan Lombok, Sulawesi, Sumatera, Jakarta, Jabar, Solo, Yogyakarta, Semarang dan daerah-daerah lain yang belum bergabung menjadi anggota Senapati Nusantara.

"Antusiasme dan semangat kawan-kawan benar-benar seperti slogan MAS 2022 ini yakni Keris Nusantara untuk Indonesia Bangkit,” kata Nurjianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Festival Kebudayaan Yogyakarta 2022 Kembali Digelar, Yuk Simak Jadwal Lengkapnya

Festival Kebudayaan Yogyakarta 2022 Kembali Digelar, Yuk Simak Jadwal Lengkapnya

| Senin, 12 September 2022 | 11:36 WIB

Cek Fasilitas dan Harga Sleeper Bus Rute Jakarta-Yogyakarta

Cek Fasilitas dan Harga Sleeper Bus Rute Jakarta-Yogyakarta

| Jum'at, 02 September 2022 | 19:12 WIB

5 Rekomendasi Toko Buku Unik di Jogja, Estetik Buat Foto!

5 Rekomendasi Toko Buku Unik di Jogja, Estetik Buat Foto!

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Duh! Dewan Pembina dan Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Pernah Tersandung Kasus Korupsi

Duh! Dewan Pembina dan Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Pernah Tersandung Kasus Korupsi

Jogja | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:05 WIB

54 Kode Redeem FF Terbaru 1 Mei 2026, Hadirkan Bundle Gintoki dan Hadiah Gratis

54 Kode Redeem FF Terbaru 1 Mei 2026, Hadirkan Bundle Gintoki dan Hadiah Gratis

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:04 WIB

3 HP Samsung 5G Murah di Bawah Rp5 Juta: Layar AMOLED, Baterai Tahan Lama

3 HP Samsung 5G Murah di Bawah Rp5 Juta: Layar AMOLED, Baterai Tahan Lama

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:03 WIB

Casper Live-Action Digarap, Hantu Baik Kembali dengan Nuansa Lebih Gelap

Casper Live-Action Digarap, Hantu Baik Kembali dengan Nuansa Lebih Gelap

Entertainment | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia

Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:55 WIB

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB

May Day di Jateng: Semarang Diprediksi Hujan Ringan, Wilayah Lain Waspada Hujan Lebat!

May Day di Jateng: Semarang Diprediksi Hujan Ringan, Wilayah Lain Waspada Hujan Lebat!

Jawa Tengah | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB

Jangan Kalah Sama Monyet: Kumpulan Gagasan di Era Disrupsi

Jangan Kalah Sama Monyet: Kumpulan Gagasan di Era Disrupsi

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:50 WIB

Mimpi Tak Lagi Sekadar Tidur: Menyelami Novel Cinta dalam Mimpi

Mimpi Tak Lagi Sekadar Tidur: Menyelami Novel Cinta dalam Mimpi

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:49 WIB

Upah Rendah dan Eksploitasi Pengasuh Jadi Akar Kekerasan di Daycare

Upah Rendah dan Eksploitasi Pengasuh Jadi Akar Kekerasan di Daycare

Jogja | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:45 WIB