Putra Siregar selaku bos Bekasi FC membuat pernyataan yang cukup menyita perhatian publik penggemar sepak bola tanah air dan netizen Indonesia.
Pasalanya dalam pernyataannya, Putra Siregar mengaku dirinya ingin menyerah untuk mengelola Bekasi FC yang saat ini berlaga di kompetisi Liga 2.
Pernyataan tersebut tak lepas dari kondisi Liga 2 yang tak kunjung kembali bergulir pasca dihentikannya karena insiden Tragedi Kanjurhan.
Putra Siregar mengeluh mengingat kompetisi tak kunjung bergulir sementara biaya operasional klub terbilang cukup tinggi.
"Sejujurnya saya juga mau menyerah, sudahlah kalau begini terus kompetisi tidak jalan ya mau bagaimana, Uang yang harus saya keluarkan juga tidak kecil karena operasional juga tinggi," ungkap Putra Siregar dilansir dari akun Instagram @garudaskuad (11/01/2023).
Namun di sisi lain yang membuat Putra Siregar enggan untuk mundur dari persepakbolaan Indonesia ialah karena dirinya yakin bahwa rezeki sudah ada yang mengatur.
"Tapi saya kembali lagi berpikir bahwa Allah sudah mengatur rezeki saya. Barangkali rezeki pemain itu dititip ke saya, jadi saya bismillah saja dan melakukan yang terbaik," imbuh bos Bekasi FC itu.
Pernyataan Putra Siregar pun tak luput dari perhatian penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Bahkan tidak jarang dari mereka yang mengatakan bahwa kekahwatirannya dalam dunia sepak bola mulai kelihatan.
"ini yang dipikirkan para bos, mau menyerah tapi seketika ingat para karyawannya dan mereka punya keluarga. semoga sehat selalu untuk semua bos bos yang memikirkan karyawan dan keluarga karyawannya," ungkap salah seorang netizen.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Eropa Terancam Ambyar Tahun 2023, Bank Dunia Beri Peringatan
"Yg salah 1 tim yg di hukum seluruh negeri ini lucu ya klo petinggi club ikutab ngurus kompotisi liga 2 dan 3 ga d jalankan biar apa sih ? Biar ga ada degradasi ya tim liga 1 biar mereka ga rugi klo ada d papan bawah,terus liga 2 yg d korbanin,,dagelan," kata netizen yang lain.
"Orang profesional dan pembisnis akan musnah selama federasinya (berpolitik dan tunduk ,makan di pemerintah)," kata netizen satunya.