Puan Maharani Berpeluang Jadi Presiden Indonesia Sedangkan Anies dan Ganjar Tidak, Ini Penjelasan Politisi Partai Gerindra

Suara Joglo | Suara.com

Selasa, 27 Desember 2022 | 20:25 WIB
Puan Maharani Berpeluang Jadi Presiden Indonesia Sedangkan Anies dan Ganjar Tidak, Ini Penjelasan Politisi Partai Gerindra
Puan Maharani berpeluang jadi Presiden Indonesia ([Dok: DPR])

Puan Maharani berpotensi menjadi presiden Indonesia. Hal itu setidaknya diungkapkan oleh politisi Partai Gerindra Arief Poyuono merujuk pada Wahyu Makutoromo

Dikutip dari channel YouTube Total Politik, Arief Poyuono mendedahkan Wahyu Makutoromo merupakan wahyu dai Tuhan yang diturunkan kepada seorang untuk memimpin Indonesia. 

Ia menyebut, hanya ada 8 orang yang memiliki weton kelahiran sesuai yang termaktub dalam Wahyu Makutoromo. 

"Dalam hitung-hitungan Jawa itu hanya 8 orang yang memiliki weton kelahiran sesuai dengan Wahyu Makutoromo," terangnya seperti dikutip Selasa (27/12/2022). 

Berdasarkan kandidat capres yang saat ini beredar, nama Puan Maharani, Prabowo Subianto dan Airlangga Hartanto merupakan sosok yang menerima Wahyu Makutoromo. 

"Prabowo dia menerima Wahyu Makutoromo, Puan bisa menerima Wahyu Makutoromo dan Airlangga bisa menerima Wahyu Makutoromo berdasar hari kelahiran," jelasnya. 

Lalu bagaimana kans Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang masuk sebagai kandidat kuat di Pilpres 2024 mendatang?

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan menurutnya tidak termasuk orang yang menerima Wahyu Makutoromo berdasar weton kelahiran. Yang dengan kata lain, peluang Ganjar dan Anies menurutnya tipis untuk jadi presiden.

"Ganjar tak termasuk sebagai weton kelahiran penerima Wahyu Makutoromo dan Anies juga tak termasuk," ungkapnya. 

Ia mengklaim bahwa para presiden Indonesia sebelumnya adalah orang-orang yang menerima Wahyu Makutoromo berdasar weton lahir. Di antaranya Soekarno hingga Jokowi.

"Soekarno penerima, Soeharto penerima, SBY penerima dan juga Jokowi penerima Wahyu Makutoromo," urainya. 

 Wahyu Makutoromo adalah wahyu yang diturunkan dari langit untuk bekal para pemimpin dalam mengatasi kondisi.

Dimana banyak sedang terjadi bencana atau malapetaka yang akhirnya bisa menciptakan perdamaian dan keindahan dunia atau memayu hayuning Bawono.

Wahyu makutoromo diyakini turun saat bulan purnama dan di dalam ajaran hindu wahyu ini dikenal dengan istilah hasta brata.

Yaitu kondisi dimana berisi delapan laku seorang pemimpin yang baik yang mengikuti delapan sifat alam semesta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novel Bamukmin Tidak Persoalkan Anies Dapat Nama Baptis Yohanes: Yang Diharamkan Pluralisme

Novel Bamukmin Tidak Persoalkan Anies Dapat Nama Baptis Yohanes: Yang Diharamkan Pluralisme

Batam | Selasa, 27 Desember 2022 | 18:05 WIB

Anies Baswedan Dapat Nama Yohanes oleh Gereja Papua, Begini Kata Politisi Saingannya

Anies Baswedan Dapat Nama Yohanes oleh Gereja Papua, Begini Kata Politisi Saingannya

Video | Selasa, 27 Desember 2022 | 17:30 WIB

Fakta-fakta Anies Diberi Nama 'Yohanes' dari Gereja di Papua, Apa Artinya?

Fakta-fakta Anies Diberi Nama 'Yohanes' dari Gereja di Papua, Apa Artinya?

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB