Cegah Penyalahgunaan Data, Gunakan Watermark pada Scan KTP

Indotnesia

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:20 WIB
Cegah Penyalahgunaan Data, Gunakan Watermark pada Scan KTP
Watermark untuk mencegah penyalahgunaan data pada KTP. (Indotnesia/Dwi Wulandari)

Indotnesia - Saat ini Kartu Tanda Penduduk atau KTP menjadi dokumen penting yang wajib disertakan pada saat melamar kerja maupun mendaftar dalam aplikasi tertentu. 

Semakin masifnya penggunaan kartu identitas tersebut sebagai langkah verifikasi data, secara tidak langsung juga membuka peluang bagi tindakan kejahatan dalam penyalahgunaan data.

Oleh karena itu, untuk mencegah penyalahgunaan data pada penggunaan scan KTP yang diwajibkan suatu aplikasi atau saat melamar kerja, kamu perlu menggunakan watermark.

Watermark atau tanda air adalah logo, teks, atau pola yang sengaja dimasukkan ke dalam sebuah gambar untuk menunjukkan kepemilikan.

Dalam konteks penggunaan watermark pada scan dokumen KTP, dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan data pribadi dan agar bisa lebih mudah melacak pelaku yang menyebarkan data tersebut.

Cara Memberikan Watermark Scan KTP

Dilansir dari Instagram pribadi Kementerian Komunikasi dan Informatika @kominfo, penggunaan watermark pada KTP minimal harus berisi keterangan tanggal dan kepada siapa scan atau foto KTP tersebut diberikan.

Penggunaan watermark pada dasarnya tidak hanya digunakan untuk KTP, tetapi juga dapat disematkan pada dokumen penting lainnya.

Lebih lanjut, langkah-langkah dalam memberikan watermark pada scan KTP adalah sebagai berikut:

1. Foto KTP dengan benar.

2. Buka aplikasi edit foto.

3. Klik fitur tambahkan tulisan pada aplikasi.

4. Tuliskan informasi berupa tanggal scan dan kepentingannya, misalnya: SCAN KTP PADA 01-09-2022 UNTUK VERIFIKASI DATA E-WALLET.

5. Sematkan tulisan informasi tersebut dalam area kosong di KTP dan tidak menutup informasi penting.

Untuk lebih memastikan kebenaran penggunaan lampiran KTP, dapat juga dilihat dari apakah KTP yang telah diberi watermark diterima atau tidak.

Jika pihak yang meminta identitas diri memang sekedar butuh verifikasi dan tidak memiliki niat jahat, pasti mereka akan menerima bukti scan KTP dengan watermark.

Sebaliknya, jika dokumen scan KTP tidak diterima dan mereka justru tetap meminta foto atau scan identitas diri tanpa watermark, patut dicurigai dan lebih baik tidak menuruti permintaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark Menggunakan Ponsel, Gratis!

5 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark Menggunakan Ponsel, Gratis!

Indotnesia | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:00 WIB

Aturan Baru Pembuatan KTP Resmi Ditetapkan, Bagaimana Ketentuannya?

Aturan Baru Pembuatan KTP Resmi Ditetapkan, Bagaimana Ketentuannya?

Indotnesia | Selasa, 24 Mei 2022 | 10:59 WIB

Terkini

Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027

Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:45 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat

Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna

Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:35 WIB

Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius

Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman

Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman

Malang | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:34 WIB

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:33 WIB

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:32 WIB